TIPS BELANJA IRIT

18.8.17
Orang tua zaman dahulu sering bilang bahwa menjadi seorang wanita harus siap menjadi manager. Artinya menjadi sosok yang bisa merencanakan, mengelola, mengontrol dan mengevaluasi aktivitas rumah tangga. Salah satunya adalah menjadi manager keuangan.

Mengatur cash flow rumah tangga bisa dibilang gampang gampang susah. Besarnya pendapatan, bukan berarti akan mudah dalam pengelolaannya. Tidak jarang semakin besar pendapatan berbading lurus dengan besar pengeluaran. Atau ada kalanya justru besar pasak daripada tiang. Kalau sudah begitu jadinya, bisa-bisa rencana masa depan jadi berantakan.


Anggaran Belanja

Saya dan suami memiliki salah satu strategi. Kami berdua sama-sama bekerja dan memiliki penghasilan masing-masing. Oleh karena itu tidak semua pengeluaran keluarga, ditanggung oleh suami. Seperti contohnya, kebutuhan personal saya dalam hal merawat tubuh seperti perawatan ke salon, atau membeli seabreg kosmetik dan body care, tidak bisa 100% diambil dari uang belanja bulanan. Jadi, suami saya akan memberikan sejumlah uang untuk membeli kebutuhan "ala salon" tersebut, dan jika kurang, maka saya harus menggunakan kas pribadi atau ambil dari uang mandiri.

Saya sih tidak keberatan dengan hal tersebut. Karena saya menyadari, nominal uang untuk membeli kosmetik dan segala "tetek bengeknya" itu tidak sedikit per bulannya. Padahal yang saya beli bukan produk high end, kebanyakan hanya kelas drug store. Meski demikian, jika jumlahnya berlebihan tentu akan menambah berat anggaran belanja keluarga, padahal bisa dialokasikan untuk tabungan jalan-jalan akhir bulan atau tabungan sekolah si kecil.

Meski menggunakan uang yang merupakan hasil dari kerja sendiri, saya tetep harus bijak dalam mengaturnya. Bahkan, kadang saya malah lebih pelit dan itungan ketika membeli produk. Mesti harus cermat dan teliti. Lihat saja di bawah ini, banyak kan produk yang harus dibeli? Walaupun, memang semua tidak dibeli dalam bulan atau waktu yang bersamaan.


Strategi #PejuangIrit

Nah, tapi setiap bulan tetep ada kan uang belanja kosmetiknya? Itu kenapa, saya punya jurus jitu gimana sih bisa ngirit uang belanja. Syukur-syukur uang belanja dari suami cukup untuk beli kebutuhan kosmetik, jadi uang pribadi tetap tersimpan rapi. Ketauan kan nggak mau rugi dan ngiritnya..

Ini dia beberapa jurus andalan yang saya punya, untuk menjadi pejuang irit, nggak pelit sih, tapi lebih bijaksana.




Saya memiliki kebiasaan untuk menempelkan label pada produk kosmetik yang saya beli. Saya akan menuliskan kapan membeli produk tersebut, dimana dan kapan tanggal kadaluarsanya. 
Apa sih tujuannya?

a. Untuk mengecek, berapa lama produk tersebut habis terpakai. Setelah produk tersebut habis, kita jadi tahu berapa lama masa penggunaan produk itu, apakah sebulan, 2 bulan atau lebih. Ketika saya membeli produk itu lagi, saya sudah tau, kapan kira-kira produk itu habis dan harus membeli ulang.

Jika saya merasa,"Kok cepet banget habis sih. Harganya mahal lagi", Nah itu adalah peringatan, supaya saya makainya lebih irit.

Label informasi pada kosmetik
b. Untuk mengetahui dimana tempat membeli produk itu. Supaya nggak bingung kalau nanti butuh beli lagi. Apalagi kita beli di tempat yang murah, kalau beli lagi kan tinggal datengin tempat yang sama.

c. Tanggal kadaluarsa penting sebagai pengingat. Jangan sampai kita terlalu lama menyimpan produk kosmetik. Lama tidak terpakai, ternyata melewati tanggal kadaluarsa. Jika kita nekat memakainya, yang ada wajah dan tubuh jadi bermasalah.




Membuat anggaran ini penting untuk mengetahui berapa dana yang saya punya, dan berapa jumlah kemungkinan dana akan keluar. Ada perawatan ke salon yang harus dilakukan setiap bulan. Namun, ada juga kosmetik yang tidak selalu kita beli setiap bulan.

Hal ini perlu dilakukan supaya tidak gelap mata ketika jalan-jalan ke counter, mall atau belanja online di e-commerce. Bisa jadi karena tergiur promosi, akhirnya membeli produk yang sebenarnya tidak dibutuhkan.




Sudah menjadi startegi marketing bahwa produk yang lebih besar harganya lebih terjangkau. Jadi daripada boros membeli 2 barang berukuran kecil, coba temukan barang dengan isi yang lebih besar. Siapa tahu menemukan selisih harga yang lumayan.
Variasi ukuran. (gamar diambil dari traveldiary.uk)



Jika berbelanja di counter offline dan menjadi pelanggan, tidak jarang kita memiliki member card. Jangan ragu dan malu, memanfaatkan member card tersebut. Karena biasanya potongan yang diberikan cukup lumayan. Jika tidak ada potongan, minimal kita dapat poin.

Kalau saya belanja online, saya pasti cari tuh yang bayak promosinya. Apalagi yang suka kasih gratis ongkir. Lumayan banget lho..kita bisa ngirit banyak.




Kadang males ya kalau ke counter offline terus muter-muter bandingin harga 1 produk dari 1 mall ke mall yang lain. Tapi sekarang, karena saya doyan belanja online, aktivitas benchmarking ini jadi gampang. Jadi di Indonesia ini kan udah banyak banget tuh e-commerce.

Nah, sekarang ketika mencari suatu produk, saya tinggal search saja produk yang mau saya beli di beberapa e-commerce. Jika saya menemukan tempat dengan harga paling rumah, yah di situlah saya akan membeli. Jadi bisa ngirit kan..

Saatnya Belanja

Di anggaran bulan ini, saya sudah menuliskan produk yang akan saya beli. Salah satunya adalah Body Butter Herborist
Body butter adalah salah satu produk perawatan tubuh yang mirip dengan lotion hanya saja lebih pekat, kental dan solid. Body butter ini kaya akan kandungan minyak dan vitamin. Itu mengapa saya menggunakan bodybutter untuk merawat kulit tangan dan kaki yang mudah kering, supaya lebih lembab.
Saya suka dengan body butter Herborist, karena selain harganya terjangkau, juga karena wanginya enak dan tidak lengket di kulit. Kesukaan saya adalah yang wangi Banana

Jadi ceritanya, saya pengen belanja online bodybutter Herborist ini di e-commerce. Saya cari yang ukuran 80 gram. Saya akan coba bandingkan dari satu e-commerce dengan e-commerce yang lain, sesuai tahap ke 6 #pejuangirit di atas.

Ini dia hasil pencarian saya di beberapa e-commerce Indonesia.

Harga di Bukalapak, Body Butter Herborist kemasan 80 g harganya Rp 17.000,-



Harga di Lazada, Body Butter Herborist kemasan 80 g harganya Rp 59.500,-




Harga di Lazada, Body Butter Herborist kemasan 80 g harganya Rp 19.500





Harga di Shopee, Body Butter Herborist kemasan 80 g harganya Rp 14.900,-


Setelah membandingkan beberapa harga di e-commerce, ternyata body butter Herborist di Shopee harganya paling murah, cuma Rp 14.900,-. Lumayan banyak selisihnya dengan yang lain.

Apalagi Shopee berani “Garansi Harga Termurah, Uang Kembali 2x Lipat” lho. .

Jadi untuk Shopeeholics jika saat berbelanja dan menemukan produk dengan harga lebih murah dalam promosi Garansi Harga Termurah, Shopeeholic bisa Klaim dan Shopee Ganti Uangmu 2x Lipat

Pasti penasaran kan, dimana saya mendapatkan body butter Herborist  dengan harga termurah, langsung meluncur saja ke Shopee --> body butter Herborist Termurah

Nih, serunya dapat Harga Termurah di Shopee. Tinggal pilih, bayar dan tunggu barang sampai di rumah. Selamat Berbelanja!



33 comments on "TIPS BELANJA IRIT"
  1. aku pernah pake produk lulurnya. wanginya enak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Koh..ternyata..oh ternyata..
      Suka luluran juga..

      Delete
  2. Harus pinter atur budget. Inih yg aku musti banyak belajar mak 😁😁

    ReplyDelete
  3. Telaten banget kasih label di kosmetik.
    Noted tips iritnya. Boleh disontek ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Awalnya karena takut make kosmetik kadaluarsa mak..

      Delete
  4. Aku suka belanja di shopee juga, mb. Harganya bisa nyari sampai yang termurah dan dapet koin sniper juga yang bisa dibelanjakan lagi. Hehe

    ReplyDelete
  5. Aku suka beli di shopee juga, mb. Harganya bisa dicari sampai yang termurah dan dapat koin shopee juga yang bisa dibelanjakan lagi.

    ReplyDelete
  6. Wih shopee beda harganya bisa lebih murah gitu ya. Jangan sampe wanita tahu ini, bahaya bisa belanja mulu. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apalagi waktu ada promo gini..siap siap

      Delete
  7. Wah asyik ya di shopee bisa dpt harga termurah.
    Kemarin abis beli di sana sih.
    Ntar cek lagi ah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cek harga paling murah mbak, biar nggak nyesel

      Delete
  8. seru banget ya belanja di e commerce..bisa dibanding2kan gitu..

    suka nya di shoppee ada kaya flash deal gt..dan barang2nya asli murah2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau di toko sekarang capek mbak bandingin satu2..enak juga tinggal klik

      Delete
  9. belanja irit mbak, namun msaih harus menangung biaya ongkir ya. tapi kalo barang yang di butuhkan sih gak papa ya. makasih lho infonya..

    ReplyDelete
  10. akupun suka kalap kalau belanja kosmetik, thanks yaa Makkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dikit2.,eh sampai kasir shock mak..hihi

      Delete
  11. Mbak rajin banget nulis dan nempel di label. Bapakku juga rajin, tapi nulis pakai spidol di barang yang dibelinya, apapun, pernah lihat balsem juga ditulis pakai spidol, beli kapan, harganya berapa, hehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini memang resep nenek moyang mbak..terbukti bermanfaat

      Delete
  12. Mama aku suka nandain label kapan tanggal belinya. Aku beberapa ada yg dilabel, ada yang nggak. Kayanya perlu pembiasaan deh. Soalnya kadang ya tulisan exp di kemasannya ilang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepakat mbak.,gara2 tulisan di produknya gamoang pudar, jadi takut kalo make barang kadaluarsa

      Delete
  13. emang sih, penting banget buat nyantumin label informasi di produk kosmetik. karna biasanya informasi expirednya ada di box produknya, dan bisanya setelah beli boxnya langsung aku buang. thak you for your

    ReplyDelete
  14. emang sih, penting banget untuk memberi label informasi kadaluarsa di produk kosmetik. karna biasanya informasi expired itu ada di box kosmetiknya, dan biasanya boxnya langsung aku buang setelah beli. thank's for your suggestion!

    ReplyDelete
  15. Saya sangat setuju bu dengan cara belanja dan cara mengatur keuangan ibu. Karena, saya juga melakukan hal yang sama seperti ibu. Saya juga tipe orang yang sangat suka belanja. Dan hampir setiap bulannya saya selalu belanja produk kosmetik apapun itu, entah itu bedak, lipstik, foundation atau yang lainnya. Karna saya suka mengoleksi make up bu hehe.. tetapi saya memiliki cara tersendiri untuk memilih produk yang saya inginkan, seperti jika yang ingin saya beli produk make up local saya dateng ke counternya terlebih dahulu untuk tanya tanya dan mencoba testernya ke muka atau ke kulit saya cocok atau tidak setelah itu saya menanyakan harganya dan saya catat di note. Setelah itu saya coba cari di instagram atau di shopee dengan mencari produk yang saya inginkan lebih murah untuk membelinya di counter, instagram atau di shopee. Setelah saya menemukan harga yang paling murah di shopee saya langsung membelinya di shopee karena lebih murah.

    ReplyDelete
  16. Saya sangat setuju bu dengan cara belanja dan cara mengatur keuangan ibu. Karena, saya juga melakukan hal yang sama seperti ibu. Saya juga tipe orang yang sangat suka belanja. Dan hampir setiap bulannya saya selalu belanja produk kosmetik apapun itu, entah itu bedak, lipstik, foundation atau yang lainnya. Karna saya suka mengoleksi make up bu hehe.. tetapi saya memiliki cara tersendiri untuk memilih produk yang saya inginkan, seperti jika yang ingin saya beli produk make up local saya dateng ke counternya terlebih dahulu untuk tanya tanya dan mencoba testernya ke muka atau ke kulit saya cocok atau tidak setelah itu saya menanyakan harganya dan saya catat di note. Setelah itu saya coba cari di instagram atau di shopee dengan mencari produk yang saya inginkan lebih murah untuk membelinya di counter, instagram atau di shopee. Setelah saya menemukan harga yang paling murah di shopee saya langsung membelinya di shopee karena lebih murah.

    ReplyDelete
  17. Saya sangat setuju bu dengan cara belanja dan cara mengatur keuangan ibu. Karena, saya juga melakukan hal yang sama seperti ibu. Saya juga tipe orang yang sangat suka belanja. Dan hampir setiap bulannya saya selalu belanja produk kosmetik apapun itu, entah itu bedak, lipstik, foundation atau yang lainnya. Karna saya suka mengoleksi make up bu hehe.. tetapi saya memiliki cara tersendiri untuk memilih produk yang saya inginkan, seperti jika yang ingin saya beli produk make up local saya dateng ke counternya terlebih dahulu untuk tanya tanya dan mencoba testernya ke muka atau ke kulit saya cocok atau tidak setelah itu saya menanyakan harganya dan saya catat di note. Setelah itu saya coba cari di instagram atau di shopee dengan mencari produk yang saya inginkan lebih murah untuk membelinya di counter, instagram atau di shopee. Setelah saya menemukan harga yang paling murah di shopee saya langsung membelinya di shopee karena lebih murah.

    ReplyDelete
  18. Anggraini PuspasariSeptember 6, 2017 at 2:58 PM

    Saya setuju bahwa shoppe itu merupakan salah satu e-commerce yang berkualitas, selain punya harga yang sesuai di kantong mahasiswa, memiliki garansi shoppe, dan kadang-kadang di toko yang tersedia biasanya terdapat gratis ongkir jika pembelian >70 ribu sehingga saya tidak terbebani untuk membayar ongkir tersebut.

    Biasanya saya tidak pernah mencantumkan tanggal expired pada produk kosmetik, dan mulai sekarang saya akan berusaha untuk menulis tanggal expired

    ReplyDelete
  19. Harus pintar mengatur keuangan ya, kak, biar gak mudah tergiur diskon kosmetik dan fokus sama barang yang penting aja hehehehe :)

    ReplyDelete
  20. Rizki Prima RamadhaniOctober 22, 2017 at 9:44 PM

    Kita selaku orang tua harus selektif dan cermat dalam mengatur keuangan apalagi di jaman sekarang yang harga kebutuhan pokok kian melangit jika kita tidak pintar dalam mengatur keuangan bisa kesusahan dalam mengatasinya, oleh sebab itu artikel ini sangat membantu untuk orang awam seperti saya ini. :D

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan komentar.
Komentar Anda termoderasi.
Salam

Auto Post Signature