Cuma Pesan Tiket Pesawat ke Batam, dan Nikmati Pesona Pulau Eksotis ini

31.1.18
sumber:telunasresorts.com


Berlibur di sebuah pulau sepuasnya terkadang tidak seindah yang dibayangkan. Hal ini kerap terjadi karena wisatawan merasa tidak menyatu dengan alam yang ada di sekitarnya.

Namun, hanya dengan pesan tiket pesawat Jakarta Batam yang hanya berkisar di harga Rp 550.000, wisatawan yang berasa dari Ibukota kini bisa berlibur menuju sebuah pulau yang seakan-akan menjadi miliki pribadi. Pulau ini bernama Telunas, atau dikenal juga dengan sebutan Telunas Private Island.

Untuk mencapai tempat ini cukup mudah untuk dilakukan. Setelah memesan tiket pesawat Jakarta Batam, jangan lupa untuk memesan tiket perjalanan menyeberang ke  Pelabuhan Sekupang. Dari pelabuhan Sekupang, wisatawan akan melanjutkan perjalanan menuju Pulau Tunas kurang lebih 90 menit. 

Banyak yang menyebutkan tidak sembarang wisatawan bisa menginap dan bercengkrama di pulau yang cantik ini. 

Lalu, apa istimewanya Pulau Telunas ini?
1. Pulau yang sangat Eco-Friendly

Pulau Telunas bisa disebut sebagai tempat wisata yang ramah lingkingan atau Eco-Friendly. Salah satu buktinya adalah bahan-bahan bangunan yang dibuat untuk restoran dan vilanya.

Bahan-bahan bangunan yang didominasi oleh kayu-kayu yang berasal dari hutan Pulau Telunas dan Pulau Sugi yang berada tidak jauh dari Pulau Telunas.

Bahkan, untuk sampah, di Pulau Telunas terdapat sampah organik dan non-organik yang sengaja dipisah agar suasana sehat dan asri benar-benar terjaga di pulau ini.

Selain itu, semua hal-hal yang alami lainnya seperti keindahan laut serta hutannya memang benar-benar menjadi contoh pulau yang sehat bagi masyarakat atau wisatawan yang mengandalkan mencoba pulau yang segar.

sumber:telunasresorts.com

2.  Pantai yang menggoda

Keindahan lain dari Pulau Telunas adalah kecantikan pantainya. Betapa tidak, airnya memiliki pemandangan yang menyegarkan dengan warna tosca. Ditambah lagi, pasir putihnya seakan hanya akan membuat wisatawan ingin bermalas-malasan dalam waktu yang lama di bibir pantai, ditemani dengan pepohonan rindang. 

3. Villa mewahnya bikin nyaman

Dari pulau Telunas wisatawan bisa belajar, untuk menciptakan sebuah tempat tinggal atau tempat penginapan yang nyaman, tidak harus berbicara tentang kemewahan bahan-bahan pembuatan atau interiornya yang artsy.

Namun, Villa di pulau Telunas menghadirkan bahan-bahan alami seperti kayu yang berasal dari masyarakat sekitar dan juga Pulau Sugi. Indahnya lagi, Villa ini juga dibuat dengan posisi yang membuat siapa saja yang menginap betah berlama-lama karena langsung menghadap ke laut lepas.

sumber:telunasresorts.com
4. Berkemah di hutan Telunas

Tidak hanya keindahan pantainya saja yang ditawarkan oleh pulau ini. Telunas ternyata punya sebuah hutan cantik yang ditumbuhi dengan pohon-pohon menjulang tinggi. Selain itu, hutan ini aman untuk dijelajahi oleh siapa pun.

Hutan Telunas juga bisa digunakan sebagai tempat berkemah. Namun tentu saja, wisatawan harus membawa perlengkapan berkemahnya sendiri untuk menikmati kesejukan hutan Telunas.

5. Dermaga unik

Seperti halnya pantai pada ummumnya, pulau Telunas punya dermaga. Dermaga ini unik karena terdapat dua buah ujung yang menghadap langsung ke laut lepas, plus dilengkapi dengan sebuah gazebo yang dapat digunakan untuk bersantai atau berfoto.

Tidak jarang pula dermaga ini menjadi spot untuk foto pre-wedding karena bentuknya yang unik. Panorama dermaga di pulau Telunas ini menjadi terlihat lebih cantik jika dilihat dari ketinggian.

Dermaga ini terlihat seperti satu jalan yang kemudian dipecah menjadi bagian dua di ujungnya. Penasaran dengan dermaga di pulau Telunas? Makanya, buruan pesan tiket pesawat Jakarta Batam sekarang dan lanjutkan perjalanan ke pulau yang satu ini.

sumber:telunasresorts.com

6. Bisa olahraga dengan bebas

Satu lagi keunikan dari pulau Telunas adalah adanya beberapa fasilitas olahraga yang dapat dimaksimalkan oleh wisatawan yang datang. Setiap pengunjung atau wisatawan dapat bermain voli atau sepak bola, sebuah lapangan rumput yang cukup luas dan seringkali dijadikan sebagai tempat piknik.

CARA PESAN TIKET ONLINE, CARA PESAN TIKET DI TRAVELOKA, JALAN-JALAN DENGAN BIAYA MURAH, PESAN TIKET DI TRAVELOKA, TEMPAT WISATA YANG MURAH, PROMO PAKET PESAWAT MURAH

Dari Solo ke Lawang Sewu dengan Kendaraan Umum

29.1.18
Lawang Sewu masih menjadi destinasi wisata andalan Kota Semarang. Bagaimana tidak, berbagai situs traveling selalu merekomendasikan bangunann lawas ini untuk dikunjungi.


Sayapun salah seorang yang tergoda untuk mendatangani. Berbagai kisah horor yang mengiringi menjadi gimmick yang membuat penasaran.

Lawang Sewu dulunya adalah kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS yang dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Setelah masa kemerdekaan, bangunana ini digunakan sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) atau sekarang PT Kereta Api Indonesia. Selain itu, Lawang Sewu  juga pernah dipakai sebagai Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam IV/Diponegoro) dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Perhubungan Jawa Tengah. 

Ke Semarang Naik Kereta

Well, tulisan ini sengaja saya tulis, berdasarkan pengalaman ke Lawang Sewu beberapa waktu lalu. Kala itu saya ingin ke Semarang dengan naik kendaraan umum, untuk menghindari kemacetan jika membawa kendaraan pribadi.

Maka kereta api adalah mode transportasi yang saya pilih. Kereta yang tersedia yakni KA Kalijaga yang merupakan kereta api kelas ekonomi AC yang diberangkatkan dari stasiun Purwosari Solo ke Stasiun Poncol Semarang.

Menurut jadwal KA Kalijaga dijadwalkan berangkat setiap hari dari Stasiun Semarang Poncol pada pukul 08.40 WIB dan dijadwalkan tiba di Solo (Stasiun Purwosari) pada pukul 11.15 WIB.

Dari arah berlawanan, KA Kalijaga diberangkatkan dari Stasiun Purwosari Solo pada pukul 05.20 WIB hingga sampai di Stasiun Poncol Semarang 07.53 WIB. Dalam perjalanannya kereta ini akan Melaju dari Stasiun Purwosari Solo melewati Stasiun Balapan Solo, Stasiun Gundih, Stasiun Kedung jati, Stasiun Tawang Semarang, hingga tiba di Stasiun Poncol Semarang, begitu juga sebaliknya.

Harga tiketnya juga sangat terjangkau, yakni Rp 10.000,-/orang.

Model tempat duduk di gerbong kereta adalah tempat duduk berhadapan 2 kursi dengan 2 kursi. Semua penumpang duduk sesuai dengan nomer tempat duduk yang tertera pada tiket.

Dari Solo, akhirnya saya tiba di Stasiun Poncol tepat waktu. Selanjutnya, untuk sampai ke Lawang Sewu, saya sengaja untuk memilih transportasi umum lainnya. Saya berjalan kaki menuju Halte Bus Trans Semarang tidak jauh dari stasiun. Sayangnya tidak ada jalur khusus pedestrian yang membuat nyaman berjalan kaki di pinggir jalan.

Suasana di dalam Bus Trans Semaranag



Untuk sampai di Lawang Sewu, berdasarkan informasi dari mbak penjual tiket, saya sebaiknya memilih bus tujuan Balai Kota. Akhirnya sayapun membeli tiket bus seharga Rp 3.500,-/orang.

Hanya memakan waktu sekita 15 menit, saya sudah sampai di Halte Bus di Balaikota.

Saya melanjutkan berjalan kaki sekitar 700 meter dari halte bus terakhir. Jalan kaki ini kurang lebih memakan waktu sekitar 20 menit, sudah termasuk foto-foto di sudut city walk yang menurut saya menarik.

Sampailah di Lawang Sewu

Masuk ke Lawang Sewu, saya membeli tiket seharga Rp10.000,-/ orang.







Pertunjukan Musik

Lawang Sewu - dinamai demikian karena bangunan ini memiliki jumlah pintu yang sangat banyak

Seperti yang banyak orang tahu, bahwa bangunan Lawang Sewu ini betul-betul indah. Di bagian depan terdapat lokomotif kereta api yang langsung saja menjadi spot foto kesukaan.

Mengambil foto di luar ruangan tentu lebih direkomendasikan. Ya, jika hanya bermodal kamera handphone, gambar di dalam bangunan sulit untuk terdokumentasikan dengan baik.

Fasilitas di Lawang Sewu juga lengkap. Bukan hanya beberapa ruang khusus yang menyimpan berbagai dokumentasi sejarah Lawang Sewu, tetapi juga tersedia fasilitas umum seperti toilet dan food court yang terjaga kebersihannya.

Area outdoor yang terletak di tengah lokasi Lawang Sewu menjadi tempat kesukaan saya. Sembari duduk bersantai di kursi kayu, saya dapat menikmati pertunjukan musik dari para pemain perkusi yang menyajikan musik keroncong.

Itu tadi cerita perjalanan singkat saya dari Solo ke Lawang Sewu. Karena jadwal KA Kalijaga HANYA 1 kali dalam sehari, maka mau tidak mau saya harus menginap di Semarang dan pulang keesokan harinya. Kecuali jika ingin memilih pulang naik bis atau menggunakan kereta api lain dengan harga tiket yang lebih mahal.

Jika membutuhkan penginapan yang murah di dekat Lawang Sewu, saya punya rekomendasinya di  bawah ini ⬇️

Baca Juga : RedDoorz, Akomodasi Murah Dekat Lawang Sewu

Selamat dolan-dolan ya..


Dari Solo ke Lawang Sewu

Tiket Kereta Api Pulang Pergi 10.000 x 2 = Rp 20.000
Tiket Bus  Rp 3.500
Tiket Lawang Sewu Rp 10.000

TIKET KERETA MURAH, RUTE KE LAWANG SEWU, KERETA SOLO SEMARANG, JAM BUKA LAWANG SEWU, PAKET WISATA KE SEMARANG, LAWANG SEWU ADALAH, BANGUNAN KUNO DI SEMARANG, HARGA TIKET LAWANG SEWU

Laneige Multi Cleanser_EX, Face Wash Andalan Untuk Kulit Berminyak

24.1.18
Face wash adalah skin care wahid yang saya gunakan sejak masa pubertas. Aktivitas luar ruangan yang semakin banyak, membuat wajah menjadi terasa kotor dan berminyak. Face wash menjadi satu-satunya senjata untuk membersihkan wajah, kala itu. Dan terus saya gunakan hingga saat ini.

Petualangan mencoba berbagai face wash sudah terlewati. Saya punya satu poduk yang repurchase berkali-kali. Tetapi justru kali ini saya tidak mereview produk tersebut. Gara-garanya, saya sedang jatuh cinta dengan Laneige Multi Cleanser _ EX yang sudah saya pakai selama 1 bulan.


Laneige Multi Cleanser _ EX  ini adalah pembersih multifungsional yang mampu membersihkan wajah, menghapus make up sampai dengan mengangkat sel-sel kulit mati dipermukaan kulit.

Produk ini mengklaim memiliki 4 kelebihan, yaitu

- 4 fungsi sekaligus : pembersih, penghapus makeup, penghapus tabir surya, dan eksfoliasi.
- Busa padat mampu menghapus makeup secara sempurna, namun tetap segar.
- Bahan pembersih dari tumbuhan dan Papain enzymes, menghapus makeup secara sempurna.
-Mampu menghapus makeup base, seperti tabir surya, BB cream, foundation, juga makeup warna.

Meski cocok untuk semua tipe kulit, Laneige Multi Cleanser _ EX ini lebih direkomendasikan untuk pemilik kulit seperti saya yang berminyak atau kombinasi.

Packaging


Dari segi kemasan tidak ada yang istimewa. Bentuk tubenya yang sedikit bulky, hampir sama dengan face wash atau facial foam kebanyakan. Menurut saya, desain kemasannya berkesan sederhana. Informasi yang tertera di kemasan juga tidak berlebihan. Khas sekali dengan desain kemasan produk Laneige lainnya.

Tekstur dan Formula

Pembersih wajah ini memiliki busa pembersih yang ringan dengan micro scrub yang membersihkan hingga mendalam. Ketika diusapkan ke kulit wajah, juga tidak terasa kasar. Tetapi dengan adanya micro scrub tadi, saya tetap merekomendasikan untuk mengusapkannya perlahan di kulit wajah.

Wanginya juga biasa saja, tidak terlalu menyengat.


Laneige Multi Cleanser ini mengandung natural papain enzyme yang akan menghapus sel kulit mati dan minyak yang berlebih pada wajah, serta microcellulose bead yang membentuk partikel yang sangat kecil sehingga memudahkannya untuk membersihkan segala jenis kotoran pada wajah hanya dengan menggunakan air. Dan yang saya suka, face wash satu ini tidak memiliki banyak busa.


Performance

Saya memakai produk ini setiap hari, 1 hingga 2 kali pemakaian.  Meski memiliki fungsi untuk membersihkan make up sekaligus, tetapi saya tetap membutuhkan produk cleanser sebelum menggunakan produk ini.
The basic idea is to cleanse your face in a balance manner, without over-doing it- plumgoodnees.com
Rasa-rasanya saya belum percaya, bahwa ada produk yang bisa membersihkan wajah secara mendalam.  Jadi ketika wajah saya begitu kotor terkena polusi, keringat dan minyak, saya akan pakai dulu produk cleanser, baru kemudian disempurkan dengan Laneige Multi Cleanser ini.

Yang saya suka dari Laneige Multi Cleanser, dia membantu membersihkan komedo di wajah saya. Jadi, setelah pakai produk ini komedo jadi lebih mudah dibersihkan ketika diusap dengan kapas atau handuk yang lembut.


Efek instan yang terasa adalah wajah jadi lebih lembut, sama seperti face wash lainnya. Jika beberapa orang merasa bahwa Laneige Multi Cleanser ini membuat kulit menjadi lebih kering dan terasa tertarik, entah mengapa saya "malah" suka dengan efek kering "kesat" setelah memakainya. Ada sugesti bahwa produk ini membersihkan dengan sempurna. Tapi ini jelas preferensi pribadi ya..

Apakah Laneige Multi Cleanser membuat kulit tampak lebih cerah?

Selama sebulan pemakaian, saya tidak melihat ada perubahan dalam tone kecerahan wajah saya. Tetapi yang pasti, untuk kulit saya yang sensitif Laneige Multi Cleanser tidak membuat wajah saya jadi iritasi. Jadi bersyukur masih bisa terus memakai produk ini.

Product's Verdict

Sejak memakai Laneige BB Cushion, saya memang suka dengan merek asal Korea itu. Jadi ketika Laneige Multi Cleanser cocok di kulit, saya semakin tergoda untuk mencoba produk Laneige lainnya.

Tetapi memang, brands satu ini lumayan pricey ya. Untuk Laneige Multi Cleanser ukuran 100ml harganya sekitar Rp 270.000,-. Saya membelinya di Laneige official store di Lazada, karena di Solo tidak ada counter resminya. Kecuali saat event beauty fair di mall-mall.


Apakah repurchase? IYA, saya suka dengan produk ini. Dan bakal jadi andalan terus.

Teman saya Mia, juga punya produk face wash andalan lho. Coba cari tahu di sini


Artikel ini adalah bagian dari BEAUTY POST COLLABORATION yang diselenggarakan oleh Komunitas Beauty Blogger & Vlogger.

PRODUK LANEIGE YANG BAGUS, KOSMETIK YANG BAGUS, FACIAL WASH UNTUK KULIT BERMINYAK, KOSMETIK YANG BAGUS DAN MURAH, LENAIGE DARI KOREA, FASH WASH UNTUK KULIT KERING, JUAL LANEIGE MURAH

Review Neutrogena Sunscreen SPF 50 (PA+++)

13.1.18
Saya masih rajin membaca blog para Beauty Blogger dalam dan luar negeri. Dan salah satu postingan favorite yakni skin routine yang mereka lakukan. Salah satu pernyataan seragam dari para beauty expert tersebut adalah mengenai penggunaan sunscreen. Ya, semua mengatakan bahwa penggunaan sunscreen/ sunblock itu maha penting. 


Memang efeknya tidak langsung terasa. Namun, menggunakan suncreen terutama ketika di luar ruangan akan memproteksi kulit dari paparan sinar matahari yang jahat. Seperti yang kita ketahui, bahwa sinar UVA dan UVB memberikan dampak pada kerusakan kulit. Salah satunya, membuat kulit mudah teriritasi, kusam bahkan menyebabkan penuan dini. Siapa coba yang ngga takut.
High doses of UV radiation kill most of the skin cells in the upper skin layer, and cells that are not killed get damaged. In its mildest form, sunburn consists of a reddening of the skin called erythema. This appears shortly after UV radiation exposure and reaches a maximum intensity between 8 and 24 hours. It then fades over the course of a few days. However, a strong sunburn may cause the skin to blister and peel, which is not only painful but also leaves the very white and new skin underneath unprotected and even more prone to UV damage. (www.who.int)

Awalnya, saya cuma pakai moisturizer yang ada kandungan SPFnya. Tapi ternyata, itu belum cukup, dan tetap harus menggunakan tabir surya. Setelah memakai sunscreen pun kita nggak bisa juga sembarangan, berpanas-panasan di siang yang terik. Kandungan SPF yang rendah juga mengharuskan kita rajin mengaplikasikannya berulang-ulang.

Akhirnya, mau tidak mau saya ikut terpengaruh juga mulai rajin memakai sunscreen

Tetapi mencari sunscreen yang cocok ternyata tidak mudah. Apalagi kulit saya cenderung beminyak. Penggunaan sunscreen sering kali membuat wajah saya semakin terlihat berminyak.

Belum lagi, kandungan kimia pada sunscreen juga rentan bagi pemilik kulit sensitif. Jadi tidak heran, kalau saya harus trial error mencoba beberapa sunscreen hingga akhirnya menemukan sunscreen yang cocok suntuk kulit berminyak sekaligus untuk kulit sensitif.
Dan produk terakhir yang sukses bikin saya happy adalah Neutrogena Ultra Sheer Dry-touch Sunscreen SPF 50 (PA+++)


Packaging

Neutrogena ini berbentuk tube yang lumayan besar dan sedikit bulky, menurut saya. Jadi secara kemasan  dia mirip banget dengan facial foam. Tapi lumayan jugalah, kalau isinya ternyata banyak jadi bisa lebih awet dalam menggunakannya.

Tekstur dan Formula

Neutrogena ini memiliki tekstur yang lumayan pekat dengan warna putih susu. Meski begitu, ternyata ketika diaplikasikan ke wajah, sunscreen ini cepat sekali meresap dikulit dan terasa ringan.


Untuk efek oilynya bisa dibilang nggak terlalu kelihatan. Biasanya langsung saya tumpuk di atasnya BB Cushion dan setting powder. Sampai dengan 2 jam wajah masih bebas kilap (kecuali kalau memang lagi panas-panasan)

Neutrogena Sunscreen ini masuk dalam golongan chemical sunscreen. Seperti yang kamu tahu, chemical suncreen memiliki UV filter kimia yang meresap ke kulit. Kandungan ini kemudian menyerap sinar matahari -melalui serangkaian reaksi kimia- mengubahnya menjadi panas dan memantulkannya kembali ke atmosfer

Informasi ingredients di belakang kemasan
Baca Juga : Sunscreen dari H2 Health & Happiness

Performance

Pertama kali mencium baunya, saya langsung jatuh cinta. Sunscreen ini punya wangi seperti facial foam juga. Tapi tenang, buat yang nggak suka produk dengan pewangi, setelah diaplikasikan ke kulit wanginya tidak akan tercium lagi.

Pertama di oleskan ke kulit, dia akan telihat putih beberapa saat. Namun, akan segera hilang karena meresap cepat ke kulit.

Yang saya suka dari Neutrogena sunscreen ini yakni dia waterproof dan sweatproof. Jadi, lumayan aman, tanpa harus sering-sering mengulang mengaplikasikan ke wajah.

Seperti chemnical sunscren kebanyakan, sebaiknya aplikasikan sunscreen ini 15-30 sebelum terpapar sinar matahari. Dan selanjutnya bisa diaplikasikan ulang tiap 2-3 jam.

Sejauh ini, Neutrogena Sunscreen ini adalah yang terbaik yang pernah saya pakai. Apalagi untuk kulit saya sensitif, produk ini tidak menimbulkan iritasi sama sekali.

Product's verdict

+ Ringan, tidak lengket, tidak bikin oily
+ Tidak menimbulkan iritasi kulit
+ Harga masih cukup terjangkau. Saya beli Rp 200.000,-
+ Bisa dipakai untuk wajah dan tubuh

- Susah mendapatkannya.  Saya beli di tokopedia, itupun susah mendapatkan produk yang ready stock.

Repurchase? YES! Ini Sunscreen terbaik yang sudah saya temukan.

Itu tadi Review Neutrogena Sunscreen SPF 50 (PA++) berdasarkan pengalaman saya.  Meski mencarinya cukup susah, tapi buat saya nggak masalah karena hasilnya memang bagus dan pastinya Neutrogena adalah sunscreen yang tidak bikin breakout. Selamat mencoba!

Jogja Cushy Cheese dari Ria Ricis

6.1.18
The Secret Ingredient is always CHEESE
Saya suka sekali segala sesuatu tentang keju. Tidak perlu heran jika saya lebih memilih mengunyah keju cheddar dari pada sepotong coklat. Keju yang lumer di mulut adalah hal yang tidak bisa saya tolak. Kamu suka keju juga? Say Cheese...


Kemarin saya sedang ingin memakan Japanese Cheese Cake, sponge cake yang lembut dan halus di lidah. Biasanya, saya harus order dulu sekitar 1 minggu untuk menikmati Japanese Cheese Cake di toko roti langganan, karena tidak ada yang ready stock.

Nah, tiba-tiba saja, ada salah seorang teman yang membuka jasa titip beli roti kekinian karena dia sedang ada di Jogja. Tidak ragu, sekalian saja saya titip beli Japanese Cheese Cake ala Ria Ricis yang outletnya ada di Jogja juga namanya
Jogja Cushy Cheese.

Apa  Jogja Cushy Cheese ? 
( baca :  Ku:Shi Cheese)

Setelah hadir Surabaya Patata hasil kolaborasi dengan kakaknya Oki Setiana Dewi, kini Ria Ricis juga punya Jogja Cushy Cheese.  Cake Ria Ricis ini praktis menambah daftar cake artis di Kota Gudeg menyusul Dude Harlino dengan Jogja Scrummy, Zaskia Adya Mecca dengan Mamahke Jogja, dan juga Syahrini yang menawarkan Bakpia Princess Cake.

Selebgram dan youtuber yang demen banget dengan mainan Squishy ini memang sengaja membawa tren Japanese Cake ke masyarakat Jogja, dan sekaligus menjadi diferensiasi dengan cake lain yang sudah ada.

Jogja Cushy Cheese yang mengsusung tagline "Manisnya Kebaikan" ini punya beberapa varian rasa seperti, 

Bluberia (bluberi) ✔️
CarameloNut (kacang karamel) ✔️
Ohricis (original) ✔️
Cokelet (coklat) ✔️
Ria Miss U (tiramizu) ✔️
Cas Cheese Cus (keju) ✔️


Dari 6 varian di atas, saya baru coba varian Cas Cheese Cus (Keju). Meski namanya Jogja Cushy Cheese, varian yang saya makan ini memang rasa kejunya lebih dominan. 

Seperti apa reviewnya?

Di bawah ini ⬇️

Jogja Cushy Cheese ini bentuknya persegi panjang. Cake ini dibungkus dengan box terbuat dari cardboard tebal. Wadahnya ini sebenarnya lumayan slim, jika dibandingkan dengan cake lain yang punya box berbentuk persegi. Jadi, mungkin bisa lebih comfortable ketika dibawa jika pada box ini ada pegangannya juga sehingga gampang ditenteng tanpa dimasukkan ke dalam plastik.



Dibagian box ada beberapa informasi yang tertulis di sana. Seperti nama varian, komposisi, daftar social media, dan juga alamat outlet.

Cas Cheese Cus

Kalau diperhatikan cake ini punya empat layer. Bagian paling bawah ada lapisan tipis (saya kurang tau namanya apa) seperti butter tapi lebih bertekstur. Agak mirip crust tapi lebih lembut. Untuk rasanya, saya mengecap rasa keju, sedikit mix dengan kacang. Gurih tapi ada manisnya juga.


Dibagian atasnya adalah lapisan paling dominan yakni  sponge cakenya. Lembut sih, tapi sejujurnya tidak selembutnya  yang saya bayangkan. Karena saya sudah sering membeli Japanese Cake lainnya, Cas Cheese Cus ini punya standar kelembuatan yang biasa aja. Meski begitu, rasa kejunya lumayan terasa.

Lapisan ketiga adalah cream yang menyatu dengan crust dan topping teratas yaitu parutan keju yang melimpah. Yup, keju bagian atas memang lumayan banyak. Jadi ketika kita gigit mulai dari lapisan teratas hingga yang paling bawah, barulah rasanya sempurna. 


Cerita di balik foto : Cake ini datangnya malam hari sekitar jam 19.00. Pengennya memfoto cake ini waktu pagi, keesokan harinya. Tapi apa daya, si kecil udah nggak sabar pengen nyobain. Akhirnya, difoto dengan pencahayaan yang terbatas :)

Jika dari rasa Cas Cheese Cus ini memang tidak terlalu manis. Tapi, hampir mirip dengan cake kekinian lainnya, ketika memakan 1 slice saja udah terasa eneg dan kenyang.

Suka nggak?

Suka..Semua tentang keju kan saya suka. Mungkin akan lebih obyektif lagi seandainya saya bisa merasakan varian lainnya sebagai pembanding.

Cake ini tahan lumayan lama. Sekitar 4 hari setelah tanggal pembelian. Expired Date tertera pada kemasan.

Harga ?

Untuk urusan harga tidak terlalu berbeda dengan cake lainnya. Varian Original harganya Rp 48.000,-, untuk varian lainnya Rp 58.000,-

Tertarik Membeli Lagi?

Lumayan tertarik. Kadang memang muncul rasa kangen makan cake "agak" mahal gini. Apalagi kalau kita memang penggemar berat keju. Selain itu, cake artis seperti ini memang paling layak untuk dijadikan oleh-oleh. Jadi, buat yang main ke Jogja, bertambah satu lagi pilihan buah tangannya.


Jogja Cushy Cheese
Jl. Ipda Tut Harsono / Jl. Timoho No. 56 Yogyakarta

Instagram : @chusyjogja

Es Poconk Balekambang Solo, Minum Es Sambil Makan Seafood

2.1.18
"Nama adalah hanya sebuah nama. Apalah arti sebuah nama". Sebuah ujaran yang sering kita dengar. Seolah "nama" hanya sebagai panggilan selintas yang lewat tak sengaja dalam pikiran kemudian terucapkan.

Namun, tidak ada nama yang "hanya sebuah kata". Orang akan begitu sibuk memilih nama. Mengulik berbagai referensi untuk menemukan satu kata yang pas merepresentasikan suatu hal yang betul-betul berarti. Nama adalah suatu hal yang berharga.

Maka bukan menjadi hal yang mustahil, bahwa butuh perenungan mendalam hingga menemukan suata nama yang pas, yang dianggapnya terbaik.

Lantas apa yang kemudian terbersit dari nama Poconk. Apakah akan langsung terbayang buntelan kain warna putih yang katanya berjalan dengan melompat menembus kegelapan malam? Ya, orang Jawa menyebutnya dengan "pocongan", berupa makhluk tertutup kain kafan.

Tulisan ini tidak akan mengangkat urban legend Tanah Jawa. Cerita pengalaman ini akan membawa kesegaran dalam derita dahaga atau obat dari rasa suntuk yang menerpa.


Es Poconk. Bagi anak muda Solo, nama Es Poconk cukup melenggenda. Tapi beberapa tahun belakangan, suaranya hanya terdengar sayup-sayup. Mungkin tergantikan dengan kafe-kafe kekinian.

Memilih nama Es Poconk, tentu bukan sembarangan. Toh, mereka yang mendengar langsung terbawa penasaran. Es Poconk becomes associated with a level of credibility, quality, and satisfaction in the consumer's mind.

Sekitar 5 tahun yang lalu, terakhir kali saya menikmati Es Poconk, lapaknya masih berada di emperan city walk Jalan Slamet Riyadi. Meski lokasinya strategis dan selalu didatangi gerembolan remaja yang ingin menyegarkan siang hari yang panas, tapi tempat ini memang bukanlah area berjualan. Sehingga kemudia Es Poconk pindah ke sebuah ruko.

Perjalanan saya ke Balekambang tepat di hari pertama tahun 2018, membawa saya kembali untuk menikmati Es Poconk. Namanya terasa begitu familiar diingatan saya. Hingga hanya butuh sepersekian detik, untuk memutuskan melangkahkan kaki masuk ke tempat makan ini.



Apa itu Es Poconk?

Es Poconk adalah tempat yang menjual minuman bernama Es Poconk juga. Tidak butuh waktu lama untuk menerka, ketika sajian Es Poconk ini ada di depan mata, bayangan akan cita rasa es buah langsung memenuhi kerongkongan. Semua itu dikarenakan sirupnya yang berwarna merah jambu.

Bukan Es Buah tentu saja.

Tengok saja komposisi dari Es Poconk ini yang terlihat begitu bervariasi.

Jelly ✔️
Bubur Sum-Sum ✔️
Mutiara ✔️
Mochi ✔️
Nata de Coco ✔️
Melon ✔️
Nangka ✔️
Sirup ✔️
Es Serut ✔️

Siapa yang menyangka bahwa dari sebuah minuman es, akan hadir rasa gurih. Bubur sum-sum yang terbuat dari tepung beras inilah yang menjadi idola. Diferensiasi rasa yang langsung membuat jatuh cinta.

Tak cukup dikejutkan begitu saja, rasa happy menghinggapi manakala gigi menggigit kenyalnya Mochi, kue Jepang yang terbuat dari beras ketan, ditumbuk sehingga lembut dan lengket, kemudian dibentuk menjadi bulat.

Nikmat! Tidak ada rasa sungkan. Toh, semangkuk Es Poconk ini hanya 9000 rupiah. Silakan tambah, selagi belum pulang.

Es Poconk Oreo
Es Poconk Original
Es Poconk Coco Crunch
Es Poconk ini juga memiliki varian topping seperti Jelly, Oreo dan Choco Crunch. Semuanya dengan harga tetap di 9.000 rupiah.

Jika apa yang saya sampaikan tidak cukup menggoda, beberapa hal menarik ini mungkin akan membawa langkah kaki segera menuju ke Es Poconk.

1. Punya tempat yang asyik dan kekinian

Selain lokasinya berada di tengah kota dan mudah diakses dengan berbagai mode transportasi, ketika sampai di Es Poconk ini kita dapat melihat gambar-gambar ilustrasi di sepanjang tembok ruangan. 

Tembok yang penuh gambar menjadi sudut favorite untuk mengabadikan gambar. Tidak perlu heran jika banyak pengunjung yang menggunakan tembok ini sebagai latar swafoto.





Tempatnya  terbagi menjadi 2, bagian atas dan bawah. Ada banyak meja dan kursi sehingga nyaman didatangi bersama banyak teman dan keluarga.

Sembari makan cobalah tengok melalui kaca hamparan lokasi pembudidayaan ikan . Ya, Es Poconk ini sekaligus menjadi outlet pemasaran olahan ikan di Kota Solo.

2. Menu seafood dengan harga murah........

Jika dulu Es Poconk ini hanya menjual es, tetapi sekarang mereka juga menjual berbagai macam olahan seafood. Harganyapun sangat bersahabat. Seporsi olahan kerang hijau yang dibumbui dengan bawang bombai dan cabai ini dihargai hanya dengan Rp.12.000,-

Rasanya juga enak. Bumbunya merasuk sempurna.

Kerang Hijau RP 12.000,-

Otak-Otak Tuna Rp 10.000,-
Menu-menu lain juga tersedia mulai dari lele, bawal, nila, udang, ayam, telur , tempe, steak, sayur dan beraneka macam sambal.

Es Poconk ini bukan cuma menyajikan pilihan es, milkshake dan juice, tetapi juga menghadirkan pilihan sea food dan lauk pauk seperti warung penyetan.

3. Free air putih dan nasi putih sepuasnya

Begitu datang ke tempat ini, saya langsung ditawari segelas air putih gratis. Sungguh sebuah kesadaran dan kebijaksanaan, menyadari bahwa air putih adalah penetral terbaik ketika rasa manis memenuhi mulut dan kerongkongan.

Bonus nasi sepuasnya ini juga tidak akan ditolak. Makan saja sekenyangnya, tapi lebih baik sewajarnya.

4. Ada Sop Ikan Hiu

Salah satu menu unggulan di Es Poconk ini adalah Sop Ikan Hiu. Tenang saja, ini bukan ikan hiu yang dikonservasi oleh pemerintah, tetapi baby hiu yang memang dibudidayakan untuk konsumsi.

Hanganya juga murah cuma Rp 15.000/porsi

5. Langsung belanja oleh-oleh

Jika sudah kenyang makan di tempat, kita juga bisa membeli oleh-oleh di sini.

Ada 2 jenis oleh-oleh, yaitu berbagai olahan kering, dan makanan beku seperti bakso, sosis, dan otak-otak. Harganya juga murah. Per bungkus mulai dari Rp 7.500,-


Sayapun mengakui bahwa bakso tuna seharga 7.500 rupiah yang saya beli rasanya sangat enak. Juga tidak berbahan pengawet.


Es Poconk, tentu namanya tidak akan menjadi hal yang menakutkan. Silakan didatangi.  Tiga cabang juga telah hadir yakni di Mojosongo, Klaten dan Solo. Untuk lokasi di Balekambang Solo ini baru saja diresmikan tanggal 8 Desember 2017 kemarin.

Spot favorite untuk berfoto
Es Poconk

Jalan Balekambang No 5 Manahan Solo
Buka Pukul 10.00-22.00
Akun Instagram @espoconk


Auto Post Signature