Mengatasi Iritasi Kulit Wajah Akibat Kosmetik

8/11/17
Beberapa kali saya mengalami iritasi kulit wajah. Saat hal tersebut terjadi, rasanya malas sekali untuk keluar rumah. Bukan hanya karena sedikit malu kalau dilihat orang, tetapi juga karena berubah jadi vampire. Hah? Jadi Vampire? Iya! Soalnya kalau terkena sinar matahari, bawaanya dimuka perih dan gatal. Terus, jadi nyut-nyutan kepala.
Skin irritation or contact irritant dermatitis results from contact with a substance or surface known as the irritant. It causes inflammation and damage to the skin surface at a greater rate than the body’s own natural repair mechanisms until such time that the body naturally repair the skin or intervention with medication or topical products occurs. Harsh chemicals in shampoos and body cleansers such as SLS, phthalates found in artificial fragrance, certain acidic products, hair dyes, household cleaning products and paints frequently cause skin irritation. Irritation can also happen when there is excessive friction or rubbing of a material against the skin. Like to allergies, some individuals can be irritated by a substance or ingredient that does not bother other people. - synergieskin.com written by Terri Vinson BSc. DipEd. ASCC
Berikut ini, adalah beberapa tanda-tanda jika terjadi iritasi khususnya pada kulit wajah.
1. Kulit berwarna kemerahan dan terasa panas
2. Munculnya bintil-bintil kecil bahkan jerawat
3. Kulit terasa gatal
4. Kulit terasa perih 
5. Melepuh ( pada kondisi berat/parah)
6. Bengkak

Apa penyebab iritasi kulit?

Seperti penjelasan di atas, iritasi dapat terjadi akibat kontak dengan suatu bahan / iritan. Nah saya mencoba menuliskan beberapa kondisi yang menyebabkan reaksi iritasi datang pada kulit wajah saya.

1. Menggunakan produk untuk wajah (Apapun bisa pelembab, sunscreen, krim pagi, foundation bahkan bedak) yang ternyata tidak cocok untuk kulit.

Saya udah paham sih kalau produk kecantikan itu cocok-cocokan. Tapi gegara kemakan iklan, atau bias word of mouth, saya sering gonta ganti produk. Padahal produk sebelumnya cocok, eh masih nyari produk lainnya. Rumput tetangga lebih hijau.

2. Menggunakan produk berlebihan

Saya juga menggunakan krim dokter untuk day cream dan night cream. Ada aturan pakai dimana saya harus mengoleskannya tipis-tipis di wajah. Tapi saya oleskan kebanyakan. Karena berulang terus tiap hari. Jadi tiba-tiba di hari yang kesekian, muncul reaksi iritasi di kulit.

3. Malas membersihkan muka

Ada kondisi badan capek banget sesampai rumah. Bukannya langsung membersihkan wajah dengan cleanser, tapi , malah langsung tidur. Berapa banyak residu, atau tumpukan produk menempel di kulit wajah? Tidak terlihat memang. Hanya saja , jika hal ini menjadi kebiasaan, tidak heran kalau lama-lama muka jerawatan dan kusam.

4. Sinar matahari

Sering dengar istilan sunburn? Sunburn adalah kondisi dimana kulit berwarna merah dan terasa seperti terbakar. Jika sering terpapar sinar matahari, ultraviolet sinar matahari dapat menyebabkan kondisi ini.

5. Alergi

Cuaca yang dingin untuk beberapa orang dapat menimbulkan reaksi alergi. Salah satu dampaknya adalah, munculnya ruam di kulit. Selain cuaca, makanan tertentu dapat menimbulkan alergi juga, seperti telur, coklat, makanan berbahan kedelai dan susu. Salah satu reaksi dari masuknya alergen di tubuh adalah rasa gatal, panas yang kemudian diikuti wajah yang berubah kemerahan.

Bahan Alami Atasi Iritasi Kulit

Karena masalah iritasi sepertinya tidak asing bagi saya, saya punya alternatif pengobatan dengan bahan alami, yang memang cocok untuk saya. Tidak sampai seminggu, jika saya rutin menggunakannya pagi dan sore, masalah iritasi ini bisa sembuh. Ketika proses penyembuhan iritasi, saya memastikan untuk menghentikan semua produk yang diindikasikan sebagai pencetus iritasi. Kemudian tetap rajin membersihkan wajah, khususnya ketika setelah berpergian dan terpapar berbagai polusi dan saat menjelang tidur. 

Nah, berikut ini adalah bahan alami yang saya gunakan untuk menyembuhkan iritasi

1. Es batu/ air es

Kalau saya tidak punya es batu, saya menggunakan air es. Ketika bangun tidur, saya usapkan air es ini ke wajah. Beberapa saat terasa kaku karena efek dinginnya, tapi setelah itu wajah terasa segar. Es batu ini juga dapat meminimalisasi peradangan.

2. Lidah buaya

Saya pernah waktu itu mencoba satu produk, yang kata teman bagus dan bikin cerah. Tetapi setelah saya pakai, dagu dan dahi saya muncul bintil-bintil kecil jerawat. Akhirnya setiap pagi saya oleskan alovera atau lidah buaya.

Caranya:
1. Ambil lidah buaya
2.Bersihkan kulit bagian atas dan bagian berduri. Lalu bersihkan lendir warna kuning dengan menggunakan air. Lendir kuning itu jika tidak dibersihkan akan membuat gatal jika kita oleskan ke kulit.
3. Garis-garis dengan pisau di bagian daging lidah buaya, sehingga lendir putihnya keluar. 
4. Oleskan pada wajah. Diamkan 20-30 menit
5. Jika sudah mengering, bilas dengan air bersih

Efek yang dihasilkan saat mengoleskan lidah buaya memang sedikit gatal dan "cekit-cekit" agak perih. Tapi nanti setelah dicuci bersih, efek tersebut akan hilang.

3. Madu

Madu ini memang sejuta khasiat. Baik diminum langsung atau untuk penggunaan luar. Saya suka mengoleskan madu saat menjelang tidur. 

Caranya :
1. Bersihkan wajah
2. Oleskan madu diseleuruh permukaan wajah dan leher
3. Diamkan 15-20 menit
4. Bilas dengan air bersih. Keringkan.

Bahan-bahan di atas sangat mudah didapatkan. Dan selama ini, ketiga bahan di atas memberikan efek yang positif terhadap penyembuhan iritasi di kulit wajah saya. Tetapi sekali lagi, itu berdasarkan pengalaman saya. Semoga saja dapat cocok untuk menyembuhkan permasalahan iritasi yang dialami orang lain. 

Jika kondisi iritasi tidak juga sembuh dan memburuk, seperti mencul jerawat yang meradang misalnya, saya tetap merekomendaikan untuk memeriksakan ke dokter agar mendapatkan penanganan yang lebih baik.

*seluruh gambar diambil dari designerpic.com

9 comments on "Mengatasi Iritasi Kulit Wajah Akibat Kosmetik"
  1. Untungnya aku blm pernah alergi kosmetik. Tapi kalo misal efeknya agak parah, diimbangi minum obat anti alergi semacem cetirizine gitu sepertinya perlu juga mb

    ReplyDelete
    Replies
    1. perlu mbak..tapi tetep dengan resep dokter

      Delete
  2. What a data of un-ambiguity and preserveness of precious experience on the topic of unpredicted emotions.

    ReplyDelete
  3. Wah, terima kasih ini untuk tips2 remindingnya..
    Sempat lupa kalau madu dan lidah buaya bisa banget buat ngurangin efek iritasi kulit.

    Mampir dari Lombok nih ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. resep alami dari alam mbak..

      halo lombok..semoga dapat kesempatan main kesana

      Delete
  4. sementara ini belumpernah alergi sih, tapi doakan jangan sampai kena alergi

    ReplyDelete
    Replies
    1. jangan mas..nggak enak..alergi biasanya bawaan genetis juga

      Delete
  5. Menjaga kebersihan dan kesehatan wajah sangat perlu dibutuhkan, karena kalau kita tidak bisa menjaga kebersihan wajah akan menimbulkan iritasi kulit. Kemudian dalam memilih kosmetik wajah kita perlu hati-hati dengan kecocokan kulit kita, karena kalau tidak cocok akan berbahaya bagi kulit wajah. Saran saya setiap saat wajah perlu dibersihkan minimal dibasuh dengan air bersih.

    ReplyDelete
  6. Jujur saya pernah mengalami iritasi kulit hingga breakout karena beberapa kosmetik/skin care yg tidak cocok di kulit wajah saya :( dan well, artikel ini sangat membantu saya dengan tips2nya, saya sudah mencoba menggunakan madu dan untuk aloe vera,saran saya karena untuk mencari aloe vera dalam bentuk tanaman mungkin akan sedikit ribet karna getah dalam tanaman tsb ada alternatif lain dr produk2 yg memproduksi aloe vera dalam bentuk kemasan seperti Nature Republic atau Yet Hello,dengan kandungan 92% dan 99% aloe yang aman digunakan :)
    Anyway thank you for the tips,it helps a lot!

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan komentar.
Komentar Anda termoderasi.
Salam

Auto Post Signature