Workship Blogging Bersama Sara Neyrhiza dan Komunitas Guru Belajar Solo Raya

16.10.19
BLOGGER KOTA SOLO SARA NEYRHIZA

Senang rasanya jika apa yang kita geluti bisa ditransfer ke orang lain. Jadi ketrampilan kita bisa bermanfaat bagi banyak orang. Jika orang lain kemudian mendapatkan hal positif dari apa yang kita lakukan, tentu kebaikannya akan kembali ke diri kita sendiri. Amal jariyah.

Blogging, dunia yang saya geluti sejak 7 tahun lalu, rasanya masih menjadi salah satu aktivitas yang saya cintai. Terlebih di era digital saat ini, kita juga dituntut untuk memproduksi konten yang positif. Dengan semangat mendukung gerakan literasi digital inilah maka saya bersama SPEAKING.id mencoba untuk menularkan semangat literasi digital di berbagai sekolah dan komunitas.

BLOGGER SOLO SARA NEYRHIZA

KOMUNITAS GURU BELAJAR

SARA NEYRHIZA

Minggu, 13 Oktober 2019 saya bersama SPEAKING.id memberikan workshop blogging bersama Komunitas Guru Belajar Solo Raya. Acara yang dilaksanakan di Rumah Kreatif BUMN Solo ini berlangsung kurang lebih selama 4 jam. Para peserta yang hadir berlatih secara langsung bagaimana membuat blog dengan platform blogspot dan kemudian dilanjutkan dengan mencostumize template blog mereka sendiri. Tidak lupa para peserta juga praktik membuat postingan di blog.

Meski terbilang masih materi basic dalam blogging, namun harapannya setelah acara ini usai, para peserta dapat terus aktif membuat konten di blog mereka sendiri. Sehingga karya tulisan mereka tidak selesai pada paper saja, namun dapat didistribusikan melalui blog ini.


See you on the next blogpost.






Thank you, 

Dolpin Dolanan Pintar, Mainan Edukasi Seksualitas Untuk Anak

12.10.19


Waktu saya kecil dulu rasanya malu kalau berdiskusi dengan orang tua perihal tubuh. Apalagi ketika masa pubertas, menceritakan perubahan besar di badan tidak bisa leluasa. Rasanya orang tua juga kurang terbuka dan cenderung mengalihkan topik jika diajak berdiskusi. Tabu, kalau orang tua bilang.

Akhirnya sebagai remaja yang penuh rasa ingin tahu, saya biasanya ngobrol dengan teman sebaya untuk bertukar cerita. Atau curi-curi informasi dari majalah anak muda. Topik seksualitas salah satu yang menarik untuk digali. Meski begitu, tidak banyak media yang membahasnya dengan mendetail. 

Era internet mempermudah mendapatkan informasi yang diinginkan. Itu mengapa, sebagai ibu milenial saya menghadapi tantangan besar. Saya memiliki kekhawatiran tersendiri, jika anak justru belajar mengenal dirinya bukan dari orang tuanya. Informasi yang didapat tidak selalu benar, sementara kemampuan pemahaman anak masih terbatas.

Pendidikan Seksualitas Untuk Anak


Pendidikan seksualitas sering kali dipahami sebagai informasi aktivitas seksual persenggamaan. Maka tidak jarang, orang tua risih mengedukasi mengenai hal ini. Elly Risman, Psi, psikolog dan ahli parenting dari Yayasan Kita dan Buah Hati (YKBH) menjelaskan bahwa pendidikan seksualitas merupakan pendidikan yang mencakup tentang bagaimana seorang anak diajarkan cara berpikir, cara bersikap, merasakan kasih sayang orangtua, merespon kasih sayang, mengekspresikan diri, yang akan membentuk harga dirinya kelak.

Mengapa penting mengajarkan pendidikan seksualitas pada anak?


Ternyata anak zaman sekarang tumbuh lebih cepat dari generasi orangtuanya. 

Berdasarkan data YKBH menunjukkan  bahwa 48% anak laki-laki usia 10-11 ternyata telah mengalami mimpi basah. Dan 52% anak perempuan usia 9 tahun telah mengalami menstruasi. Mengapa hal ini terjadi?  Makanan bergizi baik yang dikonsumsi anak, serta rangsangan kasih sayang keluarga yang cukup ternyata menjadi salah satu penyebab hormon testosteron pada anak meningkat lebih cepat.

Anak yang baligh lebih cepat ini, ternyata tidak diimbangi dengan pertumbuhan sel-sel otak anak yang belum bersambungan dengan sempurna sehingga mereka tidak mengerti tentang perubahan-perubahan yang terjadi dalam tubuhnya.

Maka di sinilah peran dari pendidikan seksualitas itu. Yakni membekali anak mengenai informasi yang benar terkait tubuh mereka, sehingga anak lebih siap dengan perubahan tubuhnya serta berbagai konsekuensi tanggungjawab dan sosial yang menyertainya.

Kapan Waktu yang Tepat Memberikan Pendidikan Seksulitas?


Kapan sebaiknya mulai memberikan pendidikan seksulitas untuk anak ? Jawabannya adalah sedini mungkin. Kita bisa mulai memberikan edukasi saat anak berusia 3-4 tahun. Anak usia balita mulai memperhatikan tubuhnya, serta melakukan perbandingan antara perempuan dan laki-laki. Mengapa perempuan memakai anting dan berambut panjang? Mengapa laki-laki memiliki penis? Dan berbagai pertanyaan penuh rasa ingin tahu lainnya.

Munculnya pertanyaan-pertanyaan semacam ini menjadi kesempatan bagi orang tua untuk memberikan dasar pemahaman mengenai seksualitas. Berikan informasi secara bertahap sesuai dengan usia anak. Bisa dimulai dengan memberi tahu bagian tubuh anak dengan nama yang benar. Laki-laki memiliki penis, perempuan memiliki vagina. Bagian tubuh seperti dada, pantat dan alat kelamin adalah bagian tubuh privasi sehingga tidak boleh ditunjukkan dan disentuh orang lain.
Lalu apa fungsi masing-masing bagian tubuh. Bagaimana cara membersihkan organ intim, dan lain sebagainya.

Semakin anak bertambah usia, tentu edukasi seksualitas akan lebih luas. Anak usia sekolah dasar mulai diajari bagaimana masing-masing peran dalam keluarga. Lalu mengenalkan tentang menstruasi dan mimpi basah sebagai pertanda perubahan hormon pada tubuh seseorang. 

Orang tua dituntut aktif dalam mendampingi anak menuju usia pra remaja-hingga remaja. Seperti yang kita tahu, bahwa usia remaja sangat rentan karena perubahan hormon dan rasa ingin tahu yang besar. Anak yang tidak cukup edukasi, akan mencari informasi dari media yang salah dan akan berbahaya jika justru mengenal terpapar pornografi karena ketidak tahuannya.


Memberikan Pendidikan Seksualitas Melalui Dolpin - Dolanan Pintar


Saat ini saya memiliki perhatian cukup besar dalam memberikan pendidikan seksualitas untuk Lila yang berusia 4,5 tahun. Alhamdulillah saya menemukan Dolpin (Dolanan Pintar) yakni sebuah mainan bertema kesehatan tubuh, kesehatan reproduksi serta hubungan berbasis keluarga untuk anak usia 5-9 tahun di Indonesia. Dolpin lahir sebagai bentuk kepedulian Tulodo Indonesia terhadap banyaknya kasus kekerasan seksualitas terhadap anak, yang sebenarnya dapat dicegah salah satunya dengan memberi edukasi mengenai seksualitas sejak dini.

Dalam satu box Dolpin - Dolanan Pintar terdapat 3 buah buku cerita bergambar, 2 lembar kertas diorama, dan set karakter Dolpin yang terdiri dari : karakter Dolpin, 6 buah kancing, 6 lem serba guna, 6 stik ice cream, 6 stiker bulat dan 6 plastisin.



Memiliki Dolpin, betul-betul memberikan saya inspirasi dan memacu kreativitas saya dalam memberikan pendidikan seksualitas. 
Jadi mainan ini baiknya tidak serta merta diberikan ke anak begitu saja. Tetapi orang tua mendampingi anak ketika bermain sembari bercerita dalam upaya memberikan edukasi ke anak.

Di dalam kotak Dolpin terdapat buku cerita bergambar terdiri dari tiga judul yang berbeda : ini tubuhku, lindungi tubuhmu dan saat aku di tempat umum.
Ini Tubuhku memberikan edukasi mengenai bagian-bagian tubuh dan bagaimana melindungi bagian tubuh yang vital. Lindungi Tubuhmu, mengedukasi bagaimana anak melindungi tubuhnya yang pribadi dari orang lain. Sehingga anak dapat lebih waspada jika ada orang lain akan bertindak kurang ajar pada anak (seperti memegang tubuh anak sembarangan). Saat Aku di Tempat Umum, memberikan wawasan bagaimana anak sebaiknya bersikap di tempat umum termasuk dengan orang yang tidak dikenal.

Dengan adanya buku cerita bergambar, saya menjadi mudah untuk bercerita. Buku ini menjadi panduan untuk saya mengenai hal-hal apa saja yang harus saya sampaikan ke anak. Anak saya Lila juga terlihat senang karena seolah "didongengi" oleh ibunya. Materi tidak berat dan dilengkapi dengan gambar ilustrasi.



Karakter manusia (karakter Dolpin) yang disusun sendiri ini menjadi proyek kolaborasi saya bersama Lila. Sembari menyusun bagian-bagian tubuhnya dengan lem dan stik ice cream, saya juga menunjukkan bagian-bagian tubuh dan apa saja fungsinya ke anak.



Dolpin- Dolanan Pintar ini bisa dibilang menyajikan permainan yang cukup lengkap dan menyenangkan. Orang tua dituntut kreatif memanfaatkan mainan serta komunikatif dalam bercerita dengan anak.

Mainan ini bukan hanya menjadi media edukasi, tetapi Dolpin juga membantu mempererat bonding saya sebagai ibu dengan anak melalui aktivitas bercerita. Anak menjadi lebih terbuka dan bisa diajak berdiskusi.

Harapan saja, semakin banyak orang tua yang memiliki Dolpin -Dolanan Pintar. Agar aktivitas edukasi seksualitas kepada anak menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Informasi mengenai Dolpin, dapat dilihat di : Intagram : www.instagram.com/dolpinid


See you on the next blogpost.






Thank you, 

Beauty Class Bersama Rossa Beauty

5.10.19
MC PEREMPUAN DI SOLO


Rossa Beauty, brand kosmetik milik penyanyi Rossa kali ini diperkenalkan di Kota Solo lewat acara bertajuk Wealthy & Beauty Class. Di event ini saya berkesempatan untuk menjadi MC sekaligus memandu jalannya beauty class bersama Faradila, MUA Kota Solo.

Acara ini berlangsung sangat meriah dengan 150 peserta berdresscode touch of black. Mereka mencoba berbagai produk Rossa Beauty sekaligus pratik langsung bagaimana mengaplikasikan makeup flawless untuk sehari-hari.

MC PEREMPUAN SOLO


See you on the next blogpost.






Thank you, 

Rejoice Hijab 3 in 1 Shampoo Perfect Cool, Sampo Anti Ketombe

1.10.19
Rejoice Hijab 3 in 1 Shampoo Perfect Cool

Pulang ngajar, siang-siang terus buka jilbab, duh, disitulah saya merasa kalau rambut jadi lepek dan bau apek keringat. Perempuan berjilbab pasti ngalamin hal ini. Saat di mana rambut terasa berminyak karena tertutup hijab seharian. Belum lagi nih kalau kepala ketombean. Siap-siap untuk garuk-garuk kepala.

Boleh dibilang kondisi rambut saya itu kompleks. Jadi gini, semenjak sekolah saya sudah sering melakukan berbagai treatment pelurusan dan perwarnaan rambut. Akibatnya rambut saya menjadi kering dan mudah rontok. Kebiasaan ini terus berlanjut ketika dewasa. Terlebih ketika memutuskan memakai hijab, ternyata tambah lagi masalahnya. Ketombean.

Ternyata pemakaian beberapa produk sampo dan conditioner justru membuat ketombe saya makin parah. Saya harus bener-bener selektif tuh cari sampo yang nggak bikin ketombe dateng. Ketombe ini asli mengganggu banget ketika pakai hijab, terus keringetan dan udara lagi panas. Nggak nyaman harus garuk-garuk kepala dari luar jilbab. Belum lagi kalau habis sisiran, ketombe pada rontok. 


Apa sih ketombe itu?


Ketombe atau Pityriasis simplex capillitti merupakan kulit kepala yang mati dan mengering hingga kemudian terkelupas. Nah, ternyata penggunaan sampo yang tidak tepat itu bikin kepala jadi ketombean. 

Sampo yang tidak tepat itu dapat memicu produksi minyak berlebih. Minyak inilah yang membuat sel-sel kulit mati di kulit kepala menjadi menumpuk, mengering kemudian mengelupas dan berjatuhan dalam wujud serpihan putih/ abu-abu yang biasa disebut dengan ketombe.

Ketika perempuan menggunakan #hijab seharian, kulit kepala menjadi lebih "sulit bernafas" karena minimnya sirkulasi udara. Kulit kepala menjadi lembab dan berminyak karena bercampur dengan keringat. Kalau kita males keramas, kulit kepala dan rambut akan menjadi kotor dan menjadi tempat yang pas untuk tumbuhnya bakteri dan jamur. Bakteri dan jamur inilah yang membuat ketombe menjadi lebih parah.

Itu kenapa, buat saya yang memang punya "bakat" ketombean harus peduli terhadap kesehatan kulit kepala dan rambut. Pertama dengan menemukan sampo yang tepat. Dan kedua, harus rajin keramas, supaya kulit kepala dan rambut selalu bersih dan fresh.

Untungnya sekarang saya cocok memakai Rejoice Hijab 3 in 1 Shampoo Perfect Cool. Terbukti dalam sekali pemakaian, tidak membuat ketombe di kepala muncul berlebihan.

Mencoba Rejoice Hijab 3 in 1 Shampoo Perfect Cool


Sekarang jumlah perempuan berhijab itu kian bertambah banyak. Bukan hanya karena kesadaran memenuhi tuntunan agama, tetapi juga dukungan sosial yang membuat pengguna hijab semakin nyaman. Tren berhijab ini bisa dibilang menyeluruh. Bukan hanya soal fashion, tetapi hingga produk perawatan kulit dan tubuh.

Baca Juga : Gaya Hijab Square Ala Laudya Cintya Bella, Simple dan Anti Ribet


Permasalahan rambut sering kali dialami pengguna hijab seperti saya. Umumnya kami mengalami rambut lepek, kusut dan juga mudah berketombe. Mencoba memberikan solusi bagi permasalahan hijaber di Indonesia, kini hadir Rejoice Hijab Perfection Series.

Rejoice Hijab 3 in 1 Shampoo Perfect Cool

Rejoice Hijab Perfection Series ini terdiri dari tiga produk yaitu 3in1 SHAMPOO PERFECT COOL, 3in1 SHAMPOO PERFECT PERFUME dan 3in1 PERFECT CONDITIONING. Ketiga produk ini diklaim mampu memberikan tiga keunggulan dalam satu produk, 3-in-1: Segar + Lembut + Anti Ketombe.

Dari ketiga series Rejoice Hijab Perfection Series ini kebetulan saya sudah memakai dua diantaranya yakni, Rejoice Hijab 3 in 1 Shampoo Perfect Cool dan 3 in 1 Perfect Conditioning. Tapi kali ini saya akan memberikan ulasan untuk  Rejoice Hijab 3 in 1 Shampoo Perfect Cool dulu ya.

Klaim Produk

Rejoice Hijab 3 in 1 Shampoo Perfect Cool diklaim memberikan tiga keunggulan dalam satu sampo, yaitu kesejukan, kelembutan, dan anti ketombe. Diperkaya dengan keharuman dari esens bunga Kasturi, serta memberikan sensasi sejuk sepanjang hari, kesejukan dari subuh hingga isya.

Rejoice Hijab 3 in 1 Shampoo Perfect Cool


Kemasan Produk

Rejoice Hijab Sampo ini dikemas dalam botol dengan dominasi warna hijau dengan tutup botol berbentuk flip. Seperti sampo kebanyakan, kemasannya memudahkan ketika akan menuangkan sampo dari dalam. Kita nggak perlu takut akan tertukar dengan varian Rejoice yang lain, karena nampak depan Rejoice Hijab 3 in 1 Shampoo Perfect Cool tecetak cukup tebal tulisan "HIJAB" sekaligus gambar perempuan berhijab pula.

Cairan sampo di dalamnya berwarna putih. Dan ketika dikeluarkan langsung tercium wangi bunga. (Mungkin ini ya wangi kasturi itu, karena selama ini belum pernah mencium yang namanya wangi bunga kasturi)

Rejoice Hijab 3 in 1 Shampoo Perfect Cool

Review Rejoice Hijab 3 in 1 Shampoo Perfect Cool

Rejoice Hijab 3 in 1 Shampoo Perfect Cool


Kalau kamu perhatikan, di belakang kemasan produk ada petunjuk pemakaian. Sebelum digunakan pastikan mengocoknya lebih dahulu. Setelah membasahi rambut, tuang dan ambil secukupnya lalu usap pada kulit kepala hingga berbuih. Pijat dengan lembut dan bilas hingga bersih.
Untuk mencoba apakah Rejoice Hijab 3 in 1 Shampoo Perfect Cool cocok di kulit kepala, saya menggunakan selama 7 hari penuh. Ternyata menggunakan Rejoice Shampoo ini tidak membuat rambut menjadi kering. Terlebih karena saya melengkapinya dengan 3 in 1 Perfect Conditioning yang cocok untuk semua jenis rambut.

Pertama digunakan,  3 in 1 Shampoo Perfect Cool langsung terasa sensasi sejuk dingin seketika. Enak banget dipakai apalagi saat rambut terasa kotor dan berminyak karena beraktivitas seharian. Wangi kasturinya juga dominan, bahkan setelah rambut dibilas dan kering wanginya masih tercium. Yang menarik adalah wangi kasturi ini tidak pasaran.


Saya yakin kamu akan jarang menemukan sampo dengan wangi sejenis.

Dan setelah rutin memakai Rejoice Hijab 3 in 1 Shampoo Perfect Cool ini ketombe saya tidak bertambah parah. Asal saya rajin keramas dua hari sekali, rambut saya menjadi bebas ketombe.

Sejauh ini memakai Rejoice Hijab 3 in 1 Shampoo Perfect Cool saya merasa puas. Setelah keramas rambut terasa segar dan lembut. Dan yang paling penting nggak bikin ketombean.

Harganya juga terjangkau. Rejoice Hijab 3 in 1 Shampoo kemasan 170 ml cuma Rp 23.900,-

BEAUTY BLOGGER SOLO

Buat kamu para #hijabers dan mencari shampoo hijab yang tepat, kamu bisa memilih Rejoice Hijab 3 in 1 Shampoo Perfect Cool dari #RejoiceHijabPerfection. Sampo terdiri dari tiga pilihan kemasan yakni 170 ml, 340 ml, dan 600 ml. Dan pastinya mencari Rejoice Hijab 3 in 1 Shampoo Perfect Cool ini mudah, di mini market seperti alfamart dan indomart ada. Di supermarket dan e-commerce seperti Lazada: https://bit.ly/2lQWrku, Blibli: https://bit.ly/2kjLiYP, Shopee: https://bit.ly/2mkLsjr, Tokopedia: https://bit.ly/2lWIm56

Semoga setalah mencoba Rejoice Hijab 3 in 1 Shampoo Perfect Cool kamu merasakan kesegaran di rambut setiap hari #SesejukHijrahmu. Dan memberikan #KesempurnaanBerhijab, bukan hanya menjalankan perintah agama, tetapi juga nyaman dalan beraktivitas seharian.

Untuk informasi produk Rejoice lainnya, kamu bisa mengakses
Instagram: https://www.instagram.com/rejoice.id
Facebook : https://www.facebook.com/RejoiceIndonesia/

Selamat mencoba!

See you on the next blogpost.






Thank you, 

Relationship Talk Bersama Kei Savourie

30.9.19
SARA NEYRHIZA MC KOTA SOLO


Bicara soal relationship khususnya percintaan, rasanya sulit ya untuk terbuka dengan orang lain. Privasi, gitu lho. Urusan dapaur kalau orang bilang. Apalagi jika terikat dengan pernikahan, tambah berat ngomonginnya. Salah ngomong, bisa dikira buka aib rumah tangga sendiri.

Sebenarnya, banyak tantangan dalam membangun rumah tangga.  Bukan hanya soal rasa cinta, tapi juga urusan finansial, anak, mertua, karir, sampai hubungan ranjang. Jika sebuah masalah terjadi dan berlarut-larut, keharmonisan keluarga menjadi taruhannya.

Relationship Talk adalah acara yang digagas oleh Kenkom Indonesia. Acara ini sengaja ingin menjembatani para individu dengan status hubungan apapun, baik single, married maupun divorce, untuk lebih terbuka membicarakan perihal cinta. Saya yang menjadi MC diacara ini, punya kesempatan yang luar biasa karena sekaligus menjadi moderator untuk sesi sharing antara peserta dengan Love-Relationship Coach Kei Savourie yang sengaja hadir sebagai fasilitator acara ini.

Sosok Coach Kei, begitu ia disapa ternyata sudah tidak asing bagi banyak peserta. Founder dari kelascinta.com ini memiliki bebebrapa forum jodoh seperti hitmansystem dan lovableladies yang menjadi ruang para single menemukan jodohnya.

MC KOTA SOLO

Sebagai MC Kota Solo, acara ini terbilang unik dan jarang dilakukan. Bertempat di rooftop Java Terrace Kitchen and Bar, area di setting dengan hiasan bunga, lilin dan ornamen berbentuk lambang hati untuk menguatkan kesan "percintaan". Saya rasa relationship talk memberi banyak insight mengenai menjaga hubungan. Bagaimana tiap hubungan pasti memiliki dinamika. Namun, ketika terjadi permasalahan haruslah kembali ke komitmen untuk menjaga keutuhan.

"Hubungan yang baik dapat dilihat ketika terjadi pertengkaran. Jika keduanya sama-sama berkeinginan untuk menyelesaikan masalah dan kembali utuh, maka disitulah hubungan yang baik terjadi," ujar Coach Kei.


See you on the next blogpost.






Thank you, 


Auto Post Signature