Cara Menjaga Kesehatan Selama Puasa Agar Tetap Fit Seharian

MENJAGA KESEHATAN SELAMA PUASA

Saat melakukan puasa, seringkali kita kurang memperhatikan nutrisi yang dibutuhkah oleh tubuh. Akibatnya, tidak jarang badan terasa lemas dan  jatuh sakit. 

Biasanya, selalu ada cara untuk menjaga kesehatan selama puasa yang bisa dilakukan dengan mudah.


Berikut ini beberapa tipsnya.


1. Makan dengan Porsi Kecil 

Keinginan untuk memenuhi rasa lapar dengan banyak jenis menu memang tidak terlepas dari waktu berbuka. Tetapi ada baiknya kamu menjaga porsi makanan yang akan disantap di waktu sahur dan berbuka. 


Dikutip dari healthline.com, ternyata kebutuhan kalori ini bisa kamu atasi dengan membatasi porsi makan. Porsi kecil dengan batasan kalori akan lebih aman untuk aktivitas puasa seharian. Berkurangnya angka kalori yang disantap juga akan mengurangi rasa lapar, risiko kehilangan fokus, hingga perasaan lemas.


2. Perbanyak Protein 

Dengan membatasi konsumsi kalori, maka sebaiknya kamu bisa mengutamakan kandungan protein. Mengkonsumsi makanan yang bervariasi saat malam hari akan menjadi kompensasi setelah seharian berpuasa. Kamu bisa menyantap makanan berupa sayur, buah, biji bijian, umbi, dan lain lain. Intinya adalah memenuhi nutrisi yang hilang dan diperlukan. Makanan yang sehat dapat berupa kurma manis. Dianjurkan mengonsumsi tiga buah kurma di awal waktu berbuka sebagai cara menjaga kesehatan selama puasa dan memberi energi tambahan.  


Namun, mengapa harus protein? Hasil dari sebuah penelitian di tahun 2017, menemukan bahwa rendahnya angka asupan kalori mengakibatkan kehilangan lemak otot. Tetapi mengonsumsi 30% protein justru akan mengurangi nafsu makan. Agar hal tersebut tidak terjadi, kamu dapat memulai dengan konsumsi daging tidak berlemak. 


3. Tetap Lakukan Olahraga Ringan 

Meski beberapa orang dapat beraktivitas olahraga layaknya hari biasa, namun tidak disarankan untuk melakukan aktivitas berlebih. Hal ini karena dapat berefek negatif pada kekebalan insulin, metabolisme, dan kandungan lemak tubuh. Kamu dapat mencoba olahraga ringan yang tidak terlalu banyak menguras tenaga, seperti lari santai di pagi hari dan juga bersepeda. 


4. Konsumsi Realfood Ever Glow

Agar tubuh terus sehat dan bertenaga, kamu dapat menambahkan asupan nutrisi dengan mengonsumsi Program 12 Hari Realfood Ever Glow yang mengandung ekstrak kurma dan ekstrak sarang burung walet yang merupakan program semi-concentrated yang memiliki tekstur lebih cair. Mengandung asam sialat, asam amino esensial, dan Epidermal Growth Factor (EGF) yang dapat menjaga kesehatan paru-paru, menurunkan kadar kolesterol, meningkatkan energi dan menjaga sistem imun agar tidak mudah sakit, sehingga mampu melakukan berbagai aktivitas sehari-hari dengan maksimal.


Selain itu, Epidermal Growth Factor (EGF) juga bermanfaat untuk menstimulasi pertumbuhan dan regenerasi sel kulit, sehingga dapat mencegah penuaan dini. Untuk mengonsumsinya, bisa dilakukan dengan minum 1 botol per hari setelah bangun tidur saat perut masih atau 3 jam setelah makan.


Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mendukung puasamu agar bisa lancar seharian. Yuk, mulai seimbangkan pola hidup agar bisa menunaikan puasa di bulan Ramadhan secara penuh.



See you on the next blogpost.







Thank you, 

6 Langkah Merekam Suara Agar Hasil Bagus

 

MEREKAM SUARA AGAR HASIL BAGUS DAN JERNIH

Kebutuhan bikin konten, jadi bagian dari aktualisasi diri. Nggak ngonten, nggak eksis. Tapi ya.. nggak semua orang bisa bikin konten dengan baik.


AUDIO, menjadi salah satu elemen yang sering di-anak tiri-kan, nggak dianggap penting- penting amat. Ketika proses merekam suarapun juga semaunya. Voice over cuma dianggap sebagai tempelan, tanpa paham tujuan dan fungsi.


Itu mengapa, ketika saya mengajar mata kuliah Audio Radio di kampus, proses merekam suara menjadi materi wajib yang nggak boleh ketinggalan. Mahasiswa saya juga harus praktik produksi dengan teknik yang benar, agar mereka punya pengalaman menghasilkan kualitas audio yang nyaman didengarkan.


BUDI PASADENA STUDIO


Saya menghadirkan Muhammad Budi Setiawan, S.Sos seorang chief audio production dan owner dari Budi Pasadena Studio untuk memberikan materi teknik merekam suara dengan profesional. Dalam pemaparan materinya, narasumber menjelaskan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam proses merekam suara agar menghasilkan audio yang bagus, antara lain :



1. Mengenali naskah

Membaca naskah berbeda dengan membaca buku atau majalah. Saat membaca naskah talent harus paham :

  • Apa tujuan naskah tersebut
  • Apa maksud dari teks pada naskah
  • Bagaimana cara membawakan (intonasi, tone, tempo, volume, dll)


2. Memahami karakter suara talent

Suara manusia itu unik. Tidak semua orang bisa membawakan berbagai karakter suara sekaligus. Seorang talent harus observasi terhadap dirinya sendiri. Cari tahu dulu, "Suaraku ini cocoknya  karakter seperti apa?"


Talent juga harus tahu diri. Jangan memaksakan membawakan suatu karakter yang memang kita tidak bisa. Seperti saya misalnya, meski usia sudah berkepala tiga, nyatanya karakter suara saya lebih masuk untuk karakter anak- anak dan remaja. Saya sering gagal casting kala harus memerankan tokoh perempuan dewasa, he he he


Baca Juga : Menggunakan Teknik Suara Diafragma


3. Pelajari Mic Positioning

Yakni penempatan microphone dengan benar. Menggunakan mic nggak bisa sembarangan. Sebelum merekam suara kita harus memperhatikan :

  • Jenis mic yg digunakan
  • Jarak antara mulut dan mic


4. Gain Staging

Ingin merekam suara dengan profesional, tentu kita membutuhkan audio mixer console. Perangkat ini punya fungsi untuk mencampur beberapa sumber suara menjadi satu atau dua output suara. Ketika menggunakan mixer, kita juga wajib  memperhatikan pengaturan level gain.


Gain staging sendiri diartikan sebagai pengaturan keras tidaknya volume suara saat direkam. Secara bersamaan kita juga memperhatikan noise yang masuk dalam proses merekam suara.


5. Meminimalkan Noise

Noise nggak bisa dihilangkan, hanya bisa direduksi. Ketika proses rekaman, pastikan berada di ruangan minim noise. Hindari merekam suara  dekat perangkat elektronik.


Kadang kita suka menebak- nebak, apakah ruangan tempat kita merekam suara sudah cukup clean atau belum. Untuk membantu mengukur level kebisingan di sekitar, coba download aplikasi Sound Meter.


6. Uji coba

Langsung uji coba rekaman agar tahu hasilnya, apakah sudah oke atau perlu take ulang. Jangan pernah berpikir satu kali proses rekaman langsung menghasilkan output yang bagus. Kita perlu trial 1 atau 2 kali, agar hasil sesuai yang diharapkan.


Itu tadi beberapa hal yang harus diperhatikan saat merekam suara secara profesional agar menghasilkan audio yang bagus. Semoga bermanfaat.



See you on the next blogpost.







Thank you, 

Auto Post Signature