Apakah sekarang kamu sedang direkrut untuk menjadi mystery shopper? Atau kamu sedang bingung apa sebenarnya aktivitas mystery shopper?
Mystery shopping adalah kegiatan menjadi pelanggan/pembeli di suatu tempat usaha atau perusahaan dengan tujuan melakukan evaluasi secara objektif terhadap layanan di tempat usaha atau perusahaan tersebut.
Mengapa disebut mystery? Karena kegiatan tersebut memang dilakukan "sewajar" mungkin, sehingga pihak yang dievaluasi, biasanya bagian frontliner, security atau bisa juga fasilitas perusahaan, tidak merasa sedang dinilai sehingga mereka bertindak secara wajar seperti kepada pelanggan yang lain.
Empat tahun ini, saya freelance sebagai mystery shopper. Profesi ini terlihat sederhana, namun tetap harus dilakukan secara profesional karena kita akan dibayar sesuai dengan kesepakatan yang telah dilakukan sebelumnya.
Biasanya, perusahaan akan menunjuk pihak ketiga (provider) untuk melakukan kegiatan ini. Penyedia jasa mystery shopping ini, kemudian akan menghire beberapa orang untuk ditugaskan sebagai mystery shopper.
Para mystery shopper kemudian akan dibriefing secara langsung atau bisa juga briefing dilakukan via email dan telepon mengenai project mystery shopping yang akan mereka jalani. Informasi yang diberikan kepada mystery shopper antara lain profil perusahaan, standar operasional prosedur (SOP) pada unit yang akan di evaluasi, detail-detail pengamatan yang akan dilakukan, perlengkapan yang dibutuhkan, pengisian kuisioner tertulis sebagai hasil pengamatan dan pengumpulan bukti aktivitas mystery shopping yang akan diolah lebih lanjut oleh provider.
Aktivitas Mystery Shopper
Sebagai contoh, shopper diminta untuk menjadi nasabah bank yang melakukan pengamatan terhadap hall dan fasilitas di bank. Shopper akan mengamati dan mengecek bagaimanakah kondisi mesin nomor antrian apakah berfungsi atau tidak, apakah lantai dan dinding bersih atau kotor. Apakah terdapat brosur atau poster. Apakah mesin ATM berfungsi dengan baik,dll.
Atau bisa juga mengamati CSO bank. Shopper menjalankan skenario pembukaan rekening. Kemudian mengamati, bagaimanakah CSO dalam melayani, apakah cekatan, apakah ramah terhadap pelanggan, apakah paham betul prosedur perusahaan, apakah berpakaian rapi,dll.
Dengan beberapa pengalaman menjadi mystery shopper yang sudah saya lakukan, saya ingin berbagi beberapa hal.
Tips dan Trik Mystery Shopper
1. Profesi ini adalah profesi profesional.
Sehingga dalam melakukannyapun harus bersungguh-sungguh. Bila kita diminta untuk menjadi koordinator diantara mystery shopper yang lain, pastikan mystery shopper yang lain memiliki visi yang sama dalam bertugas, yakni bekerja secara profesional.
2. Pahami setiap detail briefing yang diberikan oleh provider kita.
Bila tidak bertemu secara tatap muka, biasanya provider akan mengirimkan email dengan lampiran yang cukup banyak. Baca baik-baik setiap informasi dan petunjuk pelaksanaan. Kerena setiap kegiatan mystery shopping akan berbeda antara satu project dengan project yang lain.
3. Siapkan perlengkapan mystery shopper dengan baik
Mystery shopper biasanya akan dilengkapi dengan media perekam, bisa berupa spy cam, audio recorder atau handphone. Pastikan semua alat bekerja dengan baik sehingga dapat optimal ketika digunakan.
Baca Juga : Pengalaman Menjadi Duta Asian Games 2018
4. Perhatikan profil diri dari mystery shopper.
Setiap project menuntut kita untuk menjadi profil yang sesuai dengan pelanggan perusahaan tersebut.
Sebagai contoh bila kita akan mengamati kinerja teller bank, sebaiknya kita berpakaian rapi selayaknya nasabah bank. Berbeda halnya, jika kita akan mengamati sebuah counter pakaian, kita bisa menampilkan profil yang lebih kasual.
5. Bertindaklah secara wajar.
Percaya diri adalah penting.Bertindaklah seperti pelanggan yang lain dan lakukan skenario yang harus dijalankan. Hindari terlalu gugup dan banyak bertanya, serta melakukan aktivitas yang mencurigakan.
Bila mystery shopper melakukan perekaman dengan handphone atau dengan kamera yang dipasang pada kancing baju pastikan melakukannya dengan sewajar mungkin.
6. Amati dengan baik.
Pengamatan adalah kunci.
Sebelum bertugas, cek terlebih dahulu item-item yang harus mystery shopper amati. Sehingga ketika bertugas, shopper dapat lebih fokus pada objek pengamatan. Contohnya : adanya permen di meja, atau sapaan dari pramuniaga, atau berapa lama makanan sampai di meja pelanggan, dll.
Hindari mencatat dengan buku catatan atau utak atik handphone saat bertugas. Karena hal ini akan meninmbulkan kecurigaan. Konsentrasi dalam menngamati adalah hal yang wajib dilakukan
Hindari mencatat dengan buku catatan atau utak atik handphone saat bertugas. Karena hal ini akan meninmbulkan kecurigaan. Konsentrasi dalam menngamati adalah hal yang wajib dilakukan
7. Perhatikan waktu dan ingat hal-hal penting
Hal-hal penting disini bisa berarti nama-nama dari subjek pengamatan. Mengapa menjadi penting? Karena salah satu tujuan dari mystery shopping adalah untuk memberikan penilaian objektif terhadap subjek pengamatan guna mendukung pemberian insentif atau promosi jabatan.
8. Segera catat dan lakukan pengisian kuisioner.
Kuisioner diberikan kepada mystery shopper untuk dilengkapi. Kuisiner ini berisi item-item pertanyaan yang menjadi fokus dalam pengamatan. Gunakan hasil rekaman untuk mengecek ketepatan peristiwa.Jangan hanya mengandalkan daya ingat.
Baca Juga : Pengalaman Kelas Matrikulasi Institut Ibu Profesional
9. Kumpulkan hasil mystery shopping.
Buatlah folder khusus untuk merangkum seluruh hasil kegiatan mystery shopping. Burning dalam CD/DVD/Flashdisk dan segera serahkan kepada provider untuk diolah.
10. Jika ragu, tidak perlu malu untuk menanyakan pada provider
Kegiatan mystery shopping membutuhkan kepercayaan dan komitmen. Bisa jadi provider kita berada di Jakarta dan kita bergerak di cabang di kota kecil. Pastikan komunikasi berjalan dengan baik. Laporkan setiap aktivitas, dan berikan hasil mystery shopping tepat waktu sesuai jadwal.
Jujur, saya tidak tahu. Karena berdasarkan pengalaman, saya selalu diminta secara pribadi oleh pihak provider untuk melakukan pekerjaan ini. Jadi bukan melalui tahap rekrutmen secara terbuka atau melamar kerja sebagai mystery shooper.
Ketika ditanya,
Bagaimana cara menjadi Mystery Shopper?
Jujur, saya tidak tahu. Karena berdasarkan pengalaman, saya selalu diminta secara pribadi oleh pihak provider untuk melakukan pekerjaan ini. Jadi bukan melalui tahap rekrutmen secara terbuka atau melamar kerja sebagai mystery shooper.
Itu tadi adalah rangkuman pengalaman saya ketika menjadi mystery shopper. Meski terlihat sepele, namun bekerja sebagai mystery shopper sangatlah menantang. Jangan lupa untuk selalu mempersiapkan segala perengkapan sebelum bekerja. Sehingga, kita dapat melakukan observasi secara maksimal.




















































