#UNINSTALLKHAWATIR dengan Fitur Terbaru GOJEK

29.4.19
NAIK GOJEK DENGAN AMAN

Matahari sedang terik-teriknya. Saya berdiri di pinggir jalan sambil mengamati handphone di tangan. "Nungguin GOJEK ya, Bu?" Salah seorang mahasiswa saya yang kebetulan lewat menyapa. Saya mengangguk, mengiyakan.

Sudah banyak mahasiswa dan rekan di kampus yang tahu bahwa hampir setiap hari saat berangkat dan pulang ke kantor saya memilih naik GOJEK, dari pada membawa kendaraan sendiri. Bagaimana tidak, jarak rumah ke kantor setiap harinya harus saya tempuh sejauh 13 km.

Jarak itu tidak seberapa. Hanya saja, saya harus melewati area yang penuh kemacetan. Belum lagi harus ketemu berkali-kali traffic light dan juga perlintasan kereta api yang sering menjadi titik kepadatan. Sehingga untuk sekali tempuh perjalanan, saya butuh waktu 45 menit. Jika bersamaan dengan jam anak berangkat sekolah atau pulang kantor, waktu tempuh bisa lebih lama. Setiap hari seperti ini terus, saya bisa stres di perjalanan ke kantor.


Naik GO-RIDE tanpa STRESS

Ketika saya memilih untuk bekerja di luar rumah, suami saya berpesan "Kamu boleh kerja, tapi enggak boleh melewatkan pekerjaan rumah." Jadi meski sibuk bekerja di kantor, saya harus saving cukup energi untuk menangani semua pekerjaan rumah. Mulai dari menyapu, mengepel, mengurus anak dan suami dan segala aktivitas mencuci.

Itu kenapa saya enggak mau waktu saya terbuang habis di jalanan. Atau merasa kelelahan akibat berkendara dan menghadapi kemacetan. Saya lebih memilih duduk santai di belakang abang GOJEK dan menikmati perjalanan dengan memanfaat layanan GO-RIDE di GOJEK.

GO-RIDE jelas mempermudah saya. Jalanan yang macet tetap bisa membuat motor leluasa bergerak. Motor bisa melaju dengan lancar, saya bisa sampai kantor dengan tepat waktu.

Kalau hujan sedang turun, saya tinggal pilih GO-CAR. Saya bisa duduk manis di bangku belakang, sambil menyelesaikan pekerjaan. Saya ingin hidup setiap harinya lebih menyenangkan. Tanpa harus terbebani dengan aktivitas berangkat dan pulang kantor yang melelahkan. Sekarang saya bisa memilih alternatif transportasi yang membuat hidup lebih efisien. Apalagi tarif GOJEK terhitung terjangkau. Masih masuk dalam hitungan anggaran transportasi saya tiap bulan.

MEMILIH GOCAR DENGAN NYAMAN
Nyaman berada di dalam GO-CAR


Selalu #UNINSTALLKHAWATIR Pergi ke Mana Saja dengan GOJEK

Selain pergi ke kantor dan pesan makanan, saya juga memilih GOJEK untuk mengantarkan saya ketika datang ke suatu event. Mau pergi saat subuh atau malam hari, saya nggak khawatir naik GOJEK. Saya sih percaya GOJEK selalu berupaya meningkatkan kualitas bagi para pengguna. Selain itu GOJEK juga proaktif untuk mengedukasi para mitra GOJEK agar pelayanan mereka semakin baik.

GOJEK siap menjadi aplikasi yang bisa diandalkan penggunanya. Apalagi sekarang ada beberapa fitur baru yang membuat aktivitas berkendara bersama GOJEK semakin aman dan nyaman.

1. Driver Jempolan GOJEK


Seperti yang saya bilang, kalau banyak driver GOJEK yang memberikan pelayanan prima. Ternyata jauh sebelum resmi menjadi mitra GOJEK para calon driver harus melalui proses rekrutmen yang ketat. Untuk memilih mitra yang terbaik, ada beberapa fasilitas yang disiapkan oleh GOJEK, antara lain :

GOJEK menyediakan modul pelatihan untuk setiap driver, yang berisikan informasi mengenai cara menggunakan aplikasi pengarah jalan, cara merawat kondisi kendaraan, patuh pada peraturan lalu lintas, dan cara memberikan pelayanan yang baik.

Pelatihan untuk driver juga dilakukan GOJEK bekerja sama dengan Rifat Drive Labs. Program RDL GOJEK diinisiasi oleh Rifat Sungkar, Duta Keselamatan Berkendara. Ternyata, dalam waktu 4 tahun terakhir, lebih dari 300 ribu mitra pengendara GOJEK di 20 kota di Indonesia yang tergabung dalam program ini.

Program pelatihan driver GOJEK ini masih terus berjalan dan diikuti sekitar 10 ribu mitra driver setiap bulannya. Program ini memberikan edukasi mengenai: Pengetahuan tentang tanggung jawab, kesabaran, dan empati, defensive riding,  keselamatan berkendara, pre trip inspection, dan sesi praktek.

Selain itu, GOJEK memberikan edukasi kepada mitra driver melalui #TrikNgetrip. Ini merupakan sebuah program edukasi yang menyampaikan pesan, dengan cara yang menyenangkan, untuk para mitra driver dalam memberikan pelayanan terbaik dan tips dalam berkendara serta perjalanan.

Selain edukasi lewat #TrikNgetrip, GOJEK menyelenggarakan serangkaian workshop sebagai upaya meningkatkan keterampilan mitra driver melalui Bengkel Belajar Mitra. Program ini rutin diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia dengan menggandeng para profesional di bidangnya masing-masing untuk memberi pembekalan kepada driver GOJEK dalam meningkatkan layanan dan mengasah pengetahuan di bidang lainnya.

Bukan cuma pelatihan dan edukasi yang menjadi perhatian GOJEK terhadap para mitra driver. GOJEK juga memberikan penghargaan DRIVER JEMPOLAN. Penghargaan ini adalah apresiasi untuk para mitra driver yang telah memberikan pelayanan prima dan kontribusi positifnya dalam masyarakat. Kamu bisa melihat penghargaan ini berupa pin pada jaket driver GOJEK.


2. Bagikan Perjalanan

BAGIKAN PERJALANAN DI APLIKASI GOJEK
Klik gambar, untuk menuju pilihan menu Bagikan Perjalanan
Kalau saya pulang event malam-malam, atau berangkat ke stasiun atau ke bandara saat subuh karena harus ke luar kota, sekarang saya enggak perlu khawatir lagi. Ada fitur baru GOJEK yang memungkinkan pengguna membagikan tautan kepada keluarga atau kerabat melalui Whatsapp, LINE, SMS, atau aplikasi bertukar pesan lainnya.

BAGIKAN PERJALANAN GOJEK

Nah, tautan yang dibagikan berisi informasi berupa: titik Pickup dan Drop off, informasi pengendara secara detail (Nama, nomor & jenis kendaraan dan nomor pemesanan), live location (lokasi saya sekarang) .

Suami saya di rumah jadi bisa memantau perjalanan saya. Sehingga beliau merasa lebih aman ketika saya pergi dengan GOJEK karena tahu lokasi saya.

Fitur ini sudah berlaku di seluruh area di Indonesia baik untuk GO-CAR dan GO-RIDE


3. Tombol Darurat

CARA PAKAI TOMBOL DARURAT DI APLIKASI GOJEK


Agar sebagai pengguna GOJEK saya merasa nyaman dan aman, GOJEK juga memiliki fitur baru bernama Tombol Darurat. Pengguna GO-CAR bisa memanfaatkan fitur ini jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kecelakan atau tindak kriminal. Tenang saja, Tombol Darurat pada aplikasi akan langsung terhubung pada Unit Darurat GOJEK yang siap melayani 24 jam/ 7 hari.

Kita tungguin ya, fitur ini ada di GO-RIDE juga. Tapi semoga kita enggak pernah pakai fitur ini ya dan selalu aman di perjalanan.


4. Asuransi GO-RIDE

Alhamdulillah, semakin yakin untuk #UninstallKhawatir karena ada Asuransi penumpang GO-RIDE. Selain ada driver jempolan dengan kualitas driver yang mumpuni, penumpang juga mendapat perlindungan dalam perjalanannya.

Oiya, asuransi penumpang GO-RIDE ini otomatis aktif,   berlaku di seluruh area di Indonesia untuk layanan GO-RIDE, dari waktu penjemputan hingga tiba di tujuan.

Ini semua adalah bentuk nyata GOJEK dalam memberikan rasa keamanan (melindungi dari tindak pencurian, misalnya), kenyamanan, hingga memastikan bahwa penumpang telah terlindungi sampai dengan tempat tujuan.

Saya semakin percaya bahwa GOJEK selalu berupaya meningkatkan kualitas pelayanannya untuk pelanggan. Sebagai pelanggan setia, sayapun #UninstallKhawatir untuk memakai berbagai fitur yang ada di aplikasi GOJEK untuk membuat kebutuhan sehari-hari saya lebih mudah.

Jangan lupa ya untuk update aplikasi GOJEK ke versi terbaru. Agar fitur Bagikan Perjalanan dan Tombol Darurat tersedia dan dapat kamu akses di aplikasi. Jadi, sudah waktunya pakai GOJEK kan...

See you on the next blogpost.





Thank you, 


Review Sunscreen Biore Aqua Rich Watery Essence SPF 50+/ PA++++

26.4.19
BIORE AQUA RICH SUNSCREEN


Kenapa ya dunia terasa makin panas?

Bukan hanya karena lapisan ozon yang kian menipis, tapi juga karena kita tinggal di Indonesia. Tinggal di daerah tropis  membuat intensitas terpapar sinar matahari cukup tinggi. Apalagi sekarang perbedaan musim tidak terlihat signifikan. Bisa saja musim hujan malah panas banget. Dan musim kemarau eh kok malah datang hujan. Nah, lo...

Jujur nih, saya ngerasa banget sekarang kulit wajah gampang kusam. Apalagi karena sering mobile di jam-jam yang memang sinar matahari sedang terik-teriknya. Karena macet yang lumayan jadi stresor, makanya untuk berangkat ngantor saya sering memilih naik motor atau ojek online. Makin merasakan tuh panasnya matahari menyapu kulit.

Kalau para beauty guru yang sering memberi skincare review bilang, kita punya satu perlindungan yang nggak boleh ketinggalan. Mau berangkat naik mobil, mau di dalam kantor seharian dari pagi sampai sore, kita tetep butuh proteksi dari sinar matahari yang jahat. 

Eh, bukannya sinar matahari membantu pembentukan vitamin D? Bener, cuma jam berapa dulu. Kalau di atas jam 9 pagi udah nggak membantu lagi. Justru bisa berbahaya untuk kesehatan kulit. So, wajib banget buat saya dan kamu untuk melindungi kulit especially kulit wajah dengan mengggunakan sunscreen.

Cari Tahu Dulu Perbedaan UVA dan UVB


Karena masih banyak orang penasaran kenapa matahari bisa jahat, yuk kenali sinar radiasi yang dimiliki sinar matahari.

Jadi, secara umum sinar matahari punya 3 jenis sinar radiasi yang dibagi berdasarkan panjang gelombangnya, yakni sinar Ultra Violet A (UVA) dengan gelombang panjang, sinar Ultra Violet B (UVB) dengan gelombang pendek, dan sinar Ultra Violet C (UVC) dengan gelombang sangat pendek. Nah, semakin pendek gelombang, berarti semakin besar tingkat radiasi yang bisa merusak kulit. Di antara semua sinar ultra violet, UVC-lah adalah yang paling merusak. Untung saja, lapisan ozon bumi mampu menghalau sinar UVC dan hanya sinar UVA dan UVB yang mampu menembusnya.

PERBEDAAN UVA DAN UVB
Gambar : skincancer.org

Sinar UVA dan UVB ternyata memberikan dampak negatif untuk kulit manusia. Agar mudah memahaminya, kita dapat membayangkan sinar UVA sebagai UVAging dan UVB sebagai UVBurning. 

Jika kita terpapar sinar matahari terlalu lama, UVA akan menembus lapisan kulit lebih dalam dan dapat menyebabkan penuaan kulit berupa keriput dan noda hitam. Menurut penelitian dari World Health Organization, paparan sinar UVA ini bahkan bisa menyebabkan kanker.

Paparan sinar matahari yang mengandung UVB adalah yang membantu pembentukan vitamin D di tubuh kita. Namun, jika terpapar sinar UVB terlalu lama akan membakar kulit dan merusak melanin, yang mengakibatkan kulit menjadi lebih menggelap.

Nah, sekarang sudah cukup tahu kan apa dampak buruk daru UVA dan UVB untuk kulit. Itu mengapa kita perlu tabir surya alias sunscreen sebagai perlindungan terhadap sinar radiasi matahari tersebut.

Memilih Sunscreen dengan SPF dan PA


Kalau kita perhatikan, sunscreen memiliki kandungan SPF dan PA. Jadi, SPF (Sun Protection Factor) sendiri  menunjukkan tingkat perlindungan terhadap UVB yang menggelapkan kulit. Sedangkan PA (Protection Grade of UVA) menunjukkan tingkat perlindungan terhadap UVA yang menyebabkan penuaan kulit. 

Salah satu sunscreen yang memiliki kandungan SPF cukup tinggi adalah Biore Aqua Rich Watery Essence SPF 50+/ PA++++. Kebetulan saya sudah pakai Biore Aque Rich Sunscreen ini selama beberapa hari dan kamu bisa membaca sunscreen review-nya di bawah.

Biore Aqua Rich Watery Essence SPF 50+/ PA++++. 

SUNSCREEN BIORE AQUA RICH

Seperti yang kamu tahu, Biore adalah produk skin care dari Jepang. Sunscreen Biore Aqua Rich punya kemasan baru dengan warna biru yang lebih bold dan fresh dari sebelumnya. Menurut klaimnya, Sunscreen Biore Aqua Rich mampu melindungi kulit dari paparan sinar UV dan mencegah timbulnya noda hitam. Selain itu juga mampu melindungi dari sinar UVA yang mampu mengurangi elastisitas kulit.

Formula Sunscreen Biore Aqua Rich


Sunscreen Biore Aqua Rich mengandung beauty essence (hyaluronic acid, jelly extract dan citrus mix ( ekstrak buah jeruk, anggur dan lemon) yang memberikan kelembapan kulit. Selain itu, Sunscreen Biore UV diformulasikan dengan water capsule sehingga mudah menyerap dan diaplikasikan secara merata.

Performance Sunscreen Biore Aqua Rich


Sunscreen Biore UV Aqua Rich memiliki konsentrasi air cukup tinggi, sehingga teksturnya lebih seperti lotion dari pada cream.  Memiliki warna kekuningan, yang ketika dioleskan pada kulit akan langsung tercium wangi citrus yang  menyegarkan.

BIORE AQUA RICH SUNSCREEN

Pertama diaplikasikan ada sensasi dingin sepersekian detik. Saya seneng banget, ternyata Sunscreen Biore Aqua Rich memang mudah sekali diratakan ke wajah. Buat kamu yang suka terburu-buru pergi, memakai Sunscreen Biore Aqua Rich akan membantumu untuk lebih effisien karena kemampuan menyerap di kulitnya sangat baik tanpa harus menunggu terlalu lama.

Nggak perlu takut kalau pakai sunscreen bikin wajah lengket dan berminyak. Karena memakai Biore Aqua Rich Sunscreen nggak ada kesan lengket sama sekali. Sangat nyaman ketika akan ditumpuk dengan cushion dan bedak di atasnya. Apalagi Biore Aqua Rich juga diklaim tidak mudah terhapus karena keringat dan air. Jadi kita tidak harus sesering mungkin reapply sunscreen ini.

So far, memakai Sunscreen Biore Aqua Rich tidak mengecewakan. Produk ini sangat nyaman untuk dipakai seharian baik di dalam maupun di luar ruangan. Termasuk buat kamu yang punya oily skin seperti saya. Jadi bisa dibilang Biore Aqua rich ini suncreen untuk kulit berminyak juga. Menurut teman saya yang punya kulit kering, suncreen Biore ini juga nggak bikin perih di kulit.


Cara Memakai Sunscreen Biore Aqua Rich


Sunscreen Biore Aqua Rich bukan hanya bisa dipakai pada wajah, tetapi juga badan. Kamu bisa mengaplikasikannya sekitar 20 menit sebelum terpapar sinar matahari langsung. Karena kandungan SPF di Sunscreen Biore Aqua Rich cukup tinggi, sunscreen ini dapat bertahan sekitar 4- 5jam.

Berapa takaran menggunakan sunscreen? 

Menurut penelitian, ukuran yang paling efektif adalah dua mg per cm kubik luas kulit. Kalau bingung, dua mg per cm kubik itu sekitar 1/2 sendok teh untuk bagian wajah saja. Dan kalau ingin mengaplikasikan ke leher, jumlah takarannya sama.

Tapi meskipun sudah pakai sunscreen, sebaiknya memang jangan berlama-lama di bawah terik matahari langsung. Terutama buat kamu pemilik kulit sensitif yang mudah teriritasi.


Semoga saja setelah kamu membaca ulasan ini, kamu jadi lebih paham akan pentingnya menggunakan sunscreen. Karena ternyata orang Indonesia termasuk malas-malas lhomemakai tabir surya. :( Jadi jangan sampai deh, karena kita malas pakai sunscreen, justru kulit kita terlihat kusam dan cepat menua.

Sunscreen itu bukan hanya untuk kamu yang kerja di outdoor. Tetapi juga buat kamu yang seharian kerja di dalam ruangan, karena sinar ultraviolet dapat menembus dinding kaca. So, nggak ada salahnya tetap menggunakan skin care perlindungan untuk kulitmu. Dan kalau ingin memakai sunscreen yang ringan dan nyaman seharian, kamu bisa memilih memakai Biore Aqua Rich Watery Essence SPF 50+/ PA++++ ini untuk masuk di skin care routine -mu

Kalau penasaran ingin mencoba Biore UV Sunscreen, kamu bisa mendapatkannya di sini atau di sini. 


See you on the next blogpost.





Thank you, 

Blogger Solo, Melek Literasi Digital Berkarya dari Rumah

23.4.19

BLOGGER KOTA SOLO
BLOGGER SOLO
BLOGGER SOLO SARA NEYRHIZA

Solopos, 21 April 2019
Jurnalis : Mahardini Nur Afifah

Bikin Vlog Pakai HP bersama Ro.Na, Fashion Muslimah Indonesia

22.4.19
CARA BIKIN VLOG PAKAI HP


Beneran deh, anak saya jauh lebih mahir ngevlog dari pada saya sendiri. Dia bisa fasih berbicara di depan kamera. Kalau saya? Kebanyakan mikir make uplah, gestur gini gitu, bibir kelihatan aneh kaya ini itu, hahahaha. Kelamaan!
Yauwis, saya rela kalau si Lila aja yang jadi vlogger.

Sekarang banyak orang pengen eksis di youtube, dengan embuat berbagai konten yang menarik minat para viewer dan subscriber. Apalagi sejak nge-hype si AHHA dengan 10 juta subscibernya (eh, udah 14 juta malahan). Semakin banyak yang termotivasi memonetize youtubenya biar menghasilkan duit.

Banyak yang bilang, kalau alat produksi adalah kendala para youtuber. Ah, masa sih?

Buktinya, ngevlog pakai handphone itu bisa kok! Apalagi handphone canggih zaman sekarang itu banyak.

Minggu, 21 April 2019 salah satu brand fashion muslimah Ro.Na mengajak anak muda Solo untuk Bikin Vlog Cuma Modal HP di The Gade, Cofee and Gold Solo. Di workshop ini, langsung didatengin dari Malang, dua orang content creator di balik channel Kamu Juga Bisa. Mereka adalah Hariobbi dan Yudisntira.

Selama kurang lebih dua jam, Obbie dan Yudis memberikan tutorial bagaimana memaksimalkan penggunaan handphone untuk ngevlog. Semakin seru karena Ro.Na menantang sahabat Ro.Na (sebutan untuk pengguna fashion Ro.Na) untuk mengikuti kompetisi ngevlog dengan total hadiah Rp 3.250.000,- berupa produk dan voucher belanja. Seru kan!

Penting banget acara kaya gini untuk diikuti anak muda. Biar mereka semakin kreatif dalam menghasilkan konten yang positif. Ingat Content is a King. Dan jangan lupa untuk memberi "value" di konten yang kita buat Bukan cuma untuk menarik viewer dan subscriber aja, tapi yang terpenting bagaimana konten tersebut bermanfaat bagi banyak orang.

Kamu dapat melihat workshop bersama #KamuJugaBisa dan Ro.Na melalui video di bawah ini


Mengenal Ro.Na, Fashion Muslimah Indonesia

SARA NEYRHIZA BLOGGER KOTA SOLO

Buat kamu yang belum kenal Ro.Na, brand fashion Sahabat Muslimah Indonesia ini adalah sister brand dari L.Tru, Ma.Na dan She. Ro.Na mengusung koleksi yang bermain di color block dengan warna-warna elegan. Modelnya sangat beragam dan lekat dengan kesan gaya anak muda yang praktis, simple dan energic. 

Sebagai Sahabat Rona, saya suka bahan koleksi Ro.Na yang berkualitas dan nyaman dipakai diberbagai acara. Modelnya sesuai dengan fashion personality saya yang nggak suka ribet dan produktif. Semakin suka, karena pilihan modelnya beragam mulai dari gamis, blouse, tunik, long pants bahkan jilbab.

So, buat kamu yang di Solo, bisa mengunjungi gerai Ro.Na di Samping Hotel Aston Solo atau bisa juga ke Ro.Na Kartasura. Intip koleksi Ro.Na lainnya di akun instagram @sahabatrona


See you on the next blogpost.





Thank you, 

Penerima Manfaat Panti Sosial Wanita Wanodyatama Surakarta

21.4.19

SARA NEYRHIZA

"Lihat perempuan yang itu, Mbak! Dia baru sembuh dari retak tulang belakang. Dia memanjat tembok setinggi 4 meter untuk kabur. Tapi akhirnya jatuh. Tiga bulan di rawat di rumah sakit, kami juga yang merawat. Mulai dari memandikan sampai menyuapi." Saya melirik seorang perempuan bertubuh kecil. Dia sedang tertawa bersama teman-temannya.

Sepenggal kisah ini saya dengar dari Bu Ninik. Beliau adalah salah seorang staf pendamping di Panti Pelayanan Sosial Wanita Wanodyatama Surakarta.

Ini adalah kali pertama saya mengunjungi panti sosial. Sebuah situasi yang begitu asing. Tidak pernah ada dalam wawasan saya bagaimana puluhan perempuan berkumpul di panti ini.

Ada sekitar 120 perempuan yang berasal dari berbagai wilayah di Jawa Tengah. Mereka di bawa ke panti oleh Satpol PP. 

"Saya di bawa ke sini karena berdagang nasi kucing, Mbak," ujar seorang porempuan berusia 50 tahunan kepada saya. Si Ibu ini juga bercerita kalau dia harus meninggalkan anaknya yang berusia 3 tahun di Jepara bersama suaminya. Sang anak menderita asma dan sering kambuh. Sembari bercerita, saya mendengar suara paraunya menahan tangis. "Anak saya minta sebuah apel, itu saja saya tidak bisa membelikan karena tidak punya uang," pengakuan ibu itu kembali.

Dada saya sesak, menahan perih di dalam.

Pagar ini dibuat untuk mencegah penghuni panti kabur


Tentang Panti Sosial Wanodyatama

PANTI SOSIAL WANITA WANODYATAMA

Kembali saya mengobrol dengan Bu Ninik untuk mengenal panti Wanodyatama lebih dekat. Panti ini menampung perempuan yang memiliki latar belakang hampir sama. Mereka terlibat dunia prostitusi. Baik yang berusia belasan sampai yang sudah eyang-eyang berusia 60 tahunan.

Namun tidak semua kisah sama.

Ada diantara mereka yang terjerumus di pekerjaan tersebut karena dijual oleh orang tuanya. Ada juga yang mendapatkan pelecehan dari kakeknya, juga keluarga terdekat. Lainnya, ada yang hidup di jalanan dan terbiasa dengan pergaulan bebas. Atau mereka yang terdesak kehidupan ekonomi yang berat sehingga memilih pekerjaan yang salah. Semua cerita tentu tidak ada yang menyenangkan. Bukanlah kehidupan yang ringan untuk dijalani.

Bagaimana dengan yang sudah lanjut usia? Menurut Bu Ninik, awalnya mereka membuka jasa pijat. Meski akhir berakhir ke palayanan seksual juga. Uang yang didapat tidak seberapa. Hanya cukup untuk menyambung hidup di hari itu.

Setelah berada di panti ini, para perempuan atau yang biasa disebut Penerima Manfaat harus mengikuti berbagai peraturan dan jadwal pendidikan. Tidak ubahnya seperti mengikuti diklat, banyak aktivitas yang mereka lakukan. Mulai dari belajar kelompok, diskusi, olahraga, pengajian, solat berjamaah, juga hiburan seperti karaoke.

Minimal mereka tinggal di panti ini selama enam bulan. Akan lebih lama jika mereka melakukan pelanggaran.

"Pelanggaran seperti apa, Bu?' tanya saya pada Bu Ninik lagi. "Bermacam-macam. Bisa berkelahi, merokok atau kadang ada yang mengoplos minuman soda dengan CTM agar teler."

Saya kembali menarik nafas dalam-dalam.

Tidak mudah tentu saja hidup di panti ini. Ada saat mereka harus menahan rindu dan ingin kembali ke keluarga. Maka ada jadwal di mana penghuni panti bisa menelpon keluarga mereka. Ternyata ada beberapa perempuan yang tengah hamil. Juga seorang ibu yang harus terpisah dengan anaknya yang berusia satu bulan.

Mereka yang sudah keluar bisa saja kembali tertangkap. Namun, diantaranya banyak juga yang akhirnya  berhasil berubah menjadi lebih baik. Tidak sedikit yang sukses menjalani dagang dan bisnis. Juga sebagai karyawan yang bekerja di kantor-kantor.

Tentu saja semua adalah pilihan.


Rise From Adversity

DOSEN ILMU KOMUNIKASI UMS

Jika bukan karena event dari mahasiswa Manajemen Event, mungkin saya tidak akan pernah ke Panti Wanodyatama. Mata kuliah yang saya ampu ini, mengangkat tema tentang pemberdayaan masyarakat di semester ini. Itu mengapa kelompok mahasiswa yang menamai diri mereka We Can Organizer, mencoba mewujudkan tema melalui sebuah event bertajuk Rise From Adversity - Bangkit Dari Keterpurukan.

Acara mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta ini diselenggarakan Rabu, 18 April 2019 mulai pukul 08.00 hingga 15.00. Acara terdiri dari talkshow dan mini competition berupa lomba makeup dan fashion show.

Saya bersama Mbak Admira Eka seorang Psikolog, berkesempatan untuk menjadi pembicara. Jujur saja, ketika berhadapan dengan Penerima Manfaat di panti ini saya merasa deg-degan. Ada kebingungan mengenai apa yang harus saya sampaikan. Memberi motivasi rasanya seperti angin lalu. Mereka yang ada di sini memiliki kehidupan yang jauh lebih berat dari yang dapat saya pahami.

Setelah 5 menit awal berinterkasi, saya menyadari bahwa saya harus belajar mendengarkan mereka dan berbagi keceriaan. Cukuplah kami bersenang-senang dan saling mengenal.

Paling tidak perjumpaan yang sebentar ini memberi pembelajaran bagi saya. Rasa syukur akan kehidupan yang diberikan Tuhan. Selama ini mungkin kita terlalu sibuk dengan urusan di zona nyaman. Tapi kita tidak menyadari, ada banyak orang yang sungguh-sungguh berjuang untuk terbebas dari belenggu di hidup mereka.

Dari sini saya juga belajar akan pentingnya saling menguatkan dan mendukung. Kita akan tumbuh semakin tinggi, jika kita mengajak orang lain untuk tumbuh bersama.


Hari Kartini 2019


Tulisan ini tepat saya publikasikan di Hari Kartini, 21 April 2019 . Tidak biasanya saya merasa sentimentil dengan harinya para perempuan ini. Pertemuan saya dengan para penghuni Panti Pelayanan Sosial Wanita Wanodyatama betul-betul membekas di hati.

Sekali lagi, saya belajar tentang arti menguatkan dan saling mendukung. Tidak perlulah kita menjatuhkan dengan sesama perempuan. Tidak perlu juga kita memaksakan pilihan hidup kita pada orang lain. Mari belajar menghargai pilihan hidup orang lain. Jika memang salah, maka ingatkan dengan cara yang santun dan beradab.

Semoga hidup kita di dunia yang hanya sementara ini dapat bermanfaat bagi banyak orang.

Untuk para perempuan di Indonesia, karena Kita Berdaya, Mari Kita Berguna. Selamat Hari Kartini

Bundafluencer SGM Eksplor, Menjadi Bunda Digital Sayang Keluarga

1.4.19
BUNDAFLUENCER SGM EKSPLOR

 Kalau mau punya anak cerdas, ibunya juga harus cerdas. Eh, bener nggak sih?

Iya, dong! Sosok ibu adalah teladan sekaligus pendidik. Tingkah laku sang ibu akan menjadi panutan buah hati mereka. Termasuk kebiasaan hidup sehat sehari-hari. Jika sang ibu, menjaga kesehatan dengan baik, peduli terhadap nutrisi keluarga, memenuhi asupan yang bergizi setiap hari, maka kebiasaan baik ini akan mewujudkan tumbuh kembang anak yang optimal.

Tetapi tidak sesederhana itu.

Kadang sebagai ibu, saya sudah mencoba menyiapkan berbagai menu yang bernutrisi tinggi. Tapi ada kalanya anak mogok makan, anak menjadi picky eater, kadang anak mudah sakit tertular temannya di sekolah. Kalau sudah kaya gini, menjaga anak tumbuh dan berkembang dengan baik itu jadi PR yang berat!

Baca Juga : Kenalan, Yuk! dengan Mombassador SGM Eksplor


Indonesia Darurat DHA dan Stunting


BUNDAFLUENCER SGM EKSPLOR
Ibu Ade, Brand Director SGM
Kemarin, saya diundang di acara Kick Off Bundafluencer SGM Eksplor. Ada beberapa informasi yang dipaparkan kepada kami para peserta terkait dengan kondisi anak-anak di Indonesia.

Ternyata 8 dari 10 anak di Indonesia itu kekurangan DHA. Data ini sesuai dengan hasil penelitian British Journal of Nutrition.

Jelas, ini bukan perkara sepele. Anak-anak yang mengalami defisit DHA, yakni asam lemak omega 3, akan mengalami beberapa akibat, seperti :

1. Menurunnya kinerja otak dan konsentrasi ✔️
2. Tidak optimalnya perkembangan dan pertumbuhan otak ✔️
3. Berkurangnya imunitas✔️

Bagaimana dengan stunting?


Stunting di Indonesia menduduki peringkat ke-empat di dunia. Stunting merupakan masalah kekurangan gizi kronis yang ditandai dengan tinggi badan anak yang lebih rendah dari standar usianya. 

Mengapa terjadi stunting?

Hal ini terjadi karena kurangnya asupan gizi dalam waktu cukup lama yang disebabkan oleh pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi, terutama dalam periode emas seribu hari pertama kehidupan. Seribu hari pertama kehidupan dihitung sejak 9 bulan anak di dalam kandungan ibu hingga 2 tahun kehidupannya.

Melihat persoalan ini tentu para orang tua harus waspada. Perlu kesadaran yang tinggi akan pemberian nutrisi yang baik. Makanan bergizi bukanlah makanan yang mahal. Yang terpenting, makanan tersebut memenuhi porsi gizi seimbang. Rekomendasi dari American Academics of Pedriatics, untuk anak usia 4-8 tahun setidaknya perlu  mengkonsumsi 0,8 gram Omega 3/hari dan 10 gram Omega 6/ hari. Makanan yang tinggi Omega 3 dan 6 antara lain seperti ikan tuna, ikan lele, ikan salmon dan tempe.

Selain didapat dari makanan yang berizi, meminum susu pertumbuhan juga membantu memenuhi kebutuhan asam lemak dan DHA lho!✔️

Bundafluencer SGM Eksplor, Belajar Manajemen Gadget untuk Anak

BUNDAFLUENCER SGM EKSPLOR

Saya senang sekali belajar tentang nutrisi anak di acara Bundafluencer bersama 54 bunda lainnya di Hermitage Hotel Jakarta, yang diadakan oleh SGM Eksplor Minggu, 31 Maret 2019.

Bundafluencer sendiri merupakan para Bunda yang sekaligus aktif sebagai Influencer. Bundafluencer adalah program SGM Eksplor yang menyeleksi secara khusus Mombassasor SGM Eksplor yang nantinya bertugas untuk turut mengedukasi masyarakat akan pentingnya pemenuhan nutrisi anak dan keluarga.

Baca Juga : Serunya Mombassador SGM Eksplor Batch 7


Acara ini juga menghadirkan beberapa narasumber. Salah satunya adalah Firesta Fariza, seorang psikolog Klinis Anak & Direktur Kinik Psikologi Anak Mentari Anakku.

Firesta Fariza menjelaskan bagaimana manajemen gadget yang bijak bagi anak. Kita tahu dong, anak zaman sekarang banyak yang digital native. Meski bermain gadget juga bermanfaat, namun kalau berlebihan juga tidak baik.

Anak-anak yang kecanduan gadget, akan menunjukkan beberapa dampak negatif seperti gangguan konsentrasi, agresivitas, juga konsumtif. 

Nah, itu kenapa sebagai ibu kita harus atur baik-baik penggunaan gadget. Untuk anak usia di bawah 2 tahun sebaiknya tidak menggunakan gadget sama sekali. Untuk anak 2-6 tahun masimal 1 jam/ hari dalam menggunakan gadget. Dan anak usia 6-12 tahun maksimal 2 jam/ hari.

Gimana nih, Bunda, berapa jam anak youtube-an setiap hari?

Terkait penggunaan gadget ini, Firesta Fariza mengingatkan tiga hal yaitu perhatikan lama waktunya, awasi penggunaanya dan perhatikan kontennya.

Bundafluencer SGM Eksplor, Membuat Konten yang Baik

SARA NEYRHIZA BLOGGER KOTA SOLO

Menjadi bunda era milenial, harus melek digital. Bisa dibilang para Bundafluencer SGM Eksplor memang aktif bersosialisasi di dunia maya. Tapi tetep dong, mainan sosmed harus yang bermanfaat. Syukur-syukur bisa mengedukasi dan menginspirasi perempuan lainnya.


Di acara Kick Off Bundafluencer kemarin, juga dihadirkan dua orang influencer tanah air. Mereka adalah Jonathan End dan Vendryana, istri Bena Kribo. Pas banget tuh, kedua narasumber langsung memberi tips bagaimana cara memproduksi konten yang baik dan sekaligus mendapatkan engagement yang tinggi dari audience.

Caranya ?
📌 Jujur sama diri sendiri 
(Bersikap apa adanya, dan tidak perlu malu untuk berbagi kegelisahan)

📌 Perhatikan audience sosmed
(Pilih gaya bahasa yang sesuai dengan audience. Riset juga informasi-informasi yang bermanfaat untuk mengedukasi audience)

📌 Personal Branding
(Branding diri sendiri sesuai dengan passion)

Kira-kira, instagram Bunda memang sudah terkonsep dengan baik atau asal posting aja nih?

Di sesi ini kami para Bundafluencer juga ditantang untuk membuat postingan instagram dengan storytelling yang baik. Dan postingan saya ini, berhasil menjadi salah satu yang terbaik dan berhak mendapat voucher belanja. :)


Intinya, meskipun sekarang kita sudah disibukkan dengan berbagai aktivitas, jangan pernah lupa dengan tugas utama kita sebagai ibu. Termasuk dalam pemberian nutrisi anak. Tentu boleh, kita aktif di dunia nyata, dunia maya dan mengikuti perkembangan zaman. Namun, tetap harus bijaksana dalam menggunakan berbagai teknologi yang ada.

Setuju kan, Bunda?


See you on the next blogpost.





Thank you, 

Auto Post Signature