Wisata Sejarah Penyiaran

30.3.12
     Berbicara mengenai sejah kepenyiaran di Indonesia pasti butuh panjang, tinggi dan lebar untuk menjelaskannya. Mungkin bisa klik Di sini .
     Hari ini Kamis 29 Maret 2012, saya mengikuti salah satu rangkaian acara peringatan Hari Kepenyiaran Nasional yang ke 79. Acara yang bertajuk Wisata Sejarah Penyiaran ini diprakarsai oleh LPPS (Lembaga Pers dan Penyiaran Surakarta dan diikuti oleh Insan Kepenyiaran se-Solo Raya.
     Saya tidak akan menjelaskan tentang sejarah kepenyiaran di Solo ya....:p, namun, semoga jepretan handphone saya ini bisa mewakili rangkaian perjalanan saya yang menyenangkan 07.30- 15.00 WIB.

 
  Pukul 07.30 para peserta berkumpul. di Loji Gandrung dan terlihat sudah stand by, beberapa andong yang siap mengantarkan kami menyusuri situs-situs yang akan kami kunjungi.
bersama rekan dari Botani FM dan El-Shadday FM
siap berwisata bareng rekan dari Metta FM juga
Siap menuju tempat pertama Prangwedanan Keraton Mangkunegaran
Siapa menyangka sejarah penyiaran bermula dari kota Solo. tepatnya di Pura Mangkunegaran. hal itu dipelopori dengan berdirinya radio oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Mangkunegoro VII. Atas Prakarsanya berdirilah Solosche Radio Vereeniging
Tiang Soko Guru di Pendapa - Mitosnya,kalau bisa merangkul tiang ini apa yang diharapkan bisa terkabul
Cukup banyak areal di Keraton ini yang kami kunjungi. Beberapa sudut saya manfaatkan untuk berfoto pastinya.
Lanjut Ke Kepatihan Mangkunegaran
Ibu daryadi.86 tahun. Saksi hidup yang pernah bersiaran di radio yang terletak di Kepatihan Mangkunegaran

Siap lanjut??????saatnya ke Monumen Pers
Pemancar Radio Kambing. Kenapa Radio Kambing??? Karena dulu pernah disembunyikan pejuang dan TNI dari para penjajah Belanda di kandang kambing.
beberapa koleksi surat kabar lawas yang masih tersimpan
Salah 1 koran propaganda Jepang
Surat kabar yang digunakan untuk menyebarkan berita kemerdekaan RI

dari Monumen pers kami menuju tempat makan...nyam....Jln Prof Supomo No 61, Pasar Beling, Solo. 

Dibalik kenikmatan Soto Gerabah yang ditawarkan, ternyata di tempat ini adalah tempat awal terbentuknya Lembaga Pers dan Penyiaran Surakarta- Embrio Museum Kepenyiaran


Sekarang..............menuju Radio Republik Indonesia Surakarta
Salah 1 ruang studio siaran
Setelah cukup lama di RRI,untuk beristirahat dan sholat,akhirnya perjalanan kami selesai dan kembali ke tempat semula.
Rangkaian acara peringatan Hari Penyiaran Nasional ke 79  akan terus berlanjut...sampai ketemu next event...:)
Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan komentar.
Komentar Anda termoderasi.
Salam

Auto Post Signature