Apa Untungnya Membangun Personal Branding?

14.11.17
Saya cukup beruntung belajar di dua jurusan kuliah yang berbeda. Komunikasi dan manajemen. Keduanya saling berkaitan, khususnya pada konsentrasi pemasaran atau marketing.

Ketika belajar pemasaran itulah, saya mengenal dan mempelajari mengenai brand. Sebagai marketer, kami wajib memahami aktivitas marketing dari hulu ke hilir. Bukan sekedar paham mengenai aktivitas promosi, namun semua di mulai dari kegiatan riset.

Jika sebelumnya saya belajar meriset suatu produk yang mampu memenuhi kebutuhan konsumen, akhirnya saya belajar pula bagaimana meriset diri sendiri dan menemukan value sehingga kita dapat bermanfaat bagi orang lain.


Mungkin banyak yang belum menyadari bahwa diri kita adalah aset. Dengan ilmu, pengetahuan dan keahlian yang kita miliki, kita dapat "menjual" diri kita untuk mendapatkan hasil material maupun non material.

Maka kemudian saya mengenal apa itu " Personal Branding "
 “Your brand is what people say about you when you’re not in the room.”Jeff Bezos (founder of Amazon) 
Kita ingin dikenal sebagai apa sih?

Dulu saat era social media belum segencar sekarang, membangun personal branding itu sangat susah. Kita harus benar-benar skillfull agar orang lain tahu kemampuan yang kita miliki.

Sedikit pengalaman yang pernah saya lakukan, yakni saat saya menjadi penyiar radio dan bertekad membangun personal branding sosok penyiar yang smart, berwawasan luas tapi agak jaim. Jadi, saya berusaha berlangganan banyak majalah untuk mengetahui perkembangan tren lebih awal. Tidak lupa membaca beragam portal berita setiap hari. Ketika membawakan program acarapun, saya ingin menampilkan figure yang cool dengan attitude yang elegance. Anti tertawa cekakan nggak jelas atau menghadirkan logat medok yang ndeso. Memperhatikan pilihan diksi yang tepat, agar apa yang saya sampaikam rapi dan teratur.

Ketika saya konsisten melakukan hal tersebut, saya akan memiliki diferensiasi dengan penyiar lain.  Itu adalah selling point yang saya miliki, sehingga mudah dikenali.

Repot? IYA! Dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Beda dengan zaman now. Saat ini, dari bio di instagram saja, kita dapat "membaca" orang lain. Apa profesinya, apa kesukaannya dan apa aktivitasnya. Dari isi blog seseorang, kita dapat mengetahui pemikiran, kreativitas dan kemampuannya dalam meriset sesuatu untuk menghasilkan tulisan. Artinya, social media membuat kita mudah dikenali. Seluruh aktivitas profesional maupun pribadi juga terdokumentasi dengan baik.

Meski demikian personal branding itu tidak seperti simsalabim yang kemudian tiba-tiba ada. Butuh konsistensi dalam membangun branding. Tentunya harus didukung skill dan passion yang kita miliki.

Sebagai seorang muslimah yang selalu dinamis, sudah saatnya kita memanfaatkan perkembangan teknologi khususnya social media untuk membangun personal branding sesuai dengan tujuan yang kita inginkan.

Jika kita tidak memiliki merek pribadi yang kuat dan terlihat, berarti kita berada pada posisi yang kurang menguntungkan di hampir semua aspek kehidupan profesional, bisnis dan pribadi. Personal branding telah menjadi persyaratan bagi siapapun yang ingin mengembangkan bisnis mereka, mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, mendapat perhatian dari pers, membawa karir yang lebih tinggi atau bertemu dengan teman baru yang berkualitas tinggi. 

“Why do I actually need a personal brand at all?”

1.Kesempatan akan datang

Jika personal brand kita kuat dan menarik, maka klien, perusahaan, pelanggan akan mudah menemukan kita. Keunggulan yang kita miliki akan terlihat. 

2. Kekuatan online networking

Personal branding yang menarik, akan menarik orang lain pula untuk mendekati dan ingin terhubung dengan kita. Sebagai contoh, ketika kita menemukan biodata sesama blogger di social media, kita cenderung untuk memfollownya. Terlebih jika apa yang di post juga menarik.

3.In-person networking power

Pict : fivebrand.com
Ketika diri kita memiliki brand, kita akan lebih mudah memperkenalkan diri dengan orang lain. Misalnya, ketika kita datang meliput suatu acara, kita biasanya berkenalan dengan orang baru di sana. Kita dapat memperkenalkan siapa diri kita dengan jelas " Halo saya Ratna, saya foodblogger" tentu lebih terlihat profesional dari pada "Halo saya Ratna, saya suka makan sambil foto-foto" 

Jadi, sudah saatnya kita menjadikan diri kita lebih spesifik. Ingin dikenal sebagai apa. Lalu perkenalkan diri kita pada orang lain.
4. Get Hired

Menurut penelitian SHRM, 84% perusahaan menggunakan social media untuk menghire karyawan. Atau paling tidak mereka menggunakan social media untuk menentukan apakah orang tersebut layak atau tidak. Perusahaan mencoba menemukan "siapa dirimu" apakah "dirimu sesuai dengan budaya perusahaan" berdasarkan aktivitas social media yang kita lakukan.
84 percent of hiring managers use social media to hire . 96 percent use Linkedin, and 53 percent use Twitter. Many companies post jobs on Twitter before anywhere else. But the most revealing statistic is that 66 percent of hiring managers use Facebook to hire. 
5. Percaya Diri

Ketika membangun personal branding, kita akan menemukan diri kita yang sebenarnya. Maka, setelah menemukan potensi dan passion yang kita miliki, kita akan berusaha menampilkan citra yang positif dan lebih percaya diri.

Nah, selanjutnya setelah kita menemukan merek kita sendiri, saatnya menyinergikan dengan blog yang kita miliki, jika kamu adalah blogger. Blog menjadi alat, untuk memperkuat brand. Itu mengapa apa yang kita tulis, sebaiknya adalah hal-hal yang betul kita kuasai atau minimal kita sukai. Sehingga blog akan membantu dalam membangun reputasi dan juga kredibilitas baik dalam kehidupan personal maupun profesional.


*Tulisan ini disertakan dalam post tematik Blogger Muslimah Indonesia Bulan November
37 comments on "Apa Untungnya Membangun Personal Branding? "
  1. Personal branding itu perlu banget y mba. Agat kita mempunyai "ciri khas" tersendiri di mata orang lain.. terimakasih artikelnya mba ^^ sangat bermanfaat..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbak..agar potensi kita dilihat orang lain..
      terima kasih sudah mampir mbak..

      Delete
  2. Wah, jadi tambah ilmu. Terima kasih Mba atas pencerahannya.

    ReplyDelete
  3. Noted, harus memperhatikan betul poin-poin di atas jika ingin berkarya melalui sosial media. Thanks

    ReplyDelete
  4. Personal branding kita sebagai muslimah bukan berarti jadi harus sempurna ya, Mba... Tapi status sebagai muslimah semoga memacu diri kita untuk terus memperbaiki diri, menyaring celah citra diri yang tidak sejalan ya, Mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. dengan menjadi muslimah, citra dirinya harus senafas dengan norma agama pastinya mbak..

      Delete
  5. Habis baca ini kemudian aku mikir, udah punya branding yg tepat belum ya diriku? Hehehe...

    Saatnya mengevaluasi. Makasih sharingnya, Mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebagai blogger dong mbak..hehehe

      terima kasih sudah berkunjung mbak

      Delete
  6. Sip, sebagai muslimah sudah seharusnya kita berkontribusi untuk sesama lewat tulisan ya mba

    ReplyDelete
  7. Emang nggak mudah yah membangun personal branding mbak? Harus konsisten dan didukunh dengan passion dan skill yang dimiliki.

    Yah, membaca postingan ini saya jadi tertarik untuk bisa membangun personal branding terutama sebagai blogger😊


    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mbak..harus bersungguh-sungguh..karena kompetisi semakin ketat

      Delete
  8. Alhamdulillah tambah ilmu lagi, makasih ya Mbak 😊

    ReplyDelete
  9. Lalu,sayapun merenung. Belum punya personal branding...

    ReplyDelete
  10. Betul ya, Mbak personal branding itu penting banget apalagi buat Para pebisnis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul sekali mbak..mendung kesuksesan bisnis. Banyak bisnis yang sukses, karena sosok dibelakangnya juga memiliki branding yang kuat

      Delete
  11. Saya dulu smk manajemen bisnis, jurusan pemasaran, kuliah juga begitu tapo entah kenapa setelah lulus malah jadi drawing teacher and passionate in the art gitu kak haha, postingannya bagus, zaman now emang setiap orang punya self branding ya tapi masih ada juga yang malu-malu hehe

    ReplyDelete
  12. Alhamdulillah..tambah ilmu..Terima kasih ulasan personal brandingnya Mbak..

    Setuju banget, blog akan membantu dalam membangun reputasi dan juga kredibilitas baik dalam kehidupan personal maupun profesional.

    Thanks sudah menuliskan ini

    ReplyDelete
  13. Ciri khas inilah yg wajib dipunya agar bisa dibedakan dengan lainnya. Saya pengen bangun kesan ini juga...tp masih berusaha

    ReplyDelete
  14. Saat kita ngobrol pun kelihatan banget Mak Sara orang yang smart dan berwawasan luas. Personal Branding yang semula hanya diniatkan saat jadi penyiar, ternyata jadi habitual action di dunia nyata juga sampai sekarang ya Mak.. Keren. :)

    ReplyDelete
  15. Saat kita ngobrol pun kelihatan banget Mak Sara orang yang smart dan berwawasan luas. Personal Branding yang semula hanya diniatkan saat jadi penyiar, ternyata jadi habitual action di dunia nyata juga sampai sekarang ya Mak.. Keren. :)

    ReplyDelete
  16. Personal branding saya apa ya, pengennya dikenal sebagai penulis, tapi karena sering baking jadi dikiranya penjual roti :D

    ReplyDelete
  17. Duh kayaknya saya masih dalam proses mencari personal branding saya.. Thanks mba untuk ilmu barunya

    ReplyDelete
  18. uh susahnya membangun personal branding >,< sampai saat ini pun masih sering berantem sama yang namanya percaya diri :(

    ReplyDelete
  19. Sampai sekarang masih bingung nyari personal branding yang cocok buat saya...
    Am i blogger?
    Am i seller?
    Or what? ^_^

    ReplyDelete
  20. Waah..ternyata banyak banget ya keuntungan personal branding, tapi masih bingung juga sebagai apa. Dan lagi pengen belajar banyak hal..hehee..makasih mbak

    ReplyDelete
  21. ilmu tentang personal branding yang mantap. Seorang emak berdaster seperti saya tetep harus punya ya, Mbak. Semoga ini jadi salah satu resolusi saya tahun depan ^_^ terima kasih. It's a nice post :)

    ReplyDelete
  22. Kalau sana lagi bangun branding sebagai blogger dan bakul buku mbak. Memang susah-susah gampang. Perlu konsistensi

    ReplyDelete
  23. Alhamdulillah... nambah ikmu tentang personal branding, nih. Makasih banyak Mba :)

    ReplyDelete
  24. Wah asyik ya bisa menikmati kuliah Dua jurusan. Jadi pengen kuliah lagi hehe. Nice article about personal Branding.

    ReplyDelete
  25. Semoga bisa menjadi sebaik2 perhiasan dunia 》cita2 utk personal branding sbg muslimah/wanita sholehah ☺.
    Makasih sharenya mbak.

    ReplyDelete
  26. Thanks infonya kak, pingin cepet cepet bisa mengaplikasikannya nih :) biar ngblog pun bisa mendatangkan rejeki hehehe

    Salam kenal,

    Meykke Santoso

    ReplyDelete
  27. Branding saya di deaf blogger, tapi teman-teman lebih kuat di branding sebagai Emak K. Hahahaha. Mungkinkah kita punya dua branding, Mbak?

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan komentar.
Komentar Anda termoderasi.
Salam

Auto Post Signature