Mempromosikan Personal Brand Melalui Event

18.3.20
CARA MEMBANGUN PERSONAL BRANDING


Sudahkan  menemukan apa passion- mu?

Jika masih ragu apa passion mu, coba cari sebuah aktivitas yang sering kamu lakukan yang memenuhi 4E : Enjoy, Easy, Excellent, dan Earn.

Enjoy : Aktivitas yang membuat kita nyaman dan senang melakukannya.

Easy : Aktivitas yang kita lakukan terasa mudah

Excellent : Aktivitas yang kita lakukan hasilnya baik

Earn : Aktivitas tersebut dapat mendatangkan uang, prestasi, penghargaan dan sebainya.

Sudahkan menemukan satu atau dua aktivitas yang memenuhi 4E di atas? Jika sudah, bisa jadi itu adalah PASSION hidupmu.

Passion ini bisa berwujud profesi, bisa juga berbentuk HOBI. Passion menjadi modal bagi seseorang dalam menentukan PERSONAL BRAND.


Personal Brand memang dapat dioptimalkan dengan social media. Tapi faktanya, branding bagus di social media saja tidak cukup. Jika ingin kompetensi kita teruji dan diakui, maka kita perlu berinteraksi secara langsung (face to face) dengan target market  atau komunitas masyarakat yang kita tuju di dunia nyata. Interaksi tatap muka dapat membuktikan kemampuan yang kita miliki baik secara verbal maupun nonverbal. Salah satu interaksi tatap muka yang digunakan untuk mempromosikan personal brand adalah melalui EVENT.

Jika berkesempatan berinteraksi dengan target market kita, kemudian mereka yakin dan merasa puas, mereka akan dengan suka rela membicarakan kita, merekomendasikan kepada orang lain, termasuk memberi ulasan positif di social media. Dalam dunia marketing disebut dengan word of mouth.

Lantas, bagamana mempromosikan personal brand melalui event?

Mulailah dengan menjadi pembicara tamu (guest speaker)

Ajak kawan, atau suatu komunitas untuk berkolaborasi mengadakan suatu event. Rekomendasikan secara suka rela diri sendiri untuk menjadi pembicara di acara tersebut.

Dengan menjadi guest speaker, kita akan memperoleh beberapa keuntungan?

1. Kita dianggap mampu dan menguasai bidang yang menjadi keahlian kita.
2. Bertemu dengan orang- orang baru di luar lingkar pertemanan dan komunitas kita.
3. Mengamati aktivitas manajemen event yang dilakukan panitia. Kita bisa belajar bagaimana panitia mengkoordinasi pembicara, peserta, promosi event, dll yang nantinya berguna saat kita membuat event sendiri.
4. Kita tidak perlu khawatir tentang logistik pengorganisasian acara, seperti lokasi, katering, peserta, tetapi personal brand kita dapat terekspos kepada audiens yang ditargetkan.

Jika kita sudah memiliki strong position,  jaringan relasi yang cukup banyak, dan pemahaman manajemen event yang baik, maka selanjutnya kita bisa membuat event kita sendiri untuk mempromosikan personal brand.

Jadi jika sebelumnya kita menumpang di event komunitas lain, sekarang saatnya membuat event mandiri.

Membuat Event Mandiri


PELATIHAN PERSONAL BRANDING


Apa saja yang perlu dipersiapkan untuk membuat event mandiri untuk mempromosikan personal brand?

1. Pilih event yang tepat

Sebelum merencanakan sebuah event, cari tahu dulu apa event yang membuat kita nyaman dari segi modal (pembiayaan) dan teknis pelaksanaan.

Jenis event yang dapat dipilih seperti :
- Live streaming (Youtube/ instagram)
- Virtual events (Kulwap)
- Seminar dan workshop
- Pameran
- Talkshow, dll

2. Uji kelayakan event

Jika event ini kita buat secara mandiri, maka ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan

a. Berapa biaya atau modal yang kita miliki
b. Berapa banyak orang yang akan terlibat membantu kita
c. Bagaimana memasarkan event tersebut agar banyak orang yang tertarik datang

3. Promosikan event

Manfaatkan berbagai platform digital untuk mempromosikan event. Baik yang gratis maupun berbayar.
Ide promosi event menggunakan social media, selengkapnya dapat di dengarkan melalui Podcast The Late Brunch With Sara Neyrhiza di bawah ini




4. Deskripsikan event secara persuasif

Temukan sebuah alasan yang kuat mengapa orang harus datang ke event kita. Sampaikan melalui berbagai postingan di social media. “Avoid empty, superfluous words that don’t give the reader useful information.”
Jelaskan juga profil dari pembicara yang hadir. Siapa mereka dan mengapa mereka relevan, atau membawa perspektif penting ke topik event.

5. Pilih lokasi event yang ideal

Setelah menentukan jumlah target orang yang hadir, selanjutnya pilih lokasi yang ideal. Tidak perlu terlalu besar, namun memiliki fasilitas yang memadai. Saat ini sudah banyak hotel dan restauran yanng menyediakan meeting room dengan harga terjangkau. Biasanya kita hanya perlu membayar biaya konsumsi, pihak hotel akan memberikan fasilitas tempat gratis, beserta perlengkapan seperti lcd proyektor, screen, alat tulis, dll.

6. Dokumentasikan acara

Jangan lupa untuk mendokumentasikan acara yang nantinya dapat kita unggah di social media, blog atau website. Mereka yang tidak hadir di acara  kita, tetap akan mengetahui informasi event yang kita buat.

Bagaimana, sudah siap membuat acaramu sendiri?

See you on the next blogpost.







Thank you, 

Post Comment
Post a Comment

You made it all the way here! Thanks for reading. :)
Please leave your comment below. Your comments will be moderated.
(INFO : Sebaiknya berkomentar dengan URL agar komentar tidak menjadi brokenlink dan terpaksa saya hapus)

Auto Post Signature