Bio-Oil Dry Skin Gel Ampuh Atasi Kulit Kering. Kamu Pakai Juga, kan?

10.11.19
REVIEW BIO OIL DRY SKIN GEL


Gila, ini tangan cewek atau sisik ular, sih?" ujar seorang kawan laki-laki kepada saya, sembari mengelus tangan kanan saya dengan mimik keheranan.

Entah kenapa kenangan itu masih saya ingat sampai sekarang. Saat itu saya duduk di kelas 1 SMA, baru saja selesai latihan baris-berbaris. Sebuah ritual wajib bagi anggota paskibra sekolah. Siang itu cukup terik, sehingga hanya satu jam berlatih kami ber-17 orang sepakat untuk merehatkan diri sejenak. Saat saya sedang duduk melepas lelah, tanpa merasa berdosa kawan laki-laki saya berujar dengan santai mengenai kondisi kulit saya.

"Biasa, tangan pekerja keras", timpal saya waktu ini.

Sebagai ABG dengan uang saku pas-pasan, mana pernah saya peduli dengan kulit. Paling mentok juga saya pakai bedak dan deodoran agar tidak bau badan. Lainnya, saya tidak pernah peduli.


My Skin Confessions


Sejujurnya, sejak obrolan singkat dengan kawan saya waktu itu, saya seperti tersadarkan. Saya coba perhatikan kulit saya baik-baik. "Wah, iya nih ada yang nggak beres dengan kulit saya."

Kalau orang Jawa bilang, kulit saya itu kulit kentang. Warna kulit kuning langsat, tetapi teksturnya seperti kulit kentang. Tidak mulus dan cenderung berbercak atau bernoda. Jadi, karena faktor memiliki alergi berupa asma, ada salah satu implikasi yang ternyata berdampak pada kulit. Kulit saya jika digigit nyamuk, akan menjadi bentol yang kemudian berbekas. Bekas bentol kemudian menghitam  dan cukup lama sampai bisa menghilang, sekitar 1-2 bulan. Itu kenapa kulit saya terlihat seperti kulit kentang.

Akhirnya, saya mencoba memeriksakan diri ke dokter kulit. Menurut diagnosis dokter, kondisi kulit seperti itu bisa jadi karena faktor sensitivitas pada kulit, atau yang sering disebut sebagai 'insect bite sensitivity'. Kondisi ini terjadi akibat reaksi seseorang yang sangat sensitif terhadap gigitan serangga. Sebagian besar kasus dapat terjadi akibat faktor turunan keluarga.

Memang tidak berbahaya, tapi cukup mengganggu penampilan karena bekasnya susah menghilang. Sayangnya, belum ada obat yang dapat mengobati tuntas dalam sekali pengobatan, maka yang paling penting adalah upaya pencegahan. Caranya cukup mudah yakni dengan menjaga lingkungan tetap bersih, serta menggunakan pakaian yang bersih, menyerap keringat dan tertutup.

Kondisi insect bite sensitivity ini kadang menjadi lebih mengganggu ketika cuaca sedang panas. Kulit saya menjadi sangat kering. Betul apa yang dikatakan teman saya, seperti sisik ular karena terasa kasar. Ketika diperhatikan, kulit saya seperti mengelupas dan berwarna keputih-putihan. Jika dibiarkan, kulit akan terasa perih. Hal ini biasa terjadi pada tangan dan kaki.

Dari beberapa artikel yang saya baca, ada salah satu bahan yang dapat saya gunakan untuk menghilangkan kulit kering yaitu dengan mengoleskan virgin coconut oil (vco) yang biasa dipakai untuk ibu saya memasak di rumah. Nah, sejak saat itu kalau kulit saya kering saya pakai virgin coconut oil (voc). Nyaman nggak? Jelas nggak lah...seperti mengoleskan minyak goreng dan baunya juga nggak enak :(

Apa sih Kulit Kering?

DRY SKIN
Sumber gambar : angielist.com

Bagi kita perempuan yang tinggal di negara beriklim tropis dengan intensitas matahari dan kelembapan udara yang cukup tinggi ternyata membuat mudah terkena permasalahan kulit kering. Apalagi saat musim kemarau tiba, kita harus bersiap dengan kondisi kulit kering, pecah-pecah dan perih. Adik saya, lebih parah lagi. Jika kulit kakinya sedang kering, kulitnya mengelupas hingga terluka.

Kulit kering, atau dry skin yang dalam istilah medis disebut xerosis adalah  kondisi kulit yang ditandai dengan berkurangnya jumlah air pada lapisan kulit paling atas atau epidermis. 

Epidermis biasanya terdiri dari lemak (lipid) dan protein. Lipid dan protein ini membantu mencegah dehidrasi kulit. Ketika kekurangan protein dan lipid, kulit akan mudah kehilangan kelembapannya.

Kulit kering dapat terjadi pada laki-laki dan perempuan. Kondisi kulit kering akan semakin tinggi pada orang lanjut usia. Kulit pada orang lanjut usia cenderung mengalami penurunan jumlah minyak dan pelumas kulit alami. Area-area seperti lengan, tangan, dan tumit cenderung lebih mudah mengalami kulit kering.

Penyebab Kulit Kering


Kondisi kulit yang kering bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor, baik internal maupun eksternal.

Faktor Eksternal, umumnya dipengaruhi oleh lingkungan sekitar.

1. Cuaca ✔️
Kulit cenderung menjadi kering di musim dingin atau kemarau ketika suhu dan tingkat kelembaban rendah.

2. Panas ✔️
Pemanas sentral, kompor pembakaran kayu, pemanas ruang dan perapian semuanya mengurangi kelembaban dan membuat kulit menjadi kering.

3. Mandi air panas ✔️
Mandi air panas atau mandi dalam waktu lama dapat mengeringkan kulit. Kulit yang terasa terlalu kencang setelah mandi dapat mengindikasikan bahwa terjadi berkurangnya air dan minyak kulit alami. Begitu juga bila kita sering berenang, terutama di kolam yang mengandung banyak klorin.

5. Sabun dan deterjen yang keras ✔️
Banyak sabun, deterjen, dan sampo yang dapat menghilangkan kelembaban kulit. Sabun adalah pengemulsi yang menghilangkan minyak pada kulit. Semakin sering kulit digosok dengan sabun, semakin banyak minyak dihilangkan, yang pada akhirnya menghasilkan kulit yang kering. 

6. Pelembab ✔️
Pelambab atau body lotion yang tidak tepat juga dapat membuat kulit justru menjadi kering.

Faktor Internal

Kondisi kulit kering dapat disebabkan oleh dampak konsumsi obat tertentu. Seperti obat tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, alergi, dan obat jerawat. Kadang-kadang, masalah kulit kering dapat menjadi tanda kondisi medis internal. Misalnya, eksim, psoriasis, diabetes, hipotiroidisme, dan kekurangan gizi.


Gejala dan Tanda Kulit Kering


Gejala utama kulit kering adalah gatal. Orang yang memiliki kulit kering biasanya kulit terasa kasar, kering, merah dan terasa gatal. Bagian tubuh yang mengalami kulit kering umumnya di bagian lengan, tangan, kaki bagian bawah, perut, dan area gesekan seperti pergelangan kaki dan telapak kaki. 

DRY SKIN
Sumber Gambar : news-medical.net

Ketika merasa gatal, orang biasanya merasa ingin menggaruk bagian kulit tersebut.Menggaruk dan menggosok kulit secara terus-menerus dapat menyebabkan kulit menjadi tebal dan kasar. Beberapa orang bahkan mengalami kulit bentol berair karena teriritasi. Jika terus digaruk maka kulit dapat terbuka dan rentan terinfeksi.


Komplikasi yang Terjadi Akibat Kulit Kering


Kulit kering biasanya tidak berbahaya. Tetapi ketika tidak dirawat, dapat menyebabkan beberapa kondisi:

1. Dermatitis atopik (eksim) ✔️
Jika kamu rentan mengalami kondisi ini, kekeringan yang berlebihan dapat menyebabkan aktivasi penyakit, menyebabkan kemerahan, retak dan peradangan.

2.Infeksi ✔️
Kulit kering dapat membuat kulit menjadi pecah-pecah, hal ini dapat memungkinkan bakteri masuk dan menyebabkan infeksi.

Mencegah dan Mengatasi Kulit Kering


Meski terbilang wajar dan tidak berbahaya, tetapi kondisi kulit kering dapat menggangu kenyamanan dan juga penampilan. Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mencegah terjadinya kulit kering.

1. Perhatikan aktivitas mandi

- Mandi tidak terlalu lama cukup 5 - 10 menit
- Pakai sabun secukupnya untuk menghilangkan kotoran dan minyak
- Oleskan pelembab setelah mandi

2. Gunakan  produk perawatan kulit yang lembut dan tidak berbau. 

Beberapa produk perawatan kulit terlalu keras untuk kulit kering dan sensitif. Saat kulit sedang kering, hentikan penggunaan pembersih wajah, sabun atau deodoran yang mengandung alkohol, pewangi, retinoid, atau asam alfa-hidroksi (AHA) untuk mempertahankan minyak alami kulit.

3. Pilih  pakaian dan deterjen yang tidak menyebabkan iritasi. 

Ketika kulit kita kering  pakaian dan deterjen cucian pun bisa mengiritasi. Untuk menghindari ini gunakan pakaian berbahan katun atau sutra daripada memakai baju berbahan wol atau bahan kasar lainnya. Gunakan juga deterjen cucian berlabel "hypoallergenic"

4. Menggunakan pelembab berbahan dasar minyak

Pelembap dengan bahan dasar minyak efektif dalam menjaga kelembapan kulit lebih lama. Pilih juga pelembab yang juga mengandung formula yang dapat membantu memperbarui sel-sel kulit serta menjaga tingkat elastisitas kulit seperti shea butter, glycerin dan urea.


Menemukan Pelembab Berbahan Dasar Minyak Terbaik


Setelah paham dengan kondisi kulit yang saya miliki, saya menjadi lebih peduli untuk merawat kulit. Sebelumnya saya sering memakai virgin coconut oil, namun seperti yang saya bilang rasanya lengket dan susah menyerap. Apalagi jika dipakai pagi dan siang hari saat beraktivitas tentu akan membuat tidak nyaman.

Bulan lalu tanpa sengaja saya membaca sebuah artikel di internet. Saya menemukan sebuah produk yang dikhususkan untuk kulit kering. Namanya Bio-Oil Dry Skin Gel atau Bio-Oil Gel Kulit Kering.


Mengenal Bio-Oil


Sejujurnya, saya sudah tidak asing dengan Bio-Oil yang didistribusikan oleh PT Radiant Sentral Nutrindo ini. Saya sudah memakai produknya untuk menghilang strech marks setelah melahirkan anak pertama saya. Alhamdulillah, manjur dan mampu memudarkan strech marks pada perut dan paha.

Nah, ternyata Bio-Oil ini memang terkenal sebagai solusi untuk mengatasi munculnya stretch marks pada ibu hamil sejak pertama kali dipasarkan di tahun 1987. Bio-Oil sendiri punya banyak manfaat seperti melembapkan kulit, memudarkan bekas luka, pengganti eye cream, dan merawat kuku dan kutikula. Oiya, kata para beauty blogger, Bio Oil bisa digunakan sebagai campuran foundation untuk mengencerkannya dan mendapatkan hasil yang lebih glowing juga.

KEMASAN BIO OIL KULIT KERING


Trus, sekitar dua bulan lalu Bio-Oil punya produk baru yaitu Bio-Oil Gel Kulit Kering. Bio-Oil Gel Kulit Kering merupakan produk yang 100% aktif dan efektif untuk kulit kering karena memiliki kandungan utama minyak.

Sebulan terakhir saya memakai Bio-Oil Gel Kulit Kering ini. Dan nggak nyangka, bener-bener efektif untuk mengatasi kulit saya yang terasa kering akibat panasnya musim kemarau yang luar biasa ini. Buat kamu yang pengen tahu, seperti apa Bio-Oil Gel Kulit Kering, saya memberikan ulasannya di bawah ini.

Kemasan

HARGA  BIO OIL KULIT KERING

Bio-Oil Gel Kulit Kering dikemas dalam wadah berbentuk tabung jar berwarna putih dengan tutup yang menempel (tidak terlepas) dari body jarnya. Ini bagus banget sih, karena ketika kita membuka tutupnya, tidak akan terbuka terlalu lebar sehingga meminimalisasi kontaminasi dengan udara.

Pada kemasan yang berwarna putih, tertempel stiker identitas bertuliskan nama produk, logo Bio-Oil, informasi jumlah isi, informasi produk dan penggunaan, informasi produsen dan kode produksi.

Bio-Oil Gel Kulit Kering memiliki tiga ukuran kemasan yakni 200 ml, 100 ml, dan 50 ml.

Sumber Gambar : Naturalpharmacybusiness.com

Formula dan Klaim

BIO OIL KULIT KERING UNTUK WAJAH

Bio-Oil Gel Kulit Kering ternyata hanya mengandung 3% air lho.  Formulasi Bio-Oil Gel Kulit Kering memadukan emollients seperti shea butter dan humectants seperti glycerine dan urea, dan Niacinamide B3 yang efektif mempertahankan kelembapan kulit. 

Emollient digunakan pada berbagai zat yang bekerja sebagai agen untuk mengentalkan konsistensi produk dan melembapkan serta melembutkan kulit, dengan cara mengisi celah dan kerak yang terdapat pada sel-sel kulit.
Humectant bekerja sebagai agen untuk mengikat kelembapan ke dalam kulit, dengan cara menarik molekul-molekul air dari luar.

Selain itu, dengan terobosan PurCellin Oil™, Bio-Oil Gel Kulit Kering diklaim  mudah diserap oleh kulit, serta memberikan manfaat tambahan kulit menjadi lebih halus, lembut dan kenyal.

Pada kemasannya, Bio-Oil Gel Kulit Kering diklaim cocok untuk kulit sensitif dan tidak menyebabkan komedo alias non comedogenic.

Glyserin                       : Meningkatkan kelembaban
Shea Butter                 : Menutrisi dan melembabkan
Niacinamide B3         : Membantu melindungi lapisan pelembab kulit
Urea                             : Menghaluskan dan melembutkan
Chamomile                 : Menenangkan

Tekstur

BIO OIL KULIT KERING BAGUS

Bio-Oil Gel Kulit Kering ini bertekstur gel berwarna pink alias merah muda. Ketika dipegang, coba bayangkan teksturnya seperti balsam (yang biasanya untuk menghangatkan badan). Wanginya, saya rasa juga hampir mirip-mirip balsam tapi ada sedikit aroma bunganya. Tidak menyengat dan masih ramah di hidung saya.

Surprisely, Bio-Oil Gel Kulit Kering ketika dioles di kulit dia seperti lumer atau mencair berubah dari gel menjadi minyak. Terasa ringan dikulit dan juga mudah menyerap. Pastinya nyaman sekali dipakai, apalagi jika kita ingin bepergian atau beraktivitas.

Bisa untuk wajah nggak?


Nah, Bio-Oil Gel Kulit Kering ternyata bisa dipakai diseluruh tubuh, termasuk wajah lho. Jadi jangan khawatir.

Buat kamu yang sering beraktivitas di luar ruangan, paparan sinar matahari itu juga bikin kelembapan kulit berkurang. Kalau tidak diatasi, kulit bisa cepat mengalami penuaan dini dan keriput.

Itu kenapa saya juga nggak ragu pakai Bio-Oil Gel Kulit Kering di wajah. Hanya saja, saya biasanya memilih memakainya saat malam hari sebagai tahapan terakhir skincare. Fungsinya untuk mengunci nutrisi dan memaksimalkan kinerja skin care yang saya pakai sebelumnya seperti toner, essence dan juga serum. Gunakan juga pada kuku dan jari, agar area tangan sehat dan halus

Nah, untuk pemakaian di badan lebih fleksibel. Bio-Oil Gel Kulit Kering bisa dipakai setiap hari, dua kali sehari setelah mandi. Yang pasti dalam penggunaannya, hindari kontak dengan mata. Jika mengenai mata, maka segera bilas dengan air.

LIHAT VIDEO PENGGUNAAN



Performance

MENGATASI KULIT KERING DENGAN BIO OIL

Sebagai pemilik kulit tubuh sensitif dan kering, saya merasa menemukan holy grail untuk perawatan sehari-hari. Sejauh ini, terasa betul bahwa Bio-Oil Gel Kulit Kering mampu melembabkan kulit tubuh saya. Dan secara instan mampu membuat kulit kering saya terasa normal, lembab dan jauh dari rasa kasar, perih dan gatal.

Pemakaian setiap hari juga nyaman. Tektur Bio-Oil Gel Kulit Kering yang ringan dan mudah menyerap, tidak meninggalkan kesan lengket setelah dioleskan di kulit. Kulit menjadi terasa lembut.

Saya pribadi memilih menyimpan Bio-Oil Gel Kulit Kering kemasan 50ml dalam tas saya. Karena ketika berada di kantor dan terpapar AC, Bio-Oil Gel Kulit Kering memapu melindungi kulit saya dari rasa kering yang menggangu.

Sejauh ini saya puas. Terlebih lagi Bio-Oil Gel Kulit Kering  tidak menimbulkan reaksi alergi apapun pada kulit.


Dimana Beli Bio-Oil Gel Kulit Kering 


Bio-Oil Gel Kulit Kering bisa dibeli diberbagai e-commerce dan market place di Indonesia. 

Untuk ukuran 50ml seharga Rp75 ribu rupiah, ukuran 100ml seharga Rp130 ribu rupiah, dan ukuran 200ml seharga Rp220 ribu rupiah. untuk informasi lebih lengkap kamu bisa mengakses akun instagram Bio-Oil Official Indonesia di www.instagram.com/biooilidn



Meski kulit kering umum terjadi pada masyarakat yang tinggal di negara beriklim tropis, namun penting sekali bagi kita untuk menjaga kulit agar tetap sehat dan lembab. Pertama dengan mengkonsumsi buah dan sayur, lalu cukup minum air putih serta jangan lupa memakai Bio-Oil Gel Kulit Kering yang sangat efektif untuk mengatasi permasalah kulit kering.

Pokoknya #NoMoreDrySkin deh dengan memakai #BioOilDrySkinGel setiap hari.





See you on the next blogpost.






Thank you, 




Referensi

(Seluruh referensi daring diakses tanggal 8 November 2019)
https://www.healthline.com/health/dry-skin#outlook
https://www.aad.org/skin-care-basics/dermatologists-tips-relieve-dry-skin
https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/dry-skin#1
https://www.fimela.com/beauty-health/read/3807456/3-komponen-penting-dalam-moisturizer-emollient-occlusive-dan-humectant
https://glitzmedia.co/post/beauty/skincare/bio-oil-gel-kulit-kering-cara-baru-merawat-kulit-anda-tetap-sehat
https://magdalene.co/story/bio-oil-gel-kulit-kering
21 comments on "Bio-Oil Dry Skin Gel Ampuh Atasi Kulit Kering. Kamu Pakai Juga, kan?"
  1. Aku juga cobain Bio Oil nih...ampuh mengatasi kuli kering... jadi lembab kulitku...

    ReplyDelete
  2. Aku aku akuuu

    Kulitku sering kusam gitu Makkk

    Cuaca d sby lagi panas2nya sih ya. Moga cocok pake Bio oil ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau bio oil ini lebih ke melembabkan mbak..di aku gak ada efek mencerahkannya yang terlihat

      Delete
  3. Ya ampun.. Itu tega sekali sih, temna sma-mu. Mana laki lagi yang komen. Untung sekarang udah kenal bio oil, ya

    ReplyDelete
  4. Selama ini pakai yang masih bentuk oil dan kerasa banget manfaatnya. Nah, ada lotion gini aku lebih suka sih...Jadi pas untuk pengaplikasian ke kulitnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau yang oil itu aku pakai untuk ngilangin strechmarks mbak

      Delete
  5. Yoh bayi perempuan juga gini Mbak, kalau digigit nyamuk berbekas di mana-mana. Berarti dia ada kecenderungan kulit kering ya? Btw bio oil ini aman buat anak-anak nggak ya? :D

    ReplyDelete
  6. aku jadi penasaran, ini bisa juga diolesin ke bibir gak sih? beda ya? tapi kulit kering itu emang bikin gak nyaman, apalagi kalo ditambah sensitif

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku tidak merekomendasikan untuk bibir mbak. Dan selama ini belum pernah nyoba juga selain di wajah dan badan

      Delete
  7. Tos, mba!
    Aku saat SMA juga belum terlalu telaten, bahkan hingga kuliah.
    Apalagi di zaman aku dulu, akses informasi skincare sangat terbatas sekali, via media cetak, saat itu.

    Ini produk paripurna ya, bisa untuk wajah dan anggota tubuh juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, mantul mbak. efeknya cepet kok, gak yang harus berminggu2

      Delete
  8. Biasa kalo musim hujan, kulit suka kering. Nah, Bio Oil Gel ini bakal membantu ya di kondisi seperti demikian

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau musim hujan pas hawa dingin iya kulit jadi kering dan gatal

      Delete
  9. Review Bio Oil nya bagus, aku jadi tertarik soalnya kulitku termasuk kering. Apalagi pas musim kemarau kemarin kulitku juga mirip kayak sisik ular

    ReplyDelete
  10. Ternyata ringan teksturnya yaaa... tapi kualitasnya boleh juga nih. Mau nyobain ah buat kakiku yang keringnya duuuhh dari jaman kapan nyari lotion yang cocok kok ya ga nemu-nemu. Kayaknya Bio Oil ini layak dicoba deh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. cobain dulu mbak, mungkin dari kemasan paling kecil

      Delete
  11. Kulitku juga kering mba. Sampai malu deh kadang-kadang, untung pakai baju panjang. Tapi aku baru tau kalau memakai pelembab yang salah bisa bikin kering juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener mbak, karena kandungan lotion kadang gak cocok bagi pemilik kulit sensitif

      Delete
  12. Baca ini jadi tau kalau kulitku tipikal yang yang kering.
    Ini bisa dipake di usia 20an ga sih, mak?

    ReplyDelete

You made it all the way here! Thanks for reading. :)
Please leave your comment below. Your comments will be moderated.
(INFO : Sebaiknya berkomentar dengan URL agar komentar tidak menjadi brokenlink dan terpaksa saya hapus)

Auto Post Signature