Aroma Tubuh, Bahasa Nonverbal Master of Ceremony (MC)

10.1.20
REVIEW VITALIST BODY WASH

Ingin sebuah event sukses dan berjalan lancar? Berarti butuh master of ceremony alias MC. Tanpa MC sebuah acara akan menjadi tidak teratur. Bisa aja sih sie acara atau ketua panitia merangkap sebagai MC sekaligus, tapi jangan heran kalo acara jadi amburadul karena beban pekerjaan terlalu banyak. Jadi sebuah event memang membutuhkan orang yang khusus bertanggungjawab terhadap jalannya acara dari mulai hingga selesai.

Sudah lebih dari 10 tahun, MC menjadi salah satu freelance job saya. Umumnya, saya mengambil tema-tema yang tidak jauh dari dunia edukasi, bisnis dan komunitas. Sekian lama berkecimpung di aktivitas public speaking ini, ternyata menjadi MC tidak hanya membutuhkan kecakapan dalam berbicara. Selain berkomunikasi secara verbal, master of ceremony juga dituntut mampu membawa diri dengan baik, yakni melakukan komunikasi nonverbal bahkan sejak pertama kali berdiri di hadapan audience suatu event.

Biasanya dalam berkomunikasi nonverbal, seseorang akan fokus bagaimana mengendalikan bahasa tubuhnya (body languange) seperti postur, gestur, voice dan eye contact. Padahal sebenarnya ada detail- detail lain yang juga tidak kalah penting. Salah satunya adalah pakaian yang dikenakan dan aroma tubuh.

Personal Style Seorang Master of Ceremony


Jika berbicara mengenai gaya seseorang tentu akan berkaitan dengan evolusi gaya hidupnya. Pengalaman, interaksi maupun referensi seseorang akan mendasari bagaimana ia memilih gaya tertentu untuk dirinya. Termasuk juga bagaimana penerimaan terhadap tubuh yang dimiliki (self love).

Ketika seorang master of ceremony harus berbicara di hadapan banyak orang, first impression dari audience tidak melulu berasal dari stimulus bahasa tubuh. Tetapi  juga gaya berbusana dan riasan wajah. Maka menjadi penting bagi para public speaker menemukan personal stylenya agar ketika berinteraksi dengan orang lain dia dapat mempresentasikan dirinya dengan baik dan penuh percaya diri.

Ada beberapa gaya yang umumnya mewakili penampilan seseorang seperti 

1. Natural / Relaxed ✔️
2. Classic / Traditional ✔️
3. Artistic / Creative ✔️
4. Dramatic / Edgy ✔️
5. Romantic / Feminine ✔️
6. Alluring / Sexy ✔️

Pilihan gaya dipengaruhi bagaimana seseorang  menggambarkan gaya  dan apa yang penting dalam hal berpakaian bagi dirinya. Termasuk sifat kepribadian serta tujuan dalam memilih gaya tersebut.

Saya adalah pemilik gaya natural casual. Memilih potongan pakaian yang sederhana, minim detail dan motif, menggunakan bahan menyerap keringat seperti katun dan denim, dan bermain dalam colorblock. Berbeda saat menjadi MC, pilihan warna pakaian yang saya kenakan akan lebih fleksibel, tergantung dengan color identity acara atau perusahaan yang menghire. Dengan gaya demikian, saya merasa lebih santai, playfull, energic dan bebas berkeringat tanpa takut bau ketek.


Selalu Wangi Bikin Percaya Diri


Selain mempresentasikan secara visual melalui pakaian yang dikenakan serta membawa personal style yang kita banget, percaya diri menjadi aset utama seorang master of ceremony. Apa gunanya pintar bicara, apa fungsinya wajah cantik dan berpakaian bagus, kalau sebagai MC kita tidak memiliki percaya diri menunjukkan diri kita di hadapan banyak orang.

Percaya diri bukanlah suatu bakat, tetapi mental yang harus dipersiapkan dan dilatih. Jika memakai pakaian yang sesuai kepribadian adalah hal penting, maka merawat tubuh agar sehat dan segar adalah kunci utama tampil percaya diri. 

Sebelum berangkat bekerja sebagai MC saya harus pastikan dulu tubuh saya bersih dan segar. Badan yang bersih membuat pikiran saya lebih jernih, dan ringan dalam membawa diri. Itu mengapa urusan memilih body wash bukan hal sepele buat saya. Bersih aja belum cukup, tapi juga mampu meninggalkan keharuman yang lebih lama di tubuh. Seperti Vitalis Body Wash.

Sebelumnya, saya mengenal Vitalis sebagai merek parfum. Saya sempat bertahun-tahun memakai Vitalis Blosssom dengan kemasan warna pink dan setia tersimpan di tas saya setiap hari. Feminim, glamor, mewah dan tahan lama.

Dengan rekam pengalaman sebelumnya, maka bukan hal yang mengagetkan buat saya kalau Vitalis Body Wash ini memberikan sensasi #MandiParfum. Ketika pertama kali menemukan di supermarket, saya terlebih dahulu melakukan tes terhadap wanginya. Saya berharap dengan hanya memakai body wash saat mandi, bisa secara instan memberikan wangi di tubuh saya seolah-olah sudah memakai parfum.

Dan hasilnya, sabun kecantikan ini berhasil membuat kesan elegan dan feminim yang kuat. Pemilihan aroma wewangian dari Vitalis body wash juga tidak pasaran, karena dilakukan riset terlebih dahulu mengenai olfactive (aroma karakter) yang disesuaikan dengan pasar Indonesia.

Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash dikemas dengan botol reguler yang elegan, seolah menampilkan siluet tubuh wanita yang menawan. Hadir dengan tiga pilihan wewangian White Glow (vitalis warna pink), Fresh Dazzle (vitalis warna hijau) dan Soft Beauty (vitalis warna ungu)

Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash Soft Beauty Kesukaan Saya


Saya akan ajak kamu untuk berkenalan dengan tiga variasi keharuman dari Vitalis Body Wash yang sudah saya pakai untuk mandi setiap hari. White Glow, vitalis dengan kemasan warna pink memiliki top notes wangi buah  Cherry dan Raspberry, sedangkan middle notesnya adalah Marshmallow dan Gardenia yang memberikan kesan manis dan feminim. Jika kamu usapkan ke seluruh tubuh saat mandi, kita akan mencium bootom notes aroma Woody dan Suede yang memberikan sensasi aroma glamor.


Teksturnya sama seperti sabun cair kebanyakan, dan berwarna putih susu karena di dalamnya terdapat ekstrak Milk dan Licorice. Selain wanginya yang tahan lama, White Glow memberikan sensasi bersih, segar dan busa yang melimpah. Jika rutin memakainya, varian ini juga diklam membuat kulit nampak bercahaya.


Vitalis warna hijau adalah varian kedua yang saya coba. Pertama mencium wanginya, langsung bisa terasa kesegaran jeruk di dalamnya. Pantas saja, rupanya varian Fresh Dazzle  ini mengandung ekstrak Yuzu Orange danTeh Hijau yang kaya anti oksidan. Jika kamu adalah penyuka wewangian buah, Fresh Dazzle memberikan top notes wangi jeruk Bergamot dan Floral Bouquet. Semakin lama menggunakannya, bottom notes Musk Amber  akan menempel lebih lama  pada tubuh.


Nah, yang ketiga ini adalah yang paling saya suka. Soft Beauty, vitalis warna ungu. Saya yang mengalami kulit kering, merasa terbantu ketika menggunakan varian Soft Beauty ini.  Soft Beauty mampu membuat kulit saya terasa lembab bahkan setelah mandi dengan air panas sekalipun. Tidak sembarangan, karena di dalamnya ternyata diperkaya dengan Vitamin E dari ekstrak Avocado yang ampuh melembutkan kulit. Wanginya terasa menyenangkan dengan kesan femenim yang kuat dengan notes Rosedan Violet dan diakhiri dengan manisnya Tonka Bean dan Sandalwood alias cendana.

Mandi dengan Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash dengan aroma parfum yang mewah membuat saat me time membersihkan diri di kamar mandi menjadi menyenangkan. Bukan hanya badan jadi bersih dengan kulit yang lembut dan lembab, namun juga mampu menjernihkan pikiran dan memotivasi untuk tampil lebih percaya diri terlebih saat saya akan tampil sebagai master of ceremony.

Saya yakin kamu bisa segera mencobanya, karena Vitalis body wash dapat ditemukan diberbagai minimarket seperti alfamart, indomart, maipun retail besar seperti hypermart, transmart, dll dengan harga mulai dari Rp 16.000,- untuk kemasan botol 200ml dan Rp 27.000,- untuk kemasan refill 450ml.

See you on the next blogpost.






Thank you, 

1 comment on "Aroma Tubuh, Bahasa Nonverbal Master of Ceremony (MC)"

You made it all the way here! Thanks for reading. :)
Please leave your comment below. Your comments will be moderated.
(INFO : Sebaiknya berkomentar dengan URL agar komentar tidak menjadi brokenlink dan terpaksa saya hapus)

Auto Post Signature