Beberapa waktu lalu, saya mendapat kesempatan menjadi moderator dalam sebuah kegiatan edukasi ke sekolah yang diadakan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Surakarta. Acara tersebut menghadirkan empat narasumber. Berbeda dengan talkshow yang biasanya melibatkan percakapan atau diskusi antar narasumber, acara ini memiliki format pemaparan materi. Setiap narasumber menyampaikan materi secara bergantian sesuai dengan topik dan susunan acara.
Dalam situasi seperti ini, moderator perlu memahami cara memperkenalkan seluruh narasumber tanpa membuat pembukaan terlalu panjang. Bagaimana caranya?
1. Pahami Format Acara dan Peran Moderator
Sebelum acara dimulai, pastikan kita memahami susunan acara, urutan narasumber, topik yang akan disampaikan, serta durasi setiap sesi. Pada acara non-talkshow, moderator tidak harus membangun percakapan dengan seluruh narasumber. Peran utamanya adalah membuka sesi, memperkenalkan narasumber, mengantarkan audiens menuju materi yang akan disampaikan, serta menjaga pergantian sesi berjalan dengan tertib.
Pemahaman ini penting agar moderator tidak menggunakan pola pembawaan yang kurang sesuai dengan format acara.
2. Perkenalkan Narasumber Secara Singkat
Ketika ada empat narasumber yang hadir sekaligus dan posisi sudah di atas panggung, apakah moderator perlu membacakan profil masing-masing secara lengkap?
Tidak selalu. Moderator cukup menyebutkan nama, jabatan atau latar belakang yang relevan, serta topik materi yang akan disampaikan. Informasi tersebut membantu audiens mengenali narasumber sekaligus memahami gambaran materi yang akan mereka terima.
Misalnya, moderator dapat memperkenalkan keempat narasumber dengan redaksi berikut:
“Bapak dan Ibu, pada kesempatan ini kita akan belajar bersama empat narasumber yang akan berbagi pengetahuan dan pengalaman sesuai bidang masing-masing. Narasumber pertama, Ibu A, selaku Kepala Dinas X, yang akan menyampaikan materi tentang pencegahan stunting. Selanjutnya, Bapak B, seorang ahli gizi yang akan membahas pemenuhan gizi keluarga. Berikutnya, Ibu C, selaku praktisi kesehatan, yang akan menyampaikan materi tentang pola hidup sehat.Dan narasumber keempat, Bapak D dari instansi X, yang akan membahas peran masyarakat dalam mendukung program kesehatan.”
Nama, jabatan, dan topik dalam contoh tersebut tentu perlu disesuaikan dengan narasumber yang hadir serta tema kegiatan.
3. Gunakan Bridging untuk Memulai Sesi Materi
Setelah memperkenalkan seluruh narasumber, moderator perlu mengarahkan audiens menuju sesi pemaparan materi.Tidak perlu membuat pengantar yang panjang. Cukup gunakan kalimat transisi yang jelas, kemudian persilakan narasumber pertama sesuai susunan acara.
Contohnya:
“Bapak dan Ibu, itulah empat narasumber yang akan berbagi pengetahuan bersama kita hari ini. Mari kita simak pemaparan materi yang telah disiapkan. Untuk mengawali sesi ini, kami persilakan Ibu A menyampaikan materi tentang pencegahan stunting. Kepada Ibu A, kami persilakan.”
Kalimat tersebut membantu acara beralih dari sesi pembukaan menuju penyampaian materi secara alami.
4. Jaga Transisi Antar Narasumber
Tugas moderator tidak berhenti setelah mempersilakan narasumber pertama. Ketika satu narasumber selesai menyampaikan materi, moderator perlu mengapresiasi pemaparan tersebut dan mengantarkan audiens ke narasumber berikutnya.
Contohnya:
“Terima kasih kepada Ibu A atas pemaparan yang telah disampaikan. Selanjutnya, kita akan mendengarkan materi mengenai pemenuhan gizi keluarga yang akan disampaikan oleh Bapak B. Kepada Bapak B, kami persilakan.”
Jika waktu memungkinkan dan format acara mendukung, moderator juga dapat menyampaikan satu kalimat singkat untuk menghubungkan materi sebelumnya dengan materi berikutnya. Namun, hindari memberikan komentar panjang apabila acara memang dirancang untuk pemaparan materi secara bergantian.
Memperkenalkan beberapa narasumber dalam satu acara sebenarnya tidak harus rumit. Kuncinya adalah memahami format acara, memilih informasi yang relevan, dan menggunakan kalimat penghubung yang tepat.
Sebagai moderator, kita perlu menyesuaikan cara memandu dengan kebutuhan acara. Kalau memandu talkshow, moderator membutuhkan kemampuan membangun percakapan dan menjaga diskusi, sedangkan acara pemaparan materi lebih menekankan kejelasan alur, ketepatan pengantar, dan transisi antarsesi.
Dengan persiapan yang baik, moderator dapat membantu narasumber menyampaikan materi dengan nyaman sekaligus membuat audiens lebih mudah mengikuti jalannya acara.

























