Showing posts with label LITERASI. Show all posts
Showing posts with label LITERASI. Show all posts

Jadi Juri Lomba Membaca Nyaring

27.10.26
LOMBA MEMBACA NYARING READ ALOUD


Membaca nyaring atau read aloud bukan hanya membacakan tulisan dalam sebuah buku. Ada intonasi suara, ekspresi wajah, gestur, dan interaksi yang membuat cerita terasa hidup. Apalagi jika yang dibacakan adalah anak paud dan TK, cara kita membawakan cerita bisa membuat mereka ikut berimajinasi, merasakan suasana, bahkan penasaran dengan halaman berikutnya.


Semenjak bergabung dengan kepengurusan Tim Penggerak PKK Kota Surakarta, saya bisa berkontribusi dalam penyusunan program kerja. Pada 2025, saya mengusulkan untuk diadakan pelatihan membaca nyaring dan mendapat kesempatan menjadi salah satu trainernya. Pelatihan membaca nyaring tersebut diikuti oelh guru dan kader PKK Kota Surakarta. Setahun kemudian, saya kembali terlibat, kali ini sebagai salah satu juri Lomba Membaca Nyaring Tahun 2026.


Ada pengalaman yang berbeda ketika berada di dua posisi tersebut. Saat menjadi trainer, saya berbagi pengetahuan dan mengajak peserta berlatih. Sementara sebagai juri, saya berkesempatan melihat bagaimana keterampilan itu dipraktikkan dan dikembangkan oleh para peserta.


Lomba Membaca Nyaring Tahun 2026 diikuti oleh 15 peserta perwakilan kecamatan di Kota Surakarta. Saya menjadi salah satu juri bersama Mbak Anis Masita dari Pobee Indonesia dan Mas Rifai dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta.


LOMBA MEMBACA NYARING READ ALOUD


Melihat bagaimana setiap peserta membawakan cerita dengan caranya sendiri sangat menyenangkan. Membaca nyaring memang memiliki teknik yang bisa dipelajari, tetapi setiap orang juga punya karakter suara, ekspresi, dan gaya bercerita yang berbeda.

Yang pasti, membaca nyaring bukan hanya soal membaca dengan lancar atau pakai suara yang ekspresif. Pembaca perlu memahami isi cerita, menentukan intonasi yang sesuai, memainkan ekspresi, dan menjaga interaksi agar pendengar tetap mengikuti alur cerita.


Hal-hal tersebut perlu dilatih. Kita mungkin sudah terbiasa membaca buku untuk diri sendiri, tetapi membacakan buku kepada anak membutuhkan pendekatan yang berbeda. Ada pendengar yang perlu diajak memperhatikan gambar, diberi waktu untuk menebak cerita, atau dilibatkan melalui pertanyaan sederhana. Di sinilah keterampilan membaca nyaring menjadi menarik. Buku yang sama bisa menghadirkan pengalaman berbeda, bergantung pada bagaimana cerita itu disampaikan.


Senang sekali bisa bergabung di Pokja II TP PKK Kota Surakarta yang memang berfokus pada peningkatan keterampilan dan literasi. Bagi saya, kegiatan seperti ini penting karena membangun budaya membaca membutuhkan proses yang berkelanjutan. Pelatihan memberikan bekal, lomba membuka ruang praktik, dan kegiatan membaca sehari-hari menjadi tempat untuk terus menerapkan keterampilan tersebut.


LOMBA MEMBACA NYARING READ ALOUD


LOMBA MEMBACA NYARING READ ALOUD




Read Aloud bersama Perpustakaan Bank Indonesia Solo

14.3.25





Solo, 14 Maret 2025 - Membacakan buku untuk anak- anak TK adalah salah hal yang menantang. Mereka memiliki rasa ingin tahu yang besar, namun di sisi lain mudah terdistraksi dengan lingkungan. Itu mengapa momen membacakan buku bersama  anak-anak TK NDM Kauman di Perpustakaan Bank Indonesia Solo menjadi pengalaman menarik buat saya. Sejak awal, saya sudah bisa merasakan antusiasme anak-anak yang begitu tinggi untuk mendengarkan cerita yang akan saya bawakan.


Dalam sesi ini, saya diminta membacakan buku bertema literasi keuangan berjudul Uang Receh Rafi. Dengan teknik read aloud yang interaktif, ekspresi suara, serta gestur, saya ingin memastikan bahwa setiap anak benar-benar terlibat dalam cerita. Momen terbaik bagi saya adalah ketika mereka tertawa, bersorak, dan ikut mempraktikkan bagaimana cara menabung dengan menggunakan celengan yang saya bawa.


MEMBACA NYARING BERSAMA PERPUSTKAAN BANK INDONESIA


Kegiatan ini bukan hanya tentang membaca nyaring, tetapi juga tentang menanamkan gaya hidup hemat dengan menabung sejak dini. Saya yakin, dengan pengalaman positif ini, anak-anak akan memahami bahwa uang yang mereka miliki bisa dibelanjakan secara tepat. Hal ini juga implementasi semangat Cinta, Bangga dan Paham Rupiah.


Terima kasih kepada Perpustakaan Bank Indonesia Solo atas kesempatan  ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak anak yang merasakan manfaat dari read aloud!


Read Aloud Goes to School: Menyebarkan Semangat Literasi Iklim di SD Negeri Gurawan

10.2.25

 

PELATIHAN READ ALOUD UNTUK ORANG TUA MURID DAN PENGGIAT LITERASI


Pagi hari, tepat pada Rabu, 22 Januari 2025, saya bersama teman-teman dari Read Aloud Solo Raya melangkah ke SD Negeri Gurawan, Surakarta dengan penuh semangat. Hari itu, kami mengadakan kegiatan Read Aloud Goes to School, sebuah program literasi yang bertujuan mengenalkan anak-anak pada isu perubahan iklim dengan cara yang menyenangkan. Kegiatan ini juga merupakan kolaborasi lanjutan dengan Buibu Baca Buku Book Club (BBB Book Club).


PELATIHAN READ ALOUD UNTUK ORANG TUA MURID DAN PENGGIAT LITERASI


Di SDN Gurawan Surakartam kami mengajak para siswa khususnya kelas 4, 5, dan 6,untuk memiliki  kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga lingkungan. Dalam kegiatan ini, kami menggunakan buku seri Keluarga Panik karya Noor H. Dee  yang terdiri dari tiga judul:


1. Polusi Dilarang Masuk

2. Banyak Sampah Banyak Masalah

3. Cita-Cita Penyelamat Bumi


Ketiga buku ini menjadi media yang tepat untuk mengajak anak-anak berpikir kritis tentang lingkungan, memahami dampak polusi dan sampah, serta menginspirasi mereka untuk berkontribusi dalam menjaga bumi.


Sebagian besar dari kami yang hadir adalah peserta yang sebelumnya terlibat dalam pelatihan Read Aloud yang sebelumnya telah digelar pada 22 Desember 2024. 



Baca Juga : Pelatihan Read Aloud untuk Penggiat Literasi



Sebanyak enam orang dari kelompok ini, yakni Mbak Ratih, Mbak Putri, Mbak Widia, Mbak Candra, Mbak Yani, dan Mbak Dinar, menjadi pembaca buku dalam acara ini. Dengan teknik membaca nyaring yang sudah mereka pelajari, mereka berhasil menarik perhatian anak-anak, membuat mereka tertawa, berpikir, dan bahkan bertanya-tanya tentang berbagai isu lingkungan.


PELATIHAN READ ALOUD UNTUK ORANG TUA MURID DAN PENGGIAT LITERASI


Selain keenam pembaca buku tersebut, saya bersama Mbak Anis, Mbak Nova, Mbak Cinthia, dan Mbak Stafa juga turut serta dalam menyukseskan acara ini. Kami semua memiliki peran masing-masing, dari mendukung jalannya sesi membaca, berinteraksi dengan anak-anak, hingga mengatur kelancaran acara.


Salah satu hal yang paling membahagiakan dari kegiatan ini adalah antusiasme anak-anak. Mereka begitu terlibat dalam cerita yang kami bacakan, dan berbagi pengalaman mereka tentang bagaimana mereka mencoba menjaga lingkungan.


Setelah sesi membacakan buku berakhir, kami meminta para anak- anak untuk membuat poster. Poster bertema lingkungan, untuk menuangkan ide- ide kreatif anak- anak setelah memahami buku yang kami bacakan. Setiap kelas di bagi menjadi 3- 4 kelompok. Setiap kelompok dibekali dengan kertas poster dan cat air. Anak- anak kemudian diminta membuat poster dengan bekerja sama.


PELATIHAN READ ALOUD UNTUK ORANG TUA MURID DAN PENGGIAT LITERASI


PELATIHAN READ ALOUD UNTUK ORANG TUA MURID DAN PENGGIAT LITERASI


Melihat semangat mereka, saya merasa bahwa misi kami hari itu benar-benar tersampaikan. Dengan pemahaman terhadap isi buku yang kami bacakan, kami berharap mereka akan mampu menjaga bumi dengan lebih baik.


Read Aloud Goes to School di SD Negeri Gurawan hari itu bukan hanya tentang membaca buku. Ini adalah langkah kecil dalam perjalanan panjang untuk menanamkan kesadaran lingkungan pada generasi muda. Kami percaya bahwa perubahan besar dimulai dari hal-hal sederhana, seperti membaca buku dan berdiskusi tentangnya.



Workshop Read Aloud untuk Mendukung Literasi Iklim Bersama Read Aloud Solo Raya

28.12.24

 


PELATIHAN READ ALOUD PENGGIAT LITERASI BUNDA BACA


Di tahun 2021, saya bersama dua kawan (Mbak Asri dan Mbak Titi) membangun Komunitas Read Aloud Solo Raya, sebuah komunitas yang fokus menggiatkan literasi. Sebagai salah satu bentuk pemberdayaan komunitas, di akhir tahun 2024, bersama pengurus komunitas lainnya (Mbak Anis, Stafa dan Mbak Cintia) kami mengadakan Workshop Read Aloud untuk Penggiat Literasi - Climate Literacy for Mothers, tepat di 22 Desember 2024 bertempat Nutri Hub Solo. 


Pada acara kali ini, kami berkesempatan untuk bekerja sama dengan Buibu Baca Buku Book Club (BBB Book Club), yang juga mendapat dukungan dari Climateworks Foundation untuk membangun kesadaran kolektif mendukung literasi iklim melalui para ibu. 


Kenapa para ibu? 

Mendukung literasi iklim dengan melibatkan para ibu adalah langkah strategis yang berdampak besar karena peran ibu sebagai pendidik utama dalam keluarga. Ibu memiliki pengaruh langsung terhadap nilai dan kebiasaan anak-anak sejak dini. Dengan membekali ibu dengan pengetahuan tentang perubahan iklim dan cara-cara praktis untuk menjaga lingkungan, mereka dapat meneruskan nilai-nilai tersebut kepada anak-anak mereka, menciptakan generasi yang lebih sadar lingkungan. 


Selain itu, sebagai pengelola utama rumah tangga, para ibu sering membuat keputusan penting terkait penggunaan energi, pengelolaan sampah, dan konsumsi sumber daya, yang semuanya memengaruhi jejak karbon keluarga. Dengan literasi iklim yang baik, keputusan-keputusan tersebut dapat diarahkan untuk lebih ramah lingkungan.




Isu literasi iklim, termasuk pemanasan global, mungkin tidak menjadi perhatian utama masyarakat saat ini. Maka, untuk menyosialisasikannya, perlu sebuah kegiatan yang lebih edukatif, namun FUN. Untuk itu, Komunitas Read Aloud Solo Raya mengadakan Workshop Read Aloud ini. Sehingga tidak sekadar pelatihan teknik membaca nyaring, tetapi juga menjadi upaya membangun kesadaran para ibu untuk mendukung aksi iklim.


Di workshop ini, kami memiliki tiga tujuan utama. Pertama, tentu untuk bersilaturahmi dengan para member, maupun penggiat literasi lainnya di Solo Raya. Kedua, berbagi pengalaman tentang pentingnya membaca nyaring sebagai salah satu cara untuk mendekatkan keluarga dengan isu-isu besar seperti perubahan iklim. Ketiga, memberikan pembekalan kepada para penggiat literasi mengenai teknik read aloud yang benar.


PELATIHAN READ ALOUD PENGGIAT LITERASI BUNDA BACA 2


Dalam workshop ini, peserta belajar dan mempraktikkan teknik read aloud menggunakan Buku Seri Keluarga Panik, yang diterbitkan oleh Noura Kids. Buku ini merupakan bagian dari program Climate Literacy for Mothers, sebuah inisiatif yang menggabungkan edukasi literasi dan kesadaran lingkungan. Buku Seri Keluarga Panik ditulis oleh Noor H. Dee dengan ilustrasi yang menarik dari Shafayeah. Seri ini terdiri dari tiga judul :


  1. Banyak Sampah, Banyak Masalah
  2. Polusi Dilarang Masuk
  3. Cita-Cita Penyelamat Bumi


Dengan cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, buku-buku ini mampu menjadi pemantik diskusi yang menyenangkan sekaligus mendalam. Para ibu peserta workshop terlihat antusias, berbagi cerita, dan mencoba membacakan buku-buku ini dengan penuh ekspresi.


PELATIHAN READ ALOUD PENGGIAT LITERASI BUNDA BACA 2


Tak hanya berhenti pada teknik membaca nyaring, acara ini juga menumbuhkan kesadaran akan isu krisis iklim. Melalui kisah-kisah yang relate, peserta diajak untuk memahami pentingnya menjaga bumi dan mulai melakukan langkah kecil dari lingkungan keluarga masing-masing.


Terima kasih kepada seluruh pihak atas kepercayaan dan dukungannya. Karena melibatkan para ibu yang sering kali tidak terpisahkan dari anak- anak mereka, kami mendapatkan support dari Pobee Indonesia yang menyediakan Kids Corner. Anak- anak dapat bermain sambil belajar dengan aktivitas edukatif, sementara ibu mereka berlatih read aloud.



Semoga, kami para ibu (dan perempuan) dapat lebih memahami isu-isu lingkungan dan menjaga bumi kita tetap nyaman untuk generasi mendatang. 



Meningkatkan Minat Baca Generasi Z dan Alpha Bersama Para Pustakawan

6.4.24

 



Pada tanggal 5 Maret 2024, saya berkesempatan untuk menjadi pembicara pada seminar yang diadakan oleh Pusat Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Ikatan Pustakawan Surakarta yang bertajuk “Strategi Pengelolaan Perpustakaan di Era Society 5.0”. Kegiatan ini diselenggarakan di Ruang Seminar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMS, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pustakawan untuk mengelola perpustakaan secara profesional dan usaha meningkatkan literasi generasi Z dan Alpha dalam penggunaan teknologi informasi dan media digital. Acara ini dihadiri oleh pustakawan dan para penggiat literasi baik di wilayah Jawa Tengah.


Dalam durasi 60 menit saya menjelaskan mengenai cara menggunakan teknologi media sosial untuk menghasilkan konten  yang mampu menstimulasi Gen Z untuk kembali tertarik membaca buku. Konten media sosial yang di kemas secara menarik, diharapkan mampu memberikan rekomendasi buku- buku berkualitas untuk membantu memberikan solusi bagi kegelisahan yang dihadapi Gen Z di masyarakat.



Strategi yang berbeda, digunakan untuk bisa menumbuhkan minat baca buku untuk generasi Alpha. Generasi yang lahir mulai tahun 2010- hingga sekarang ini, perlu dikenalkan dengan aktivitas membaca buku mulai dari rumah. Salah satunya dengan aktivitas read aloud atau membacakan buku secara nyaring.


Membacakan buku secara nyaring adalah kegiatan yang melibatkan pembaca membacakan teks dengan suara keras kepada pendengar yang lain, seperti anak-anak, teman, atau anggota keluarga. Aktivitas ini memiliki manfaat yang signifikan, terutama dalam konteks pendidikan dan perkembangan bahasa.


Berikut adalah beberapa manfaat utama dari membacakan buku secara nyaring:


1. Meningkatkan Pemahaman

Ketika seseorang membacakan buku secara nyaring, pendengar memiliki kesempatan untuk mendengarkan dan memahami teks dengan lebih baik. Aktivitas ini membantu menyampaikan makna dan konteks yang mungkin sulit dipahami hanya dengan membaca diam-diam.


2. Membangun Keterampilan Bahasa

Membacakan buku secara nyaring membantu memperkuat keterampilan bahasa, termasuk kosakata, tata bahasa, dan pengucapan. Pendengar akan terpapar pada berbagai kata dan frase baru serta struktur kalimat yang beragam.


3. Stimulasi Imajinasi

Ketika seorang pembaca membacakan cerita dengan intonasi yang tepat dan ekspresif, hal itu dapat merangsang imajinasi pendengar dan membantu mereka memvisualisasikan apa yang sedang dibacakan. Ini membantu dalam pengembangan kreativitas dan daya imajinasi.


4. Meningkatkan Koneksi Emosional

Membacakan buku secara nyaring seringkali menciptakan momen berbagi dan koneksi emosional antara pembaca dan pendengar. Ini terutama penting dalam konteks keluarga, di mana membacakan cerita dapat menjadi waktu yang berharga untuk menghabiskan waktu bersama dan memperkuat hubungan.


5.Meningkatkan Keterampilan Mendengarkan

Aktivitas mendengarkan membacakan buku secara nyaring membantu memperbaiki keterampilan mendengarkan. Pendengar harus fokus untuk memahami cerita dan mengikuti alur cerita yang dibacakan.



6. Menumbuhkan Cinta Buku

Membacakan buku secara nyaring dapat membantu menumbuhkan rasa cinta terhadap buku dan minat membaca pada pendengar, terutama anak-anak. Ketika mereka mendengarkan cerita dengan antusiasme dan kegembiraan, mereka cenderung mengembangkan minat yang sama terhadap membaca.


7. Memperkuat Hubungan Keluarga

Membacakan buku secara nyaring dapat menjadi kegiatan keluarga yang bermanfaat, yang memperkuat ikatan antara anggota keluarga dan menciptakan kenangan yang berharga bersama.


Dengan demikian, membacakan buku secara nyaring tidak hanya memberikan kesempatan untuk memperdalam pemahaman dan keterampilan bahasa, tetapi juga menciptakan momen berharga untuk berbagi, terhubung, dan memperkuat ikatan keluarga atau sosial.


Melalui acara ini diharapkan bahwa seminar ini akan membantu para pustakawan dan para penggiat literasi untuk dapat menggunakan berbagai strategi kreatif untuk menumbuhkan kegemaran membaca generasi Z dan Alpha.



Bunda Baca di Hari Anak Nasional

29.7.23

  

PENGGIAT LITERASI KOTA SOLO JAWA TENGAH
Komunitas Read Aloud Solo Raya bersama MC PTPN Radio

PENGGIAT LITERASI KOTA SOLO JAWA TENGAH



Tahun 2021, saya menginisiasi hadirnya sebuah komunitas yang memiliki concern di bidang literasi. hal ini tidak lain karena saya terpilih sebagai Bunda Bcaa Kota Solo di tahun 2019, namun tidak ada program lanjutan untuk lebih berperan di masyarakat.


Atas tanggungjawab mengemban predikat sebagai Bunda Baca ini, maka saya tergerak mengajak Mbak Asri dan Mbak Titi, dua orang yang saya kenal aktif dibidang literasi juga untuk menggiatkan komunitas bernama Read Aloud Solo Raya. 


Read Aloud atau membacakan buku secara nyaring, saya rasa bukanlah aktivitas yang asing khususnya bagai orang tua. Namun, dengan fenomena smartphone yang kian canggih, kesibukan orang tua dalam mencari nafkah, ternyata juga mengurangi bonding dengan anak. Aktivitas membacakan buku tidak lagi dilakukan, atau perannya tergantikan oleh kehadiran nanny di rumah. Maka, hadirnya komunitas ini kami harapkan bisa menambah semangat para orang tua untuk saling bertukar pikiran, saling mendukung terutama dalam enumbuhkan rasa cinta terhadap buku.


Setelah aktif di media daring, akhirnya pertama kalinya Read Aloud Solo Raya membuat event luring. Bekerja sama dengan 99.60 FM PTPN Radio, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta, serta Pusat Pembelajaran Keluarga Kota Surakarta, mengadakan acara " READ AOUD - UNTUK ANAK INDONESIA BERLITERASI" pada tanggal 23 Juli 2023 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2023.


Acara Read Aloud - Untuk Anak Indonesia Berliterasi merupakan sebuah inisiatif yang bertujuan untuk mendorong minat baca dan literasi anak-anak Indonesia. Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, Komunitas Read Aloud Solo Raya  menyadari pentingnya meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak serta melindungi mereka dari ancaman kejahatan di dunia maya.


KOMUNITAS LITERASI KOTA SOLO JAWA TENGA INDONESIA
Perpustakaan Keliling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solo


KOMUNITAS LITERASI KOTA SOLO JAWA TENGA INDONESIA 4


KOMUNITAS LITERASI KOTA SOLO JAWA TENGA INDONESIA


Berlokasi di Car Free Day Perempatan Ngarsopuro, acara ini menawarkan serangkaian kegiatan yang menarik dan bermanfaat bagi para peserta, termasuk:


1. Talkshow Literasi

Dalam sesi ini, saya selaku Founder Komunitas Read Aloud Solo Raya bersama Titi Setiyoningsih Co- Founder Read Aloud Solo Raya memberikan perkenalan komunitas dan wawasan mengenai pentingnya Read Aloud bagi anak.


2. Read Aloud Bersama Ibu dan Anak

Kegiatan membaca bersama ini  menghadirkan momen berharga bagi ibu dan anak untuk bersama-sama menikmati sajian cerita menarik melalui buku. Read Aloud sendiri sangat bermanfaat bagi ibu dan anak yang  menjadi sarana interaktif yang memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak, sekaligus memperkaya kosakata serta pemahaman anak.


KOMUNITAS LITERASI KOTA SOLO JAWA TENGA INDONESIA
Read Aloud Anak


3. Bagi-bagi Buku Gratis

Dalam upaya mendukung literasi, Komunitas Read Aloud Solo Raya membagikan buku-buku  secara gratis kepada masyarakat. Semoga buku-buku ini dapat menjadi sumber inspirasi dan wawasan baru bagi anak-anak dalam menjelajahi dunia literasi.


4. Membaca Buku Bersama Perpustakaan Keliling

Perpustakaan keliling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta hadir dengan koleksi buku-buku menarik yang siap dijelajahi oleh anak-anak. Melalui kegiatan ini,Komunitas Read Aloud Solo Raya ingin mengajak anak-anak untuk terlibat dalam kegiatan membaca yang menyenangkan dan bermanfaat.


5. Temu Darat Penggiat Literasi Solo Raya

Acara ini akan menjadi ajang silaturahmi bagi para penggiat literasi dari wilayah Solo Raya. Kolaborasi dan silaturahmi para anggota yang diharapkan dapat mendukung kegiatan komunitas di masa depan.



KOMUNITAS LITERASI KOTA SOLO JAWA TENGA INDONESIA
Bemo Pustaka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solo


Acara ini merupakan langkah konkret Komunitas Read Aloud Solo Raya memberikan kontribusi positif bagi perkembangan literasi anak-anak Indonesia. Melalui event ini komunitas mengajak seluruh masyarakat, terutama para orang tua, untuk turut ambil bagian dalam acara ini dan mendukung gerakan literasi demi masa depan cerah bangsa.


Latihan Public Speaking dengan Read Aloud

1.5.23

  

komunitas read aloud solo raya bunda baca kota solo sara neyrhiza


komunitas read aloud solo raya bunda baca kota solo sara neyrhiza


komunitas read aloud solo raya bunda baca kota solo sara neyrhiza


Beberapa waktu lalu, saya berkesempatan menjadi pemateri dalam acara Pelatihan Public Speaking dengan Read Aloud. Pelatihan yang merupakan kolaborasi antara Komunitas Read Aloud Solo Raya dan Playdate Soloraya ini, memfasilitasi orang tua dan anak- anak untuk lebih percaya diri berbicara di depan umum dengan metode read aloud.


Metode read aloud atau membacakan buku secara nyaring adalah salah satu metode public speaking yang disebut manuskrip. Dimana pembaca buku bukan hanya membacakan buku, namun juga mengoptimalkan ekspresi melalui ekspresi wajah dan intonasi suara. sehingga aktivitas membacakan buku menjadi lebih menarik menyenangkan.


Read aloud sendiri merupakan salah satu metode yang efektif untuk mendekatkan bonding antara orang tua dan anak. Juga membantu anak untuk bisa mengenali huruf, angka dan story telling yang ada pada buku.

Pelatihan ini dibagi menjadi dua sesi yang berbeda. Ketika audiensnya adalah orang tua, saya lebih banyak memberikan materi terkait teknik. Seperti bagaimana cara membaca buku dengan memainkan intonasi suara dan ekspresi wajah. Bagaimana ketika menyampaikan cerita, jemari pembaca buku juga harus fokus menunjuk huruf dan kata pada buku, sehingga anak- anak yang mendengarkan juga mengamati setiap hurus yang tercetak.

Untuk sesi anak, saya lebih sering memberikan kesempatan untuk anak mencoba satu per satu. memandu mereka mulai dari perkenalan, membaca judul buku, sampai membaca cerita yang ada di buku. Saya salut dengan keberanian anak- anak yang hadir. Meskipun masih belia, mereka memiliki kepercayaan diri yang baik.



Tips Melatih Public Speaking Anak 

World Read Aloud Day 2023

6.2.23

  


Sebagai Bunda Baca Kota Solo dan Founder Komunitas Read Aloud Solo Raya, saya merasa senang dilibatkan sebagai  MC dan Moderator pada acara Kick Off World Read Aloud Day sebagai rangkaian dari perayaan World Read Aloud Day 2023 Indonesia yang kali ini mengangkat tema  Membacakan Nyaring untuk Semua. 


World Read Aloud Day ini adalah selebrasi global yang melibatkan banyak penulis  illustrator, pegiat literasi dan tentunya anak anak diseluruh dunia. Acara yang diadakan melalui Youtube Live Streaming pada Sabtu, 28 Januari 2023 ini juga didukung oleh 82 Komunitas Read Aloud di seluruh Indonesia.


Dalam durasi 2 jam, rangkaian acaranya begitu beragam. Mulai dari membacakan buku secara estafet, read aloud dengan koleksi buku dari Let's Read Indonesia, games, juga special talkshow yang membahas mengenai Hak Kekayaan Intelektual. Talkshow ini menghadirkan Ari Juliano Gema, Praktisi hukum dan Hak Kekayaan Intelektual dan Arys Hilman N, Ketua Ikatan Penerbit Indonesia. 


Acara puncak perayaan World Read Aloud Day diadakan pada 1 Februari 2023 di Perpustakaan HB Jassin, Cikini, Jakarta.



Menjadi Bunda Baca dan Semangat Untuk Tetap Membaca

29.12.22

SARA NEYRHIZA
Saya melakukan Read Aloud di SMP Negeri 23 Surakarta



Membaca buku terasa begitu berat. Benarkah?


Saat duduk dibangku SMP, saya sampai rela menahan lapar demi menabung uang saku untuk membeli sebuah buku. Seribu dua ribu terkumpul setiap hari hingga cukup membeli serial cantik, buku tema percintaan yang sangat hits saat remaja dulu. Perpustakaan sekolah juga selalu ramai dengan para siswa yang rebutan buku keluaran terbaru. Novel Lupus, sampai Harry Potter sangat sering dipinjam hingga bentuknya berubah menjadi kumal. Ah, saya rindu energi kala itu. Menjadikan buku satu- satunya pelarian terbaik dalam mengusir kebosanan. Selalu ada buku.


Sekarang, saya masih mencintai buku, selalu menyempatkannya membacanya setiap hari. Tapi rasanya tidak lagi sama. Saya membaca buku karena harus, harus membaca. Harus dipaksa, agar tidak semakin terlena dimabuk social media. Atau dimanjakan dengan konten audio visual yang tidak ada habisnya, ya video pendek, ya anime Jepang, sampa serial on demand yang bisa diakses 24 jam sehari, 7 hari seminggu asal punya kuota internet.


Saya menyadari bahwa ketergantungan pada penggunaan gawai memberikan dampak yang besar, salah satunya minat membaca buku yang kian menurun. Bukan hanya pada orang dewasa, tapi juga anak- anak. Screen time yang tinggi mengurangi tingkat fokus. Begitu pegang buku, rasanya mata lebih mudah mengantuk. Belum lagi jika harus menggunakan alasan kesibukan yang kian banyak, rasanya tantangan baca buku semakin besar.


Di tahun 2019, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta menjadi Bunda Baca Kota Solo. Sudah menjadi kewajiban saya untuk terus memberikan semangat kepada orang lain tentang pentingnya membaca buku. Saya tidak ingin omdo - omong doang. Membaca buku selalu saya lakukan setiap hari sebagai bentuk komitmen terhadap diri sendiri agar kemampuan literasi semakin meningkat. Kemampuan berpikir semakin kritis sehingga lebih peka terhadap berbagai isu sosial.


Mengemban tugas sebagai Bunda Baca ini masih saya pegang sampai tahun 2022. Saya bersyukur akan hal ini, karena masih diberikan kepercayaan untuk melakukan banyak kegiatan literasi yang melibatkan kedinasan, sekolah maupun kampus. Di 2022 ini ada beberapa kegiatan yang saya hadiri, harapan yang besar di 2023 saya memiliki banyak kesempatan lagi untuk berkunjung ke berbagai sekolah di Indonesia. Ingin bara cinta membaca buku tetap ada di diri saya. Tidak bermanja dengan alasan kesibukan. Sebuah komitmen yang ingin selalu saya jaga. 


Safari Budaya Baca bersama Perpusda Surakarta


Auto Post Signature