Bimbingan Teknis Membaca Nyaring Untuk Guru, Pegiat Literasi, Pustakawan dan Orang Tua

29.7.25

 


 ANTARA - Untuk menumbuhkan minat baca sejak dini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solo menyelenggarakan Bimbingan Teknis Read Aloud atau membaca dengan nyaring untuk para guru, pegiat literasi serta orang tua asuh, pada hari Senin-Rabu (19-21/5). Dengan membaca nyaring perbendaharaan kata anak bisa bertambah dan melatih anak menyampaikan pendapat sendiri sehingga tampil lebih percaya diri. (Denik Apriyani/Yovita Amalia/Rijalul Vikry)


Selengkapnya vido dapat ditonton di sini.

Pelatihan Etika Pelayanan dan Komunikasi Untuk Kasir dan Kliringman Perbankan Di Solo Raya



Sebagai garda terdepan layanan perbankan, kasir dan kliringman memiliki peran vital dalam menciptakan pengalaman pelanggan yang profesional. Pada 19 Juli 2025, Bank Indonesia Solo menyelenggarakan pelatihan etika pelayanan dan komunikasi untuk Forum Komunikasi Kasir dan Kliringman. Kegiatan ini berlangsung selama dua jam dan diikuti oleh lebih dari 150 peserta dari berbagai lembaga perbankan di wilayah Solo dan sekitarnya.




Sebagai tariner saya menyampaikan materi yang berfokus pada tiga aspek penting dalam pelayanan prima: disiplin waktu dan penampilan, kejujuran dalam menyampaikan informasi, serta tanggung jawab sebagai garda terdepan institusi. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada prinsip-prinsip komunikasi asertif dan responsif dalam menghadapi berbagai karakter nasabah.


Sesi role play menjadi bagian paling dinamis dalam pelatihan ini. Peserta diajak mempraktikkan berbagai situasi layanan nyata, termasuk menghadapi komplain, menangani kesalahpahaman, serta menjaga sikap profesional saat berada di bawah tekanan. Melalui latihan ini, peserta belajar pentingnya empati, ketenangan, dan konsistensi dalam pelayanan.



Menerima Penghargaan dari Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta

5.6.25

 



Kerja sama yang bermakna selalu membuahkan hasil yang membanggakan. Pada Selasa, 4 Juni 2025, PT SPEAKINGID Semua Bisa Bicara menerima apresiasi istimewa dari Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk penghormatan atas kemitraan strategis dan kolaborasi aktif dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa komunikasi.

Bertempat di Auditorium Mohammad Djazman, penghargaan diberikan oleh Pak Sidiq selaku Kaprodi Ilmu Komunikasi kepada saya secara langsung, dalam rangkaian acara tahunan bertajuk COMFEAST (Communication Festival). Acara ini menjadi momen penting yang mempertemukan akademisi, praktisi, dan mahasiswa dalam suasana inspiratif dan penuh semangat.



Selama ini, SPEAKING.ID yang telah saya bangun sejak 2018 secara aktif terlibat dalam berbagai kegiatan bersama UMS, mulai dari seminar, workshop, dan penerimaan mahasiswa magang yang dirancang untuk memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Kolaborasi ini bukan hanya soal berbagi ilmu, tapi juga tentang membangun jejaring profesional dan menanamkan semangat kepemimpinan komunikasi sejak di bangku kuliah.



Semoga penghargaan ini menjadi penanda bahwa langkah bersama antara SPEAKING.ID dan Ilmu Komunikasi UMS akan terus tumbuh, membawa manfaat lebih luas untuk pendidikan dan profesi komunikasi di Indonesia.


Menjadi MC Acara Pocari Sweat Moms Community Gathering

22.3.25


SARA NEYRHIZA PRAKTISI KOMUNIKASI SOLO JAWA TENGAH INDONESIA

Para ibu berkumpul? Yes, pasti seru dan menyenangkan!


Kali ini, para ibu yang tergabung dalam berbagai komunitas berkumpul di acara Pocari Sweat Moms Community Gathering yang diadakan di Hotel Solia Zigna pada Sabtu, 15 Maret 2025. Momen ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan bulan Ramadan, bulan yang penuh makna dan refleksi.


Saya, yang terlibat sebagai MC sekaligus koordinator dari Read Aloud Solo Raya—salah satu komunitas yang hadir—sudah berada di lokasi sejak pukul 13.00 WIB. Rangkaian acara yang panjang dan padat mengharuskan saya memahami setiap detail dengan baik. Apalagi, acara ini dirancang untuk mempererat hubungan antar komunitas ibu sekaligus memberikan wawasan berharga tentang kesehatan anak dan psikologi keluarga.


SARA NEYRHIZA PRAKTISI KOMUNIKASI SOLO JAWA TENGAH INDONESIA


Acara dimulai dengan sesi perkenalan, kemudian dilanjutkan dengan pemberian sertifikat apresiasi kepada komunitas yang hadir sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam membangun lingkungan yang mendukung para ibu. Suasana semakin meriah dengan games dari Quizizz yang menguji pengetahuan para peserta.


SARA NEYRHIZA PRAKTISI KOMUNIKASI SOLO JAWA TENGAH INDONESIA


Pocari Sweat tentu tidak hanya mengajak peserta untuk bergembira, tetapi juga belajar mengenai kesehatan mental dan parenting. Hadir Dr. Fadhilah Tia Nur, Sp.A (K), M.Kes, seorang dokter spesialis anak, yang berbagi pengetahuan tentang kesehatan anak serta pentingnya asupan nutrisi yang tepat saat anak mulai belajar puasa. Sementara itu, Ayu Archentari, S.Psi, M.Psi, seorang psikolog keluarga, memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya komunikasi yang sehat dalam keluarga, khususnya bagaimana menjaga kewarasan seorang ibu dalam menjalani peran sehari-hari. Diskusi berlangsung sangat interaktif—para peserta aktif bertanya dan berbagi pengalaman, membuat suasana semakin hidup dan penuh pembelajaran.


SARA NEYRHIZA PRAKTISI KOMUNIKASI SOLO JAWA TENGAH INDONESIA


Acara semakin seru saat semua komunitas dilibatkan dalam games Parcel Lebaran. Dalam waktu hanya 15 menit, setiap komunitas diminta menyusun berbagai produk menjadi sebuah parcel yang cantik. Sebagai penutup, momen berbuka puasa bersama menjadi puncak dari kebersamaan hari itu. Dengan hidangan lezat dan suasana penuh kehangatan, kami tidak hanya menikmati makanan, tetapi juga mempererat hubungan antar komunitas ibu.


Bagi saya, menjadi bagian dari acara ini adalah sebuah pengalaman yang menyenangkan. Melihat antusiasme para ibu untuk terus belajar semakin menguatkan keyakinan saya bahwa komunitas memiliki peran penting dalam mendukung orang tua dalam perjalanan membesarkan anak-anak. Melalui diskusi, tawa, dan kebersamaan, kami saling menguatkan dan tumbuh bersama.

Read Aloud bersama Perpustakaan Bank Indonesia Solo

14.3.25





Solo, 14 Maret 2025 - Membacakan buku untuk anak- anak TK adalah salah hal yang menantang. Mereka memiliki rasa ingin tahu yang besar, namun di sisi lain mudah terdistraksi dengan lingkungan. Itu mengapa momen membacakan buku bersama  anak-anak TK NDM Kauman di Perpustakaan Bank Indonesia Solo menjadi pengalaman menarik buat saya. Sejak awal, saya sudah bisa merasakan antusiasme anak-anak yang begitu tinggi untuk mendengarkan cerita yang akan saya bawakan.


Dalam sesi ini, saya diminta membacakan buku bertema literasi keuangan berjudul Uang Receh Rafi. Dengan teknik read aloud yang interaktif, ekspresi suara, serta gestur, saya ingin memastikan bahwa setiap anak benar-benar terlibat dalam cerita. Momen terbaik bagi saya adalah ketika mereka tertawa, bersorak, dan ikut mempraktikkan bagaimana cara menabung dengan menggunakan celengan yang saya bawa.


MEMBACA NYARING BERSAMA PERPUSTKAAN BANK INDONESIA


Kegiatan ini bukan hanya tentang membaca nyaring, tetapi juga tentang menanamkan gaya hidup hemat dengan menabung sejak dini. Saya yakin, dengan pengalaman positif ini, anak-anak akan memahami bahwa uang yang mereka miliki bisa dibelanjakan secara tepat. Hal ini juga implementasi semangat Cinta, Bangga dan Paham Rupiah.


Terima kasih kepada Perpustakaan Bank Indonesia Solo atas kesempatan  ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak anak yang merasakan manfaat dari read aloud!


Liputan Majalah Annaba SMA Islam Al-Azhar 7 Sukoharjo

10.2.25

 



Di penghujung 2024, saya kedatangan beberapa murid dari SMA Islam Al-Azhar 7 Sukoharjo yang tergabung dalam tim majalah sekolah mereka, Annaba. Mereka datang dengan penuh semangat untuk mewawancarai saya sebagai narasumber untuk salah satu rubrik di majalah tersebut.


Sebagai seseorang yang sudah cukup lama berkecimpung di dunia komunikasi dan public speaking, saya selalu merasa antusias ketika ada kesempatan berbincang dengan generasi muda. Saya percaya bahwa anak-anak muda memiliki cara pandang yang segar, rasa ingin tahu yang tinggi, dan perspektif yang sering kali membuat saya sendiri ikut belajar dari mereka.



Sejak awal pertemuan, mereka menunjukkan sikap profesional: membawa daftar pertanyaan yang sudah disiapkan dengan baik, mencatat dengan teliti, dan aktif mendengarkan. Saya bisa merasakan betapa mereka ingin menggali wawasan sebanyak mungkin untuk disajikan dalam tulisan mereka nanti. Kami berbincang tentang dunia komunikasi, pentingnya public speaking, dan bagaimana skill komunikasi yang baik dapat membuka banyak peluang di masa depan.


Momen seperti ini mengingatkan saya pada perjalanan saya sendiri—bagaimana dulu saya juga pernah berada di posisi mereka, penuh rasa ingin tahu dan berusaha menyerap sebanyak mungkin ilmu dari orang-orang yang lebih dulu berpengalaman. Melihat mereka, saya yakin bahwa masa depan jurnalistik, storytelling, dan dunia komunikasi di tangan generasi muda akan tetap berkembang dan penuh inovasi.



Terima kasih untuk tim Annaba yang sudah datang dan berbagi pengalaman dengan saya. Semoga tulisan ini bisa menjadi pemantik semangat bagi kalian untuk terus menulis, berbicara, dan berbagi inspirasi dengan dunia!

Read Aloud Goes to School: Menyebarkan Semangat Literasi Iklim di SD Negeri Gurawan

 

PELATIHAN READ ALOUD UNTUK ORANG TUA MURID DAN PENGGIAT LITERASI


Pagi hari, tepat pada Rabu, 22 Januari 2025, saya bersama teman-teman dari Read Aloud Solo Raya melangkah ke SD Negeri Gurawan, Surakarta dengan penuh semangat. Hari itu, kami mengadakan kegiatan Read Aloud Goes to School, sebuah program literasi yang bertujuan mengenalkan anak-anak pada isu perubahan iklim dengan cara yang menyenangkan. Kegiatan ini juga merupakan kolaborasi lanjutan dengan Buibu Baca Buku Book Club (BBB Book Club).


PELATIHAN READ ALOUD UNTUK ORANG TUA MURID DAN PENGGIAT LITERASI


Di SDN Gurawan Surakartam kami mengajak para siswa khususnya kelas 4, 5, dan 6,untuk memiliki  kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga lingkungan. Dalam kegiatan ini, kami menggunakan buku seri Keluarga Panik karya Noor H. Dee  yang terdiri dari tiga judul:


1. Polusi Dilarang Masuk

2. Banyak Sampah Banyak Masalah

3. Cita-Cita Penyelamat Bumi


Ketiga buku ini menjadi media yang tepat untuk mengajak anak-anak berpikir kritis tentang lingkungan, memahami dampak polusi dan sampah, serta menginspirasi mereka untuk berkontribusi dalam menjaga bumi.


Sebagian besar dari kami yang hadir adalah peserta yang sebelumnya terlibat dalam pelatihan Read Aloud yang sebelumnya telah digelar pada 22 Desember 2024. 



Baca Juga : Pelatihan Read Aloud untuk Penggiat Literasi



Sebanyak enam orang dari kelompok ini, yakni Mbak Ratih, Mbak Putri, Mbak Widia, Mbak Candra, Mbak Yani, dan Mbak Dinar, menjadi pembaca buku dalam acara ini. Dengan teknik membaca nyaring yang sudah mereka pelajari, mereka berhasil menarik perhatian anak-anak, membuat mereka tertawa, berpikir, dan bahkan bertanya-tanya tentang berbagai isu lingkungan.


PELATIHAN READ ALOUD UNTUK ORANG TUA MURID DAN PENGGIAT LITERASI


Selain keenam pembaca buku tersebut, saya bersama Mbak Anis, Mbak Nova, Mbak Cinthia, dan Mbak Stafa juga turut serta dalam menyukseskan acara ini. Kami semua memiliki peran masing-masing, dari mendukung jalannya sesi membaca, berinteraksi dengan anak-anak, hingga mengatur kelancaran acara.


Salah satu hal yang paling membahagiakan dari kegiatan ini adalah antusiasme anak-anak. Mereka begitu terlibat dalam cerita yang kami bacakan, dan berbagi pengalaman mereka tentang bagaimana mereka mencoba menjaga lingkungan.


Setelah sesi membacakan buku berakhir, kami meminta para anak- anak untuk membuat poster. Poster bertema lingkungan, untuk menuangkan ide- ide kreatif anak- anak setelah memahami buku yang kami bacakan. Setiap kelas di bagi menjadi 3- 4 kelompok. Setiap kelompok dibekali dengan kertas poster dan cat air. Anak- anak kemudian diminta membuat poster dengan bekerja sama.


PELATIHAN READ ALOUD UNTUK ORANG TUA MURID DAN PENGGIAT LITERASI


PELATIHAN READ ALOUD UNTUK ORANG TUA MURID DAN PENGGIAT LITERASI


Melihat semangat mereka, saya merasa bahwa misi kami hari itu benar-benar tersampaikan. Dengan pemahaman terhadap isi buku yang kami bacakan, kami berharap mereka akan mampu menjaga bumi dengan lebih baik.


Read Aloud Goes to School di SD Negeri Gurawan hari itu bukan hanya tentang membaca buku. Ini adalah langkah kecil dalam perjalanan panjang untuk menanamkan kesadaran lingkungan pada generasi muda. Kami percaya bahwa perubahan besar dimulai dari hal-hal sederhana, seperti membaca buku dan berdiskusi tentangnya.



Workshop Read Aloud untuk Mendukung Literasi Iklim Bersama Read Aloud Solo Raya

28.12.24

 


PELATIHAN READ ALOUD PENGGIAT LITERASI BUNDA BACA


Di tahun 2021, saya bersama dua kawan (Mbak Asri dan Mbak Titi) membangun Komunitas Read Aloud Solo Raya, sebuah komunitas yang fokus menggiatkan literasi. Sebagai salah satu bentuk pemberdayaan komunitas, di akhir tahun 2024, bersama pengurus komunitas lainnya (Mbak Anis, Stafa dan Mbak Cintia) kami mengadakan Workshop Read Aloud untuk Penggiat Literasi - Climate Literacy for Mothers, tepat di 22 Desember 2024 bertempat Nutri Hub Solo. 


Pada acara kali ini, kami berkesempatan untuk bekerja sama dengan Buibu Baca Buku Book Club (BBB Book Club), yang juga mendapat dukungan dari Climateworks Foundation untuk membangun kesadaran kolektif mendukung literasi iklim melalui para ibu. 


Kenapa para ibu? 

Mendukung literasi iklim dengan melibatkan para ibu adalah langkah strategis yang berdampak besar karena peran ibu sebagai pendidik utama dalam keluarga. Ibu memiliki pengaruh langsung terhadap nilai dan kebiasaan anak-anak sejak dini. Dengan membekali ibu dengan pengetahuan tentang perubahan iklim dan cara-cara praktis untuk menjaga lingkungan, mereka dapat meneruskan nilai-nilai tersebut kepada anak-anak mereka, menciptakan generasi yang lebih sadar lingkungan. 


Selain itu, sebagai pengelola utama rumah tangga, para ibu sering membuat keputusan penting terkait penggunaan energi, pengelolaan sampah, dan konsumsi sumber daya, yang semuanya memengaruhi jejak karbon keluarga. Dengan literasi iklim yang baik, keputusan-keputusan tersebut dapat diarahkan untuk lebih ramah lingkungan.




Isu literasi iklim, termasuk pemanasan global, mungkin tidak menjadi perhatian utama masyarakat saat ini. Maka, untuk menyosialisasikannya, perlu sebuah kegiatan yang lebih edukatif, namun FUN. Untuk itu, Komunitas Read Aloud Solo Raya mengadakan Workshop Read Aloud ini. Sehingga tidak sekadar pelatihan teknik membaca nyaring, tetapi juga menjadi upaya membangun kesadaran para ibu untuk mendukung aksi iklim.


Di workshop ini, kami memiliki tiga tujuan utama. Pertama, tentu untuk bersilaturahmi dengan para member, maupun penggiat literasi lainnya di Solo Raya. Kedua, berbagi pengalaman tentang pentingnya membaca nyaring sebagai salah satu cara untuk mendekatkan keluarga dengan isu-isu besar seperti perubahan iklim. Ketiga, memberikan pembekalan kepada para penggiat literasi mengenai teknik read aloud yang benar.


PELATIHAN READ ALOUD PENGGIAT LITERASI BUNDA BACA 2


Dalam workshop ini, peserta belajar dan mempraktikkan teknik read aloud menggunakan Buku Seri Keluarga Panik, yang diterbitkan oleh Noura Kids. Buku ini merupakan bagian dari program Climate Literacy for Mothers, sebuah inisiatif yang menggabungkan edukasi literasi dan kesadaran lingkungan. Buku Seri Keluarga Panik ditulis oleh Noor H. Dee dengan ilustrasi yang menarik dari Shafayeah. Seri ini terdiri dari tiga judul :


  1. Banyak Sampah, Banyak Masalah
  2. Polusi Dilarang Masuk
  3. Cita-Cita Penyelamat Bumi


Dengan cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, buku-buku ini mampu menjadi pemantik diskusi yang menyenangkan sekaligus mendalam. Para ibu peserta workshop terlihat antusias, berbagi cerita, dan mencoba membacakan buku-buku ini dengan penuh ekspresi.


PELATIHAN READ ALOUD PENGGIAT LITERASI BUNDA BACA 2


Tak hanya berhenti pada teknik membaca nyaring, acara ini juga menumbuhkan kesadaran akan isu krisis iklim. Melalui kisah-kisah yang relate, peserta diajak untuk memahami pentingnya menjaga bumi dan mulai melakukan langkah kecil dari lingkungan keluarga masing-masing.


Terima kasih kepada seluruh pihak atas kepercayaan dan dukungannya. Karena melibatkan para ibu yang sering kali tidak terpisahkan dari anak- anak mereka, kami mendapatkan support dari Pobee Indonesia yang menyediakan Kids Corner. Anak- anak dapat bermain sambil belajar dengan aktivitas edukatif, sementara ibu mereka berlatih read aloud.



Semoga, kami para ibu (dan perempuan) dapat lebih memahami isu-isu lingkungan dan menjaga bumi kita tetap nyaman untuk generasi mendatang. 



Juara 2 Penyiar Wanita Terbaik KPID Jawa Tengah 2024

2.12.24

Juara 2 Penyiar Radio Terbaik KPID Jawa Tengah Award 2024


Saya merasa sangat bersyukur  atas penghargaan yang saya terima di KPID Jawa Tengah Award 2024 sebagai Juara 2 Penyiar Wanita Terbaik, yang sekaligus menjadi kali kedua saya meraih penghargaan ini. Sebelumnya, pada tahun 2018, saya juga mendapatkan Juara 1 dalam kategori yang sama. Penghargaan ini bukan hanya sebuah prestasi, tetapi juga pengingat bahwa setiap usaha dan kerja keras di dunia penyiaran selalu dihargai.


Bagi saya, menjadi penyiar adalah kesempatan untuk berinteraksi dengan banyak orang, mendengarkan cerita mereka, dan berbagi informasi yang bermanfaat. Dua tahun terakhir, saya bersiaran  di Radio PTPN Solo melalui program "Semua Bisa Bicara",  setiap Minggu pukul 12.00 WIB. 



Sebagai Direktur Speaking.id, saya juga berharap dapat terus berbagi pengetahuan dan membantu orang lain untuk mengembangkan kemampuan komunikasi mereka. Kemenangan ini membuat saya semakin yakin bahwa berbicara dengan percaya diri adalah kunci untuk membuka banyak peluang.


Terima kasih atas segala dukungan yang telah saya terima. Saya akan terus berusaha memberikan yang terbaik dan semoga dapat terus menginspirasi banyak orang. #SaraNeyrhiza #KPIDAward2024 #PenyiarWanitaTerbaik #SemuaBisaBicara

Seminar Public Speaking Bersama 3.680 ASN Kabupaten Bandung

23.10.24

PELATIHAN PUBLIC SPEAKING BERSAMA TRAINER PUBLIC SPEAKING YANG BAGUS DI INDONESIA SARA NEYRHIZA


Perjalanan kali ini, membawa saya ke Kabupaten Bandung. Saya mendapatkan kesempatan untuk berbagi ilmu dan pengalaman dalam Seminar Public Speaking yang diadakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung. Acara ini diikuti oleh lebih dari 3.680 orang ASN, baik yang hadir langsung di lokasi maupun secara daring melalui Zoom dan YouTube.

Tema yang diangkat, “Berani Berbicara dan Tunjukkan Jati Diri Melalui Public Speaking". Tema ini menarik karena seperti yang kita pahami, menjasi seorang  ASNharus dapat berkomunikasi yang jelas, tegas, dan profesional yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


PELATIHAN PUBLIC SPEAKING BERSAMA TRAINER PUBLIC SPEAKING YANG BAGUS DI INDONESIA SARA NEYRHIZA



Selama seminar, saya berbagi tentang aspek vokal, verbal, dan visual dalam public speaking. Sesi ini fokus pada teknik-teknik praktis untuk menyusun materi yang efektif, menunjukkan visual yang meyakinkan dan bagaimana meningkatkan olah vokal seperti intonasi dan artikulasi. Saya percaya bahwa kepercayaan diri dalam berbicara akan memengaruhi bagaimana kita menyampaikan pesan, dan bagaimana pesan tersebut dapat dipahami dengan baik.


Melalui seminar ini, saya berharap para ASN dapat lebih percaya diri dan terampil dalam berkomunikasi, baik dengan rekan kerja, atasan, maupun masyarakat luas. Dengan komunikasi yang efektif, saya yakin pelayanan kepada masyarakat akan menjadi lebih baik, lebih jelas, dan lebih berdampak.






Auto Post Signature