TRESemme Total Salon Repair

Sejak beberapa kali melakukan pelurusan dan pewarnaan rambut, saya merasakan rambut saya menjadi tidak sehat. Hal ini terlihat dari helaian yang kasar dan terasa kering, dan kemudian mengalami kerontokan. Terlebih jika disisir sehabis keramas.
Rambut memiliki lapisan pelindung luar. Lapisan pelindung ini, dapat hilang akibat penggunaan pewarna rambut, khususnya yang permanen. Akibatnya, rambut menjadi lebih rapuh dan lebih mudah kusut. Referensi : https://www.leaf.tv/articles/the-effects-of-permanent-hair-color/

Jujur saja, saya memang agak males untuk melakukan perawatan macam hair mask atau hair spa. Paling-an cuma pakai sampo, conditioner dan vitamin. Jadi, saya tidak terlalu kaget, kalau aktivitas dan produk kimiawi yang dipaparkan ke rambut, memberikan efek negatif seperti ini.


Tiga minggu ini saya mencoba TRESemme Total Salon Repair baik sampo maupun conditioner. Pertama kali menggunakannya, saya suka dengn wanginya yang khas "wangi salon", dan tahan lama. Terlebih saya menggunakan jilbab seharian, jadi wangi sampo dan conditioner yang awet membuat rambut nggak mudah apek karena sering tertutup.

TRESemme Total Salon Repair ini memang diformulasikan dengan canggih dan dengan teknologi salon. Selain itu Nourishing Power Ionic Complex-nya membantu merawat dan menutrisi kerusakan rambut. Makanya, setelah beberapa kali keramas, saya merasakan rambut jadi lebih halus dan lembab. Dan lagi, kerontokan rambut lumayan berkurang.

TRESemme Total Salon Repair  ini harganya juga terjangkau, sekitar Rp 44.000,00 (harga menyesuaikan tempat pembelian ) untuk ukuran 340 ml dan bisa ditemukan dengan mudah di pusat berbelanjaan.

Pesta Buntel - Lezatnya Sajian Fusion Cuisine

Sedapnya masakan yang di "buntel" dengan daun pisang tidak perlu diragukan lagi. Selain menambah cita rasa, daun pisang ternyata mengandung polifenol yang merupakan antioksidan alami yang berguna menangkal radikal bebas. 

Jika biasanya daun pisang lebih sering digunakan untuk membungkus jajan pasar, 
di Pesta Buntel kita bisa menikmati pasta dalam buntelan daun pisang.

Pasta dikenal as staple food of traditional Italian cuisine, namun ternyata menurut sejarah pasta justru berasal dari China. Marcopolo membawa oleh-oleh mie khas Tiongkok ke Italia pada tahun 1295. Para juru masak Italia mulai mengkreasikan mie tersebut menjadi adonan yang kemudian disebut pasta.

Pesta Buntel menyajikan pasta dengan cara yang unik. Adonan pasta yang telah diolah dan dibumbui, dibungkus dengan daun pisang, lalu kemudian di bakar. Proses pembakaran inilah yang kemudian akan melepaskan senyawa polifenol, yang akan masuk ke dalam bahan makanan. Dan sebagai hasilnya, makanan akan berbau wangi dan lebih sedap


Penne dan Fusilli adalah jenis pasta yang diolah menjadi beragam varian masakan di Pesta Buntel. Salah satu menu best seller di Pesta Buntel adalah Penne Mozzarella. Mozzarella yang gurih berpadu dengan rasa manis dan pedas bumbu pasta.


Penne Mozzarella
Saya dan rekan Komunitas Blogger Solo,  berkesempatan menikmati beberapa menu baru Pesta Buntel, seperti Fussili Rendang, Fusilli Sambel Matah, dan Fusilli Rica. Bisa dikatakan menu tersebut adalah Fusion Cuisine, yakni masakan yang mengkombinasikan tradisi kuliner yang berbeda, olahan Italia  dengan cita rasa bumbu Indonesia. 


Pasta is a perfect foundation for healthy, nutritious and satisfying meals: pasta is generally eaten with nutrient-dense food partners, such as fiber-filled vegetables and beans, heart healthy fish and monounsaturated oils, antioxidant-rich tomato sauce and protein-packed cheeses, poultry and lean meats - https://pastafits.org/diet-nutrition/

Pesta Buntel melakukan inovasi terhadap produk mereka. Jika awalnya hanya menjual menu pasta di bawah payung Pasta Buntel, maka sejak Desember 2015, mereka melakukan rebranding menjadi Pesta Buntel. Salah satu hal menarik yang mereka lakukan adalah dengan menyajikan menu selain pasta seperti nasi goreng rendang, nasi goreng lombok ijo, nasi goreng jawa, nasi hainan rica yang juga dibuntel dengan daun pisang dan dibakar.




Mengusung konsep White Addict, Pesta Buntel memberikan nuansa yang hommy, terlebih jika berkumpul bersama keluarga atau rekan-rekan. Sore atau malam hari adalah saat terbaik pilihan saya untuk menikmati pasta yang lebih didominasi dengan rasa pedas, dilengkapi dengan beragam minuman segar yang menambah nikmatnya bersantap.

Bagaimana ingin kan mampir ke Pesta Buntel?

Pesta Buntel
Jalan Tirtosari, Purwonegaran, Solo
dan
Food Court Pak Gendut, Solo Baru
Instagram @pestabuntel






[AWARD] #CeritaSensodyne


Sensodyne Repair & Protect Extra Fresh

Pasta gigi Sensodyne
Instagram's post 

Siapa yang tidak suka menyeduh kopi panas di pagi hari? Rasa dan aroma kopi menjadi booster semangat sebelum mulai aktivitas.

Tapi siapa sangka, kesukaan minum kopi panas, justru membuat masalah baru di gigi geraham saya yang pernah ditambal karena berlobang. Setiap menyesap kopi panas, gigi terasa ngilu selama 5 detik, kemudian menghilang dan kembali ngilu jika terkena panas lagi.

Karies gigi ternyata bisa jadi penyebab gigi sensitif. American Dental Association (ADA) Division of Science (2013) menyebutkan beberapa penyebab gigi sensitif,yakni 
"Caries (tooth decay), cracked or fractured teeth, trauma, tooth grinding or clenching, worn fillings or tooth enamel, and gingivae (gums) that have pulled away from the tooth roots as a result of gum disease or vigorous brushing"

Seminggu ini saya menyikat gigi menggunakan pasta gigi Sensodyne Repair & Protect Extra Fresh, setiap selesai makan dan sebelum tidur.
Saya marasakan ngilu berkurang, meski kadang masih muncul jika saya nekat minum "yang panas2 lagi".

Jadi dalam masa perawatan ini, baiknya memang saya menghentikan minum panas, sembari terus menggunakan Sensodyne Repair & Protect Extra Fresh yg memiliki formula unik dgn kalsium terkonsentrasi yang melindungi area gigi geraham saya yg sensitif dan menjaga mulut tetap bersih dan segar.

Buat yang ingin mengatasi gigi sensitif, Sensodyne Repair & Protect Extra Fresh ini mudah ditemukan di supermarket. Untuk kemasan 100 gr, harganya Rp 32.900,- (tergantung tempat pembelian ya). 
.
.

LIBERICA - High-end Boutique Coffee Shops

“ a Morning without coffee is like sleep”
"Coffee has given me unrealistic expectations of productivity" 
Menyeduh kopi adalah kebutuhan, begitu kata banyak orang. Meski saya tidak termasuk di dalamnya, namun melihat 78% orang Serbia mengatakan mereka tidak bisa memulai hari tanpa kopi di pagi hari, kopi menjadi semacam ritual tidak ubahnya dengan sembahyang.

Liberica Solo

Kopi bukan lagi hanya seduhan cangkir rumahan, atau gelas putih bening di warung kopi sembari menikmati singkong rebus dan rokok kretek. Mereka yang berdasi, para pekerja, bos-bos yang melakukan rapat mengubah ritual kafein menjadi penggambaran akan kondisi keuangan pribadi dan bagaimana sesorang menggunakan uang (Cooper, 2014). Coffee is a lifestyle

Coffee is one of the most widely consumed beverages in the world today (ecf-coffee.org). Tidak mengherankan mengapa kemudian muncul extraordinary coffee shop, yang menjual “bukan hanya sekedar kopi”

Pertumbuhan bisnis yang pesat beberapa tahun terakhir di Jakarta dan beberapa kota besar di Indonesia, Liberica akhirnya tiba di Kota Solo, di dua lokasi sekaligus di Alila Hotel dan The Park Mall.
Liberation, Rebelious and Freedom, Liberica memberika persepsi sebuah kebebasan dalam secangkir kopi. Penarik penat dan kegelisahan terlebih jika menikmati kopi bersama kawan di akhir rutinitas harian.


Liberica pun mengingatkan saya, pada Kopi Liberika yang dihasilkan oleh tanaman Cofea Liberica. Liberika diambil dari nama tempat ditemukannya jenis kopi ini yakni di daerah Liberia. Tahun 1878 Belanda membawa kopi liberika ke Indonesia untuk menggantikan tanaman kopi arabika yang rusak terserang penyakit karat daun atau Hemelia vastatrixi (HV). 

Kopi Liberika terbukti lebih tangguh. Hal inilah menjadi salah satu core value dari Liberica, bahwa mereka didukung oleh individual yang kuat dan solid yang siap memberikan great service dengan atmosfir interior tempat yang menyenangkan, dan tentu saja coffee beans berkualitas. Liberica layak disebut high-end boutique coffee shop.


Liberica Solo

What’s new?

Well, saya bersama Komunitas Blogger Solo yang diundang siang itu di Liberica Alila Hotel, menyempatkan untuk ngobrol dengan Mas Rama Fauzi, Marketing Communication dari Liberica. Tepat seperti yang saya duga, bahwa kebanyakan dari konsumen Liberica datang just enjoying a coffee & snack. Padahal Liberica punya paket lengkap untuk memuaskan pelanggannya yakni environment, coffee choice,branded dan juga good foods.

Liberica Solo


Maka kemudian Liberica memperkenalkan menu baru mereka. Dengan misi, Appetizer, Main Course dan Dessert pilihan mereka, layak dinikmati pelengkap nikmatnya kopi.

Sebagai orang Solo asli, menu masakan Liberica, pas di lidah saya. Asin ya asin, manis ya manis. Tidak mengambang. Beberapa diantaranya adalah kesukaan saya, dimana sekali merasakan, buktinya rasanya masih saya ingat hingga sekarang.

Appetizer di dominasi dengan olahan ayam, Crispy Chicken Wings dan Japanese Chrispy Kara-Age. Kedua menu ini terasa gurih dan renyah. Bisa dinikmati dengan saos atau mayonase. 

Menu di Leberica

Liberica Solo
Crispy Chicken Wings - Warnanya yang memang coklat kehitaman adalah warna asli dari Dip the Crispy Chicken Wings dalam saus khas Liberica
Liberica Solo
Japanese Chrispy Kara-Age - Keunikan rasa Jepang diperoleh dari saus dip Wasabi Mayonnaise


Siapa yang mau menolak lezatnya ikan laut ber-Omega 3 tinggi. Pan- Fried Salmon, ikan salmon goreng yang disajikan dengan Garlic Butter, Potato Wedges, House Salad dan Chiness Dressing

Liberica Solo
Pan Fried Salmon
Nasi Campur. salah satu masakan di Indonesia, yang sebagian orang menyebutnya dengan Nasi Rames, tentunya nasi dihidangkan dengan banyak variasi lauk seperti telur balado, rica-rica, oreg tempe, ayam suir bumbu kari, daging sapi suwir bumbu semur, serta tak lupa krupuk bawang.

Liberica Solo
Nasi Campur - Cita rasa Indonesia tidak pernah salah

Check beberepa Main Course menggugah selera lainnya..

Liberica Solo
General Tso's Chicken - Salah satu masakan cina terpopiler di Amerika. Saos General Tso, membuat olahan ayam ini kaya akan rasama manis, asin dan gurih

Liberica Solo
Thailand Chicken Skewer- Disajikan dengan Pilaf Rice, nasi goreng dengan paprika dan bawang bombay
 Teknik masak Sous Vide digunakan untuk memasak daging ayam. Dimana daging ayam dimasukkan dalam kantung vakum, yang direbus selama beberapa jam hingga daging menjadi matang dan lembut, dan jadilah Chicken Crispy Rosemary.

Tempat makan di Solo
Chicken Crispy Rosemary- yang dimasak dengan teknik Sous-Vide. Disajikan dengan Rosemary dan Coleslaw

Tempat makan di Solo
Chili Salt & Pepper Fish - Olahan ikan dory ini betul-betul gurih dan wangi aroma sereh. Super yummy

Setelah menikmati sajian Main Course, saya mencoba pencuci mulut khas Liberica. 
"On a restaurant menu plated desserts are listed last, of course, because they come after all the other courses. But, in dining rooms throughout the world, desserts are not considered less important because of it. Everyone has a different outlook on what desserts should consist of and many restaurants forget the main purpose of offering them on their menu." (bakersjournal.com)
Tapi buat saya dessert, bisa dinikmati kapan saja, di awal, di tengah, di akhir. Dessert seperti tombol pause, dimana lidah bisa mencoba merakan variasi rasa yang lain.

Salah satu menu dessert yang saya rekomendasikan dari Liberica adalah Red Velvet. This iconic cake is a masterpiece of flavors, textures, and frosting.

Tempat makan di Solo
Red Velvet


 Sulit untuk tidak mengatakan bahwa i had a wonderful afternoon. Tempat yang cozy, tuan rumah yang ramah, staf yang hangat , sajian yang lezat serta teman-teman yang menyenangkan. Saya mendapatkannya di Liberica.
"Stop by to relax at a quiet table or to hang out with friends over a delightfully robust freshly brewed coffee" (Liberica)
Komunitas Blogger Solo

Liberica

Alila Hotel
Jalan Slamet Riyadi No 562
+62 271 7461547

 The Park Mall
 Ground Floor, Jl. Ir. Soekarno, Solo Baru

+62 271 7891276

Reference :
Cooper, Lindsay.,et al .(2014) . Consumer Behavior of Coffee Drinker


Tempat makan yang bagus di Solo.

Tempat makan berkelas di solo. Menu di Liberica Solo. Harga menu di Liberica Solo. 
Tempat makan mewah di Solo

Auto Post Signature