Sopar Talk with Centro and The Body Shop "Discover Your Beauty"

Menikmati jumat sore ini, di penghujung November, saya dan Intan Febrizki melaju ke Paragon Hotel and Residences tepatnya di Red Sapphire untuk datang ke event Sopar Talk with Centro and The Body Shop bertajuk "Discover Your Beauty"


link berita : solopos.com


Seperti layaknya beauty class lainnya, dipermulaan kita dikenalkan dengan berbagai produk dari The Body Shop, seperti produk skin care,misalnya. Selanjutnya, para peserta dapat mengikuti secara langsung make up couching dari The Body Shop expert trainee. Kita bisa mencoba beberapa produk yang disediakan seperti toner, pelembab, serum, bedak, eyeliner,lipstic dan perlengkapan make up lainnya dipandu dengan tata cara bermake up yang benar.


taken from : solopos.com
Thanks for a Goody Bag


Carrousel 2nd Collection Fall/Winter 2012 Fashion Show - Eclair

My last 10 minutes on ...


Carrousel 2nd Collection Fall/Winter 2012 Fashion Show - Eclair



Fashion Show yang menampilkan 28 koleksi rancangan Suci Utami Apsari Sutardi, di gelar Minggu 25 November 2012 di Solo Bistro Restaurant. Pada acara ini, juga menghadirkan model androginy Indonesia Darell Ferhostan.

Darell Ferhostan












Bersama Suci Utami Apsari Sutardi
 Thanks for a  Goody Bag...





Clarissa Alvita, Sara Neyrhiza, Asri Annisa, intan Febrizki

Usaha Minim Modal dari Bangku Sekolahan

Saya adalah orang yang hobi belanja. Sepertinya tidak terlalu mengherankan ungkapan kejujuran tersebut, karena bisa dipastikan belanja menjadi sebuah ritual wajib bagi wanita.
Gambar diambil dari www.lindaprabowo.com

Tetapi ternyata hobi berbelanja saya, tidak didukung oleh modal yang cukup. Hobi saya ini muncul ketika saya masih duduk di bangku sekolah,dan praktis, uang saku saya per hari hanya 10.000 rupiah. Saya harus ekstra berhemat, untuk membeli sebuah tas, atau membeli beberapa produk perawatan kecantikan, karena saya juga tidak ingin meminta uang lebih pada orang tua.

Gambar diambil dari banknotesinfo.com

Penyakit doyan belanja ini, ternyata semakin bikin repot. Karena saya gampang “mupeng” ketika melihat barang yang menarik.

Otak saya berputar bagaimana caranya saya memiliki uang. Saya mencoba untuk browsing-browsing di internet, apa kiranya pekerjaan yang bisa dilakukan anak sekolahan. Hingga akhirnya, saya terfikir untuk menjual sesuatu.

Saya sadar betul bahwa saya tidak memiliki ketrampilan untuk membuat sesuatu yang kemudian dapat saya jual. Padahal di benak saya, saya ingin menjual asesoris kalung untuk mendapatkan uang. Akhirnya, keberuntunga membawa saya bertemu dengan seorang teman yang pandai membuat boneka yang terbuat dari kain flannel. Dia sangat terampil membentuk kain flannel yang diisi dakron menjadi boneka-boneka binatang yang lucu.

Properti awal yang saya gunakan untuk membuat kalung

Dengan modal yang minim, hasil berhemat tentunya, saya membeli beberapa boneka flannel buatan teman saya, 2 buah benang dan beberapa rantai kalung. Dengan ketrampilan yang ala kadarnya , saya menggabungkan boneka flannel tersebut dengan rantai kalung. Dan kemudian jadilah kalung yang “lumayan” unik.

Ternyata, kalung yang saya jual jual cukup menarik perhatian teman-teman sekolah saya. Dengan plastik pembungkus sederhana dan sebuah kartu ucapan mini, saya menjual kalung flannel dengan nama produk NEYZBOX tersebut dengan harga 12.000 rupiah.


Saat itu, banyak orang yang mulai menggunakan facebook. Internet bukan lagi sesuatu yang asing. Semakin banyak orang yang melek digital. Karenanya, melalui media internet ini memberikan kemudahan bagi saya untuk promosi dan memasarkan produk yang saya jual. Akhirnya saya juga menjual kalung flannel itu melalui facebook. Harapan saya, supaya teman-teman saya yang berada jauh disana, bisa ikut membeli.

Maka saya buatlah sebuah akun facebook untuk memasarkan produk yang saya jual. Ini adalah kali pertama saya memanfaatkan internet sebagai media berjualan. Saya membuat sebuah akun, melengkapi dengan berbagai data dan mengupload beberapa produk yang saya jual serta berinteraksi dengan para calon pembeli melalui kotak comment.



Tapi ternyata, bisnis saya ini tidak berlangsung lama. Akhirnya saya berada pada suatu titik kebosanan dan hanya bertahan selama 6 bulan, usaha saya ini berhenti.

Setelah beberapa waktu menikmati saat sibuk mahasiswa dan bekerja pada sebuah stasiun radio serta freelance suatu event organizer, dalam hati saya muncul kembali keinginan untuk berbisnis.
Berbekal pengalaman bergabung dalam berbagai kepanitaan saat sekolah dan kuliah, serta 2 tahun berkecimpung di dalam bidang event organizer, tahun 2011 saya akhirnya membuat sebuah event organizer untuk ulang tahun anak-anak dan event keluarga seperti khitan dan syukuran.

Beberapa postingan  promosi di salah satu portal berita di internet

Saya sangat beruntung dan sekali lagi bersyukur, saya hidup di era saat ini, era melek digital. Sekali klik kita bisa mendapatkan apa yang kita butuhkan dan kita inginkan. Termasuk modal usaha. Saya tidak butuh uang untuk start up usaha saya. Saya hanya butuh internet.

Usaha event organizer adalah usaha bidang jasa. Yang saya lakukan adalah membuat profil usaha yang menarik serta menjelaskan secara tekstual produk layanan jasa yang dapat kami penuhi. Tidak lupa saya menyertakan contact person saya agar calon pelanggan mudah menghubungi saya.

Blog yang saat ini masih saya gunakan
 
Kemudian saya membuat sebuah blog menggunakan domain gratisan blogspot. Saya upload seluruh data yang saya miliki. Termasuk gambar-gambar  pernak-pernik ulang tahun untuk menarik perhatian. Saya juga bergabung di beberapa forum portal berita dan forum jual beli. Agar semakin lengkap, saya juga membuat sebuah akun facebook untuk menyebarkan informasi sekaligus promosi.

      Terimakasih untuk axis yang menemani saya setiap hari ketika mengupdate seluruh informasi promosi event organizer saya. Kecepatan akses yang ditawarkan memudahkan pekerjaan saya


Akun Facebook Red Production
 
 Tidak membutuhkan waktu yang lama, saya mulai mendapat beberapa panggilan telpon calon pelanggan. Beberapa terjadi diskusi tawar menawar dan akhirnya deal untuk menggunakan jasa event organizer saya, Red Production, Birthday Party & Family Event. Bisnis saya masih berlangsung hingga saat ini dan tentu saja saya masih bergantung pada promosi via online.

Melek digital adalah hal yang wajib saat ini. Dengan melek digital, uang bukan lagi menjadi modal utama membuka suatu usaha. Selagi ada kemauan pasti ada jalan.



Karena Cinta : Home Concert Sekolah Musik Indonesia

Sekolah Musik Indonesia Solo Baru mengadakan home concert bertajuk "Karena Cinta" pada tanggal 13 November 2012 di Grand Atrium Solo Paragon Mall.





Koran Jitu Edisi 213 - Red Pro Solo - Bikin Anak Senang Rejeki Makin Lancar

Saya sebagai owner Red Production Birthday Party & Family Event mendapat kesempatan diwawancarai Koran Jitu, untuk sedikit bercerita mengenai seluk beluk dunia event organizer ulang tahun anak-anak. Dari mulai merancang konsep ulang tahun, hingga hal-hal menarik "yang berkesan" yang terjadi saat periapan maupun saat hari H. Untuk membaca liputannya, silakan membaca Koran Jitu Edisi 213 tanggal 9-15 November 2012 pada halaman 3,26 dan 27



halaman 3

halaman 26 dan 27

Berani Jujur, Hebat!! Saatnya Kamu Berteriak ANTI KORUPSI!!


Video ini diambil tanggal 19 desember 2011 di SMA N 4 Surakarta

Rangkaian kampanye antikorupsi yang dilaksanakan di penghujung 2011 lalu, yang digelar Lembaga Pengabdian Hukum (LPH) Yekti Angudi Piyadeging Hukum Indonesia (YAPHI) serta melibatkan Indonesia Corruption Watch (ICW), Transparansi Internasional Indonesia (TII), Uni Eropa (UE), Kedutaan Norwegia, United Nations Office on Drugs and Crime  (UNODC), dan United Nations Development Programme (UNDP).

Majalah CITA CINTA Edisi 23 - Generasi Gadget

GADGET!! Siapa sih yang nggak punya Gadget? Handphone,minimal. Bahkan memiliki lebih dari 1 gadget adalah hal yang SANGAT WAJAR saat ini. berbicara soal Gadget saya, ikutan curcol di 
Majalah CITA CINTA edisi no. 23/XIII 7-21 November 2012


                            ***
GENERASI GADGET
Ketika Smartphone Tak Lagi Cukup


Pernah bertanya-tanya, kenapa tas cewek zaman sekarang ukuran jumbo? Well, kalau ada razia tas, CC yakin deh, gasget sudah mengalahkan isi cosmetic pouch kita,hehehe. Smartphone minimal dua, satu tablet PC, notebook/laptop, musik player, plus charger masing-masing. Hmmm..nggak salah deh, bila motto hidup generasi sekarang adalah "tak bisa hidup tanpa gadget".


Pendukung Aktivitas

Hari gini, membawa gadget lebih dari tiga saat aktivitas sehari-hari adalah hal yang normal. Dulu mungkin ponsel GSM dan CDMA saja sudah cukup. Tapi, sekarang young professional seperti kita butuh perangkat pendukung yang mumpuni. Seperti diakui Sara Neyrhiza,22, yang sehari- hari selalu membawa enam gadget.

   "Bukan sombong, karena semua gadget itu membantu kegiatan saya, meski kadang merasa ribet juga.  Maklum, usaha event organizer yang saya geluti menuntut mobilitas," kata Sara Neyrhiza yang juga berprofesi sebagai penyiar dan dosen ini.

Di samping ponsel GSM yang menjadi alat komunikasi utama Sara menggunakan ponsel CDMA sebagai telepon kantor dan Blackberry (BB) untuk berhubungan dengan rekan dan klien. Diapun kerap menenteng tablet PC yang membantunya saat presentasi , notebook untuk menyusun materi perkuliahan, plus kamera buat dokumentasi di blog pribadinya, maupun untuk kebutuhan pekerjaan.

                        ***
Ingin membaca artikel ini lebih lengkap, silakan buka Majalah CITA CINTA edisi no. 23/XIII 7-21 November 2012 halaman 104


MOLAY : MILITARY UNIFORM di Workshop Wirausaha Muda Mandiri

Setelah sebelumnya saya mengikuti Workshop Wirausaha Muda Mandiri di Sheraton Hotel Jogjakarta, giliran tanggal 6 November 2012 Workshop Wirausaha Muda Mandiri diselenggarakan di Lantai 4 Gedung LPPM Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Pada workshop kali ini, hadir sebagai pembicara Arie S, finalis Wirausaha Muda Mandiri 2011 dengan produk usahanya MOLAY : Military Uniform dan Ketua Program Mahasiswa Wirausaha UGM, Ibnu Wahid Fakhrudin Aziz, S.T.P., M.T. 
Arie S

Saya belajar banyak dari kedua pembicara ini. Dari sosok Arie S, saya melihat sosoknya dengan jiwa wirausaha yang luar biasa. Dengan usia yang baru 22 tahun (sama seperti saya.OMG!) dia telah memiliki omset 55juta/ bulan dan memiliki 13 karyawan. Awalnya dia hanya menjual produk kacamata di kaskus yang dia beli dengan harga 25 ribu kemudian dijualnya dengan harga 55 ribu. Selanjutnya dengan modal dari laba menjual kacamata sebesar 280.000 dia mencoba membuat seragam militer dan menjahitkannya ke penjahit biasa. Dan kemudian dijualnya seharga 550.000 di internet. 

Ternyata, respon pasar cukup bagus dan pelanggannyapun bukan orang biasa, kini pasar mancanegara seperti Nigeria dan Italia juga Tim Gegana Indonesia-pun menggunakan produknya. Promosi penjualan yang dilakukan cukup sederhana, yakni lewat Fan Page Facebook.

CLICK HERE -> MOLAY MILITARY UNIFORM

Namun, satu hal yang patut diapresiasi dan menjadi contoh kita semua. Usaha yang digeluti sejak 2007 ini adalah implementasi dari sebuah passion seorang Arie terhadap dunia militer. Dia mampu membuat passion-nya menjadi suatu ide bisnis yang digeluti secara sungguh-sungguh.
Arie yang saat ini masih bergelut dengan skripsi ini, akan segera membuka sebuah outlet dan diharapkan omset penjualan bisnisnya mencapai 300 juta/ bulan.


Workshop Wirausaha Muda Mandiri - Sheraton Hotel Jogjakarta

Karena saya mengikuti Progran Mahasiswa Kewirausahaan di kampus, Universitas Sebelas Maret, saya beruntung mengikuti sebuah Workshop Wirausaha Muda Mandiri "Yang Muda Yang Menginspirasi"
5 November 2012 di Mataram Ballroom, Sheraton Hotel Jogjakarta.

Wirausaha Muda Mandiri merupakan salah satu kontribusi Bank Mandiri bagi pertumbuhan ekonomi bangsa Indonesia, yang diwujudkan secara berkesinambungan dan fokus pada generasi muda yang merupakan generasi penerus bangsa.

Berangkat dari Kota Solo dengan bus kampus tepat pukul 06.00, kami akhirnya sampai di Sheraton Hotel pukul 07.30. Setelah melakukan registrasi dan mengambil goody bag, saya  memanfaatkan waktu 1,5 jam untu coffee break sekaligus berfoto-ria bersama 25 orang mahasiswa UNS lainnya. 


Oh iya,,, acara ini diikuti oleh 13 Universitas di Jogja dan UNS dari Solo dengan total peserta 550 orang. Saya juga menyempatkan untuk mampir ke stand Para Pemenang Wirausaha Muda Mandiri 2011








Inilah beberapa pemenang Wirausaha Muda Mandiri 2011 dengan berbagai ide inovasi usaha yang berlian..







Acara yang dipandu Zivana Lethisha, Putri Indonesia 2008 ini, dibuka oleh penampilan Penta Boys yang dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.


Dan selanjutkan ada sekitar 4 sesi workshop yang menghadirkan.
1. Adri Subono, Owner Java Musikindo





2. Raden Ari Sudrajat, Founder & CEO PT. Braincode Solution


3. M. Andy Zaki, CEO PT. Technopreneur Indonesia dan Para pemenang Wirausaha Muda Mandiri 2011
4. Bong Chandra, Motivator Nasional


Setelah 4 sesi usai, dan para peserta terpuaskan dengan berbagai pengetahuan yang luar biasa mengenai dunia Entrepreneur, Bank Mandiri selaku penyelenggara acara kemudian  memberikan piagam secara simbolis kepada mahasiswa perwakilan tiap universitas.


Kemudian dilanjutkan dengan pembagian 20 handphone yang terdiri dari 14 Blackberry dan 6 Samsung Galaxy sebagai doorprize, dibantu oleh para personil The Changcuters yang mengambil nomor undian..Selamat ya buat yang beruntung..hehehe



Dan ini adalah acara penutup yang ditunggu-tunggu. Tria dan kawan-kawan sukses membuat semua peserta bergoyang dan bersemangat..
Hey!!!!! That was THE CHANGCUTERS...













Auto Post Signature