Cari Branded Bag? Di Prelo!

31.8.17




Apakah kamu suka belanja? Ya, pasti bakal banyak orang mengaku kalo dia suka berbelanja atau“Shopping”. Bukan cuma cewek tetapi juga cowok. Namun, nggak bisa dipungkiri, cewek itu lebih punya pengalaman dengan shopping dibandingkan dengan cowok.


Cek aja penelitian Wharton’s Jay H. Baker, Retail Initiative and the Verde Groupa Toronto Consulting Firm yang berjudul “Men Buy, Women Shop”, yang nyebutin bahwa cewek sangat menikmati saat berbelanja.  Cewek itu sangat menikmati saat dimana mereka melenggang dari satu konter ke konter yang lain, mencoba menyemprotkan berbagai parfum, mencoba satu pakaian ke pakaian yang lain, baru kemudian memutusakan membeli.
"As one female shopper between the ages of 18 and 35 told the researchers: “I love shopping. I love shopping even when I have a deadline. I just love shopping.” Compare that to this response from a male in the same age group who described how men approach retailing: “We’re going to this store and we buy it and we leave because we want to do something else.” (Wharton’s Jay H. Baker, 2012)
Lain halnya dengan cewek, buat cowok, shopping itu udah kaya misi penting. Ada daftar tindakan yang harus dilakukan dan diselesaikan dengan baik. Ketika cari sesuatu, cowok akan langsung menuju ke tempat yang nyediain barang tersebut, yang kemudian akan dengan mudah menentukkan mana yang pas buat dia,  kemudian si cowok akan membeli dan melakukan pembayaran.

Perbedaan perilaku shopping antara cowok dan cewek  inilah yang menyebabkan cewek lebih punya banyak pengalaman berbelanja. Berbelanja nggak lagi menjadi aktivitas mencari barang untuk memenuhi kebutuhan, tetapi jadi aktivitas untuk memenuhi hasrat emosional. Implikasinya adalah banyak dari cewek membeli barang hanya karena mereka ingin dan bukan karena mereka butuh. Ya kan...:)




Tau nggak ? Perkembangan teknologi digital ini , membawa era baru lho  di dalam dunia bisnis. Tingginya pertumbuhan pengguna internet di Indonesia ini, membuka peluang bagi para pelaku bisnis untuk untuk melakukan transaksi perdagangan melalui internet, yang dikenal dengan istilah electronic commerce atau e-commerce. Nah, kalo baca bukunya Laudon dan Laudon (2012) Management Information Systeme-commerce adalah  penggunaan internet dan Web dalam melakukan transaksi bisnis. E-commerce secara digital mampu mempermudah transaksi komersial antar organisasi dan antara organisasi dan individu. E-commerce terbagi menjadi dua segmen yaitu business to business e-commerce (perdagangan antar pelaku usaha) dan business to consumen (perdagangan antar pelaku usaha dan konsumen).

Saat ini aktivitas online shopping di Indonesia cukup tinggi. Menurut data Di Marketing, Online Market Research in Asia yang di rilis bulan September 2016, menyebutkan bahwa 70% dari populasi penduduk Indonesia melakukan online shopping. Sebanyak 66 % menggunakan smartphone untuk berbelanja online. Maka nggak heran jika jumlah e-commerce di Indonesia semakin berkembang pula.

Tanpa harus keluar rumah, atau capek-capek berjalan dari satu toko ke toko yang lain. Tinggal duduk manis, membuka aplikasi di smartphone kita dapat menjelajahi beragam jenis onlineshop dan menemukan produk yang kita cari.


Kita dapat menemukan barang-barang atau mungkin juga makanan handmade, yang tidak di produksi secara massal di pabrik. Industri –industri kratif saat ini dapat menjual dan mempromosikan barang mereka melalui marketplace ataupun social media




Asalkan kita punya kartu kredit, atau debit, dan mengaktifkan layanan m-banking di smartphone, konsumen dapat membeli barang hanya dengan click. Dengan masukkan nomer rekening tujuan, jumlah dana yang ditransfer, dan tombol OK, kita bisa memastikan proses pembayaran selesai. Tinggal kemudian melakukan konfirmasi pembayaran. Jika semua berjalan lancar, kita cukup duduk manis di rumah, dan barang sudah sampai di tangan.

Layanan ekpedisi yang semakin maju, juga memungkinkan kita menerima barang di hari yang sama dengan hari kita melakukan transaksi.


Pihak penjual atau perusahaan e-commerce memahami betul lho salah satu risiko dalam transaksi online, adalah adanya ketidak pastian terhadap barang yang dijual. Pernah nggak ngalamin perbedaan warna produk di foto dengan yang asli? Pasti ngerasa kecewa kan? Makanya, para seller kemudian memberikan fasilitas garansi atau uang kembali jika terdapat hal-hal yang tidak berkenan bagi konsumen, tentunya sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.





Mencari dan membeli barang via online makin gampang. Prelo adalah salah satu marketplace yang memberikan kemudahan dalam bertransaksi online. Menariknya, kita bisa membeli barang preloved atau second atau bekas dengan kualitas barang yang bagus dengan variasi harga yang menarik. Dan yang terpenting semua barang bekas yang dijual di Prelo bukan barang KW atau Aspal- ASli tapi PALsu. Semua dijamin ke authentic-annya. Widih..asyik banget!
Preloved = Previously used or owned : secondhand
Ada beberapa barang yang dikategorikan sebagai preloved, yakni barang yang sudah pernah kita pakai, baik sekali atau beberapa kali. Barang yang sudah kita beli, tapi belum pernah kita pakai. Juga, barang pemberian orang lain, tetapi kita belum pernah pakai.
.
Bagaimana kondisi barang preloved? Tentu saja standar barang preloved akan berbeda antara satu orang dengan yang lain. Ada yang masih bagus seperti barang baru, ada yang sedikit kusam akibat pemakaian, ada juga yang #goodconditions tetapi terdapat sedikit defect.

Ada beberapa alasan kenapa banyak orang suka membeli preloved items, seperti


Umumnya, harga barang preloved  akan lebih murah dibandingkan harga barunya. Padahal sering kali, kondisi barang tersebut tidak berbeda dengan yang baru karena belum terpakai.
Hal ini tidak mengacu pada collector item ya… Yang karena kelangkaannya, mengakibatkan harga jual barangnya menjadi selangit, karena sudah sangat susah ditemukan 


Beberapa model yang discontinue, atau item yang sudah melewati era-nya, pasti akan sulit ditemukan. Sehingga meski bekas, barang-barang tersebut tetap menjadi incaran. Di Prelo penjual juga berasal dari berbagai komunitas ternama. Jadi, kita bisa menemukan barang-barang secondhand dari berbagai wilayah di Indonesia.




You just never know what you will find!
Ketika datang ke pasar “loak” yang menjual barang-barang bekas, terkadang kita tidak tahu apa yang akan kita beli. Tapi tiba-tiba, YUP! Kita ketemu barang unik di sini, barang antik di sana, model-model lawas yang kece, dan lain sebagainya. Dan hal itu pasti sangat menyenangkan sekali bagi para preloved hunter. Preloved hunter juga bisa hunting di Prelo. Selain banyak barang bekas berkualitas, para hunter bisa merasa aman ketika bertransaksi karena Prelo menggunakan sistem rekening bersama (escrow)

Well, Untuk mempermudah aktivitas berselancar dan berburu preloved items , saat ini sudah hadir aplikasi Prelo yang dapat di download di Play Store bagi pengguna Android dan di Appstore bagi pengguna IOS.
Screenshot - Ready installing Prelo App
Dengan interface yang mudah, kita bisa langsung menemukan barang-barang bekas sesuai dengan kategorinya.


Kategori di Prelo App
Kategori barang yang begitu banyak, dengan pilihan barang yang lebih banyak lagi pastinya akan memberi kemudahan bagi konsumen dalam memenuhi kebutuhannya. Sebelum memutuskan membeli kita bisa  lho menawar harga barang. Caranya dengan menggunakan fasilitas chat.

Nah, jika kita sudah terlanjur membeli barang,  Prelo memberikan jaminan garansi hingga 3 x 24 jam setelah status barang diterima jika barang terbukti KW, memiliki cacat yang tidak diinformasikan atau berbeda dari yang dipesan





Nah, sekarang ngomong-ngomong soal berbelanja, saya paling suka yang namanya tas. Tas dapat membuat saya tampil lebih percaya diri dan merasa lebih nyaman ketika berbusana. Biasanya dalam setahun saya bisa memberli tas 2 hingga 3 kali.

Diantara beberapa Branded Bag, saya paling suka merek Coach  dan Kate Spade. Meski harganya cukup mahal untuk kantong saya, namun terbukti ketiga merek tersebut memiliki kualitas barang yang bagus dan tahan lama dalam penggunaan.

Berselancar di Prelo, akhirnya saya menemukan 2 tas yang menarik perhatian saya. Meskipun kedua barang ini preloved, namun dari foto dan keterangan yang diberikan kedua tas ini masih bagus kualitasnya.

Kate Spade Small Hayden Black ini adalah model handbag, yang biasanya lebih sering digunakan untuk dituasi formal. Berbeda dengan Snoopy Coach Tote Bag, yang lebih fleksibel untuk digunakan baik acara santai seperti jalan-jalan, maupun juga dapat digunakan untuk kuliah atau bekerja.





2 tas di atas bisa dibilang, harganya cukup lumayan. Paling tidak saya harus menyisakan separuh penghasilan bulan depan untuk dapat membelinya. Makanya, sementara masuk love list dulu ya... Siapa tahu dapat rejeki mendadak, jadi bisa beli lebih awal.
Buat kamu yang nggak pengen ketinggalan penawaran menarik dari Prelo, ini dia social media nya.
Facebook : Prelo.ID
Twitter : @Prelo_ID
Instagram : @prelo_id
Jangan lupa juga download aplikasi Prelo :


4 comments on "Cari Branded Bag? Di Prelo!"
  1. Saya adalah alah satu diantara cewe2 yg sangat suka berbelanja,terutama berbelanja tas. Di jaman sekarang, tidak bisa dipungkiri bahwa para kaum wanita terobsesi untuk membeli tas branded karena rata2 para wanita mempunyai "gengsi" bila barang2nya tidak branded. Dan di blog ini menceritakan tentang tas preloved yang mempunyai kualitas masih baik. Mungkin para wanita yg membaca blog ini akan sangat terbantu untuk membeli atau menjual barang di Prelo.

    ReplyDelete
  2. saya termasuk orang yang suka belanja, berburu dari satu store ke store lain saja terkadang masih belum menemukan barang yang saya suka, terkadang capek juga. Karna buat saya kalo nyari barang contoh saja tas itu harus bener* yang pas dan bagus .Tapi setelah saya baca blog ini mengenai prelo ini dapat membantu saya dalam mencari barang yang mungkin saya cari. Bisa review semua jenis barang dari semua store tanpa susah* jalan lagi cuma dengan smartphone saya.

    ReplyDelete
  3. Muhammad Syauqi FarhanSeptember 7, 2017 at 1:50 PM

    Saya sependapat memang betul wanita lebih lihai lebih ahli dan lebih berpengalaman dalam hal berbelanja, tapi jaman sekarang banyak pria yang juga hobby berbelanja, saya salah satu pria yang suka berbelanja, walaupun berbeda dengan wanita karena kebanyakan pria berbelanja untuk faktor kebutuhan bukan keinginan
    Cukup menarik dan cukup banyak informasi yang di dapat dari blog ini, buat para cewek atau cowok yang hobby belanja boleh nih mampir ke blog ini.

    ReplyDelete
  4. Ya meskipun gak suka belanja tp nice info kak, siapa tau nanti butuh jadi bisa jadi reverensi. Thanks

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan komentar.
Komentar Anda termoderasi.
Salam

Auto Post Signature