Showing posts with label FAMILY CARE. Show all posts
Showing posts with label FAMILY CARE. Show all posts

Review Scarlett Yordanian Sea Salt Shampoo & Conditioner

25.5.22

 


Menggunakan hijab di negara tropis kaya Indonesia memang cukup menantang. Cuaca yang panas, udara yang lembab, sangat berpengaruh terhadap kulit, termasuk kulit kepala. Begitu juga dengan kondisi rambut yang terbungkus kain sepanjang hari. Kesan lepek karena rambut berkeringat dan berminyak bikin nggak nyaman. Rambut saya yang cukup lebat tapi bertekstur kering ini, punya masalah kerontokan yang cukup tinggi. Dan ketika berkeramas dengan sampo yang tidak cocok, pasti ketombean.


Aduh, masalah rambut ini sebenarnya bikin kepikiran. Cuma, karena ngerasa nggak "dilihat orang" akhirnya untuk urusan perawatan sering kali di nomor duakan. Saya juga nggak suka tuh, melakukan hair care kaya hair mask atau hair spa. Selain nggak sempat, perawatan rambut juga merogoh kantong yang lumayan.


Sejak bulan lalu saya mulai kepikiran untuk  lebih peduli dengan kesehatan rambut. Kebetulan saya habis treatment oleoshapping yang bikin rambut saya lebih tipis, nggak mengembang seperti biasanya. Akhirnya, mulai cari tuh kira- kira shampoo dan conditioner apa ya yang bisa membuat rambut lebih sehat dan wangi. Akhirnya nyobain deh produknya Scarlett yang Yordanian Sea Salt Shampoo & Conditioner.


Scarlett bukan brand baru buat saya. Sampai hari ini saya masih rajin menggunakan berbagai produknya, mulai dari body lotion, shower scrub, juga skincare seriesnya. Yang paling seneng kalau pake produknya Scarlett itu isinya banyak, nggak gampang habis. Jadi ngirit :)




Kenalan dulu sama Scarlett yang Yordanian Sea Salt Shampoo & Conditioner, yuk!


Kemasan 

Dari kemasan, sejujurnya saya belum pernah lihat produk shampoo dengan model kemasan sejenis. Jadi lumayan  eye catching juga ketika lihat pertama kali. Dengan tutup model fliptop, kita lebih bisa ngatur banyaknya produk yang keluar. Beda sama model pump yang cenderung ngeluarin produknya berlebihan.


Shampoo dan conditioner punya kemasan yang bening, jadi kita bisa lihat cairan produk di dalamnya.


Warna, tekstur dan wangi.



Yordanian Sea Salt Shampoo punya warna kebiruan. teksturnya lebih light daripada conditionernya yang berwarna pink ke-ungu-an. Kalau soal wangi kayaknya nggak perlu diragukan lagi deh kalau ngomongin produknya Scarlett. jelas wangi dan tahan lama banget.


Buat pecinta aroma floral, wangi Yordanian Sea Salt Shampoo dan Conditioner ini perfecto banget. Yordanian Sea Salt Shampoo  dengan wangi bunga Magnolia dan conditionernya punya aroma Evening Prime Rose (bunga sedap malam). Kedua wanginya nggak pasaran, dan cukup kuat. 


Ada apa dengan Sea Salt?

Banyak orang yang percaya bahwa sea salt punya banyak manfaat untuk kulit, termasuk kulit kepala. Apalagi buat pemilik rambut berminyak yang terjadi karena kelenjar sebaceous pada kulit kepala menghasilkan sebum berlebih. Buat yang males keramas, kotoran yang menumpuk di rambut dan kulit kepala justru bikin rambut makin berminyak.

Sea salt secara alami memberikan manfaat untuk rambut berminyak, mulai dari :

  • Menyerap minyak berlebih di kulit kepala
  • Membantu mengatasi penumpukan kotoran yang menempel pada kulit kepala
  • Membantu membuka kutikula rambut sehingga perawatan selanjutnya akan menyerap dengan baik 

Dengan menggunakan serangkaian Yordanian Sea Salt Shampoo & Conditioner, manfaat yang di dapat juga lebih optimal.

  • Akar rambut makin kuat
  • Rambut lebih bervolume
  • Mencegah rambut rontok dan bercabang (khususnya untuk pemilik rambut kering)
  • Membantu menyehatkan folikel rambut dan kulit kepala
  • Membuat rambut lebih berkilau 


Setelah 2 minggu pemakaian Yordanian Sea Salt Shampoo dan Conditioner.


Penggunaan Yordanian Sea Salt Shampoo dan conditioner tidak berbeda dengan produk yang lain. Untuk penggunaan sampo fokuskan pada kulit kepala dan akar rambut, karena fungsinya lebih ke membersihkan kotoran dan minyak rambut. Sedangkan untuk penggunaan conditioner, usapkan pada batang dan ujung rambut. Hindari menggunakan conditioner di kulit kepala ya, karena tekstur conditioner yang pekat, jika menempel pada kulit kepala dan tidak bersih ketika membilas, justru menumpuk di kulit dan bikin ketombe. Jadi sekali lagi, kalau pake conditioner fokuskan pada batang rambut, diamkan dan bilas dengan bersih.


Setelah 2 minggu menggunakan Yordanian Sea Salt Shampoo dan conditioner yang paling terasa adalah kesan bersih dan wanginya. Wanginya bahkan bisa bertahan sampai dua hari, padahal rambut sudah bercampur keringat akibat beraktivitas sehari - hari. Untuk efek mengurangi rambut rontok sepertinya belum terlihat. saya pastikan akan menggunakan Yordanian Sea Salt Shampoo  dan conditioner lebih lama untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.


Tertarik untuk mencoba Yordanian Sea Salt Shampoo  dan conditioner ? Tenang, kalau mau gampang kita bisa pesan di https://shopee.co.id/scarlettofficialshop atau bisa juga melalui WhatsApp https://api.whatsapp.com/send/?phone=6287700353000


Yordanian Sea Salt Shampoo dan conditioner bisa kamu dapatkan dengan harga cuma 75K. Kalau saran saya sih, pakai shampoo dan conditionernya sekaligus ya, biar wanginya juga makin tahan lama.


See you on the next blogpost.







Thank you, 

Jaminan Pendidikan Anak Melalui Asuransi AXA Mandiri

4.3.21
ASURANSI PENDIDIKAN ANAK


Keberadaan produk asuransi yang ada saat ini bukanlah menjadi barang baru lagi bagi masyarakat. Setiap produk ausransi menawarkan benefit atau keuntungan bagi orang-orang yang menggunakan produk asuransi. Asuransi pendidikan menjadi salah satu produk asuransi yang memberikan jaminan kepada pendidikan anak. Banyak orang tua yang memilih asuransi ini demi memberikan masa depan yang baik bagi buah hatinya. Dengan asuransi ini pula, kelak orang tua tidak perlu lagi dipusingkan dengan biaya pendidikan anak.


Pentingnya Asuransi Pendidikan 

Sesuai dengan namanya, asuransi pendidikan adalah sebuah jaminan pendidikan yang kelak akan ditempuh oleh buah hati pasa saat waktunya. Fakta di lapangan menerangkan bahwa biaya pendidikan akan terus mengalami peningkatan. Tidak hanya itu, lama waktu yang akan orang tua hadapi untuk membayar biaya pendidikan juga cukup lama. 


Ketika anak masuk ke Sekolah Dasar, orang tua akan mengeluarkan biaya pendidikan selama enam tahun. Untuk Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas, orang tua harus mengeluarkan biaya pendidikan selama tiga tahun. Belum lagi ketika masuk ke perguruan tinggi, empat tahun lamanya mereka mengeluarkan dana pendidikan yang cukup besar. Karena itulah, para orang tua perlu untuk mempondasi diri dengan menyiapkan persiapan yang matang melalui asuransi pendidikan.


Asuransi AXA Mandiri membantu para orang tua untuk menyiapkan biaya pendidikan anak. Asuransi ini juga akan memastikan buah hati para orang tua untuk mengeyam pendidikan hingga ke perguruan tinggi. Asuransi didaftarkan dengan menggunakan nama orang tua pencari nafkah utama keluarga. Biaya premi akan dibayarkan setiap bulannya dimana besaran premi akan diatur oleh perusahaan asuransi berdasarkan dengan beberapa pertimbangan. Asuransi pendidikan sebaiknya didaftarkan sejak buah hati masih kecil. Semakin muda usia anak, semakin kecil pula biaya premi yang akan dibayarkan oleh orang tua.


Pendaftaran asuransi pendidikan kepada anak dapat membuat perusahaan asuransi bahwa orang tua tersebut memiliki sikap serius terhadap pendidikan anak. Keuntungan lainnya yang akan diperoleh oleh masyarakat yang mendaftarkan asuransi pendidikan adalah biaya pendidikan akan terus dibayarkan oleh pihak asuransi meskipun orang tua telah meninggal dunia dan tidak membayarkan biaya premi asuransi kembali. Kondisi ini merupakan hal yang sangat penting mengingat kita tidak tahu kapan usia kita akan berakhir.


Tips Memilih Asuransi Pendidikan

Karena kita tahu betapa pentingnya asuransi pendidikan bagi anak, kita juga wajib tahu cara memilih asuransi pendidikan yang benar. Untuk mengetahui tips atau caranya, simak ulasannya di bawah ini:


a. Hitung biaya pendidikan anak yang dibutuhkan

Sebelum menentukan asuransi pendidikan yang tepat, kita harus menghitung jumlah biaya pendidikan anak yang kelak akan dibutuhkan. Semua aspek pendidikan perlu kita perhitungkan dengan baik seperti biaya uang pangkal, uang seragam, SPP tiap bulan, uang transport, uang buku dan biaya ekstrakulikuler.


b. Menilai kemampuan finansial 

Jika telah menemukan seberapa besar jumlah biaya pendidikan yang akan anak perlukan, cara memilih asuransi pendidikan lainnya adalah dengan menilai kemampuan finansial kita sendiri. Kita harus memikirkan seberapa banyak uang yang dapat disisihkan ketika memilih produk asuransi pendidikan. Karena asuransi pendidikan merupakan asuransi jangka panjang, biaya premi yang akan dibayarkan sebaiknya tidak memberikan gangguan terhadap kondisi keuangan.


c. Memilih perusahaan asuransi yang tepat

AXA Mandiri menjadi salah satu pilihan perusahaan asuransi yang layak untuk dipertimbangkan. Bagaimana tidak? Perusahaan asuransi ini telah lama dikenal memiliki track record baik dan terpercaya. Perusahaan ini bahkan telah terdaftar OJK atau Otoritas Jasa Keuangan


d. Meneliti kembali polis asuransi


Produk Asuransi Pendidikan AXA Mandiri

Guna memberikan kenyamanan dan keuntungan bagi pengguna asuransi, AXA Mandiri menghadirkan beberapa jenis asuransi pendidikan kepada masyarakat. Asuransi Mandiri Tabungan Rencana menjadi salah satu produk asuransi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyiapkan biaya pendidikan saja melainkan untuk menyiapkan dana pernikahan, wisata, perjalanan ibadah hingga jaminan masa tua. Untuk satu bulannya, kita hanya perlu membayarkan premi sebesar 100 ribu saja. Kelebihan dari asuransi ini adalah pemilik asuransi dapat meningkatkan jumlah setoran hingga 20 tahun.


asuransi axa mandiri


Mandiri Elite Plan menjadi produk asuransi pendidikan lainnya yang memberikan perlindungan investasi secara maksimal. Lima puluh persen dana dimanfaatkan guna melakukan pembayaran premi untuk tahun pertama dan 100 % dana akan dialokasikan untuk investasi di tahun berikutnya. Asuransi ini menawarkan asuransi berdasarkan dengan kebutuhan masyarakat. 


Keuntungan lain dari asuransi ini adalah kemudahan menarik dana yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak. Produk  asuransi pendidikan lainnya yang dapat menjamin pendidikan anak adalah Mandiri Sejahtera Cerdas. Usia anak yang diperbolehkan untuk didaftarkan asuransi adalah usia 0 tahun hingga 15 tahun. Tidak hanya jaminan pendidikan, asuransi ini dapat memberikan manfaat investasi dan proteksi jiwa.



See you on the next blogpost.








Thank you, 

Entrostop Herbal, Atasi Diare pada Anak

11.5.20


"Selalu ada hikmah, di balik ujian", nasehat para orang tua. Rasanya saya setuju dengan ungkapan ini, karena ngalamin sendiri. Ketika kita - manusia di dunia- sedang diuji wabah Covid 19, ternyata setiap individu punya caranya untuk bertahan dan berjuang. Bagusnya lagi, naik kelas. Buat saya yang dipaksa di rumah aja, ternyata jadi banyak belajar. Salah satunya urusan masak.

Saya jadi ingat awal menikah dulu, beuh, rajin banget kalau urusan dapur. Meski harus kerja pagi sampai siang, bisa lho yang menyempatkan masak tiga kali sehari. Udah kaya minum obat kan ya? Tapi sejak punya anak, dan keribetan bertambah, saya jadi malas masak. Udah nggak punya tenaga, habis. Kalau dipaksakan masak, malah jadi nggak ikhlas gitu dan berasa capek.

Eh, ternyata jadi kebiasaan. Males masaknya kebawa sampai anak usia 5 tahun. Paling nyiapin menu sarapan yang alakadarnya, nasi goreng, telur dadar, roti bakar yang simple dan nggak ribet.

Suatu hari, Lila, anak saya demam beberapa hari. Setelah diperiksa dan melakukan tes darah, ternyata anak saya menderita gejala tifus (tipes). Selain demam, dia juga diare. Dokternya bilang "Kalau nggak waspada, gejala tipes ini bisa jadi tipes beneran". Di sini saya merasa ditegur sama Tuhan. Selama sekian tahun nggak perhatian urusan makanan anak dan suami.

Sejak saat itu, saya berjanji untuk masak setiap hari di rumah. Saya masukan memasak ini jadi prioritas utama pekerjaan saya. Kalau masak nggak beres, berarti ya nggak kerja yang lain. Tiga minggu rutin masak dirumah, eh, ada himbauan peerintah terkait virus corona untuk #dirumahaja.

Semakin terbatas gerak untuk keluar rumah. Akhirnya, saya malah makin giat untuk masak di rumah. Keluar rumah untuk berbelanja saja, selebihnya full aktivitas dari rumah. Dan dua bulan melakukan physical distancing ini, Alhamdullillah anak dan suami jadi lebih sehat.

Saya nggak nyangka pengaruh menjaga kebersihan makanan mulai dari membeli, mencuci, mengolah hingga menyajikan makanan itu pengaruhnya luar biasa si kesehatan anak. Anak yang biasanya gampang banget kena dea, flu dan batik, sekarang lebih kuat imunitas tubuhnya.


Belajar dan Bermain Selama di Rumah Aja


Masa di rumah aja, menjadi lebih berwarna. Saya bisa mencoba beragam resep baru, dan anak bisa belajar dan bermain di temani orang tua. Ngomong- ngomong soal bermain di rumah, minggu lalu saya mendapatkan hampers yang dikirim oleh Entrostop Herbal Anak. Entrostop Herbal Anak ini salah satu andalan saya yang selalu tersedia di Kotak P3K. 

Kami sekeluarga hobi makan di luar, karena saya jarang masak. Dan terkadang ngalamin diare. Karena kita nggak pernah tahu pasti kualitas kebersihan makanan yang dijual orang lain, kan? Makanya, Entrostop Herbal Anak ini menjadi pertolongan pertama ketika diare kami derita. Meskipun buat anak, ternyata bisa dikonsumsi orang dewasa. Perhatikan dosisnya ya, untuk dewasa 3 x sehari 2 sachet dan untuk anak 6- 12 tahun 3 x sehari 1 sachet.

Di dalam hampers yang saya terima kemarin, ada beberapa barang yang menarik. Ada sekotak uno stacko, literacy games, wipe clean activity book, pouch dan produk Entrostop Herbal Anak. Pas nerima paket ini Lila seneng banget, soalnya dia jadi punya mainan baru di rumah. Uno Stacko bikin dia sibuk nyusun balok hingga tinggi. Literacy games membuat Lila belajar bahasa Inggris sembari belajar menyusun huruf- demi huruf. Seneng deh, Lila jadi terhibur di rumah.

Entrostop Herbal Anak, Mengatasi Diare pada Anak


Karena kita belum tahu, sampai kapan harus bertahan di rumah, jadi #MAMASIAP deh untuk selalu nemenin Lila dan jaga kesehatan keluarga. Nah salah satunya dengan selalu sedia Entrostop Herbal Anak ini. 

Kenapa memilih Entrostop Herbal Anak?

1. Terbuat dari bahan herbal yang aman untuk anak

Entrostop Herbal Anak ini terbuat dari ekstrak daun jambu biji dan ekstra daun teh yang berfungsi menghentikan diare dan mencegah sekresi air penyebab dehidrasi. Ekstrak kunyit di dalamnya juga berfungsi mengatasi perut kembung, mual dan mulas. Selain itu ada ekstrak jahe yang berfungsi menghangatkan tubuh. 

2. Rasa yang ramah di lidah anak

Tahu sendiri kan kalau anak- anak itu agak ribet kalau urusan minum obat. Untungnya Entrostop Herbal Anak berbentuk sirup dengan rasa jambu. Rasanya yang manis membuat anak nggak menolak untuk minum.

3. Praktis di bawa kemanapun

Dalam 1 box Entrostop Herbal Anak, terdiri dari 6 sachet 10 ml. Bentuknya yang sachet jadi mudah dibawa kemanapun termasuk saat bepergian. Makanya, Entrostop Herbal Anak juga selalu tersedia di kotak P3K mobil jika sewaktu- waktu dibutuhkan saat pergi keluar kota.



Dengan Entrostop Herbal Anak, saya jadi nggak khawatir lagi kalau tiba- tiba Lila diare. Entrostop Herbal Anak terbukti mengatasi diare anak 5 tahun keatas, mengurangi frekuensi buang air besar da membantu memadatkan tinja.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai Entrostop Herbal Anak silakan klik  https://www.instagram.com/entrostop_id dan https://diarepedia.com


Nah, itu tadi  cerita saya selama beraktivitas di rumah. Nah, kalauMama, punya kesibukan apa aja nih?

Apapun yang kita alami saat ini, semoga mama selalu sehat dan siap  menemani keluarga ya...



See you on the next blogpost.







Thank you, 

Perlindungan Kesehatan dari Penyakit Kritis : Kanker, Stroke dan Serangan Jantung

4.4.20
ASURANSI KESEHATAN PENYAKIT KRITIS

Bagai petir di siang bolong. Itulah yang saya rasakan 7 tahun lalu kala mendengar pertama kali diagnosis penyakit yang diderita abah saya. Selama ini kami sekeluarga hanya tahu kalau abah menderita asma, yang juga menurun kepada saya. Tubuhnya yang ringkih hanyalah salah satu hal yang kami sadari. Itu mengapa ketika abah mengeluh sakit perut, mual dan pusing beberapa tahun terakhir, kami tidak terlalu ambil pusing. Minum obat dan istirahat maka akan membaik.

Tidak bisa dipungkiri, abah memiliki gaya hidup kurang sehat. Setiap harinya beliau duduk berjam -jam menjaga toko di rumah. Kegemarannya makan mie instan hampir setiap hari dilakukan. Meski bukan perokok aktif, namun karena kami berjualan rokok maka tidak jarang abah menghirup asap rokok dari pembeli.  Terlebih kami tinggal di pinggir jalan besar yang tentu saja polusi kendaraan sulit dihindari.

Abah Menderita Kanker


Maka, ketika mendengar kabar bahwa abah menderita kanker pankreas kami sekeluarga merasa kaget sekaligus tersadar. Kami berusaha flashback akan kehidupan yang telah lalu.  Keluarga saya termasuk jarang sakit. Baru saat itulah pertama kalinya ada keluarga yang harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Saya sebagai anak tertua dan masih berkuliah tidak banyak membantu kala itu. Namun yang pasti kami sekeluarga berusaha berbagai cara agar abah dapat sembuh. Termasuk dengan memilih jalan operasi.

Proses keluar ruang pemeriksaan dokter telah dilakukan. Operasi menjadi pilihan terakhir. Dengan keterbatasan biaya yang kami miliki, opsi ini menjadi harapan terbaik.

Setelah operasi dilakukan dan abah menjalani rawat jalan selama dua minggu lamanya keadaan membaik. Namun tiba-tiba beberapa bagian tubuhnya membengkak. Mata, kuku dan kulitnya menguning. Hingga suatu saat beliau tidak sadarkan diri.

Sebuah ambulan kami panggil dan membawa abah ke ruang ICU rumah sakit. Dari keterangan dokter, kanker pankreas sudah pada stadium akhir. Kanker sudah menyebar dan sudah sulit disembuhkan. Bahkan saya masih ingat bahwa kemungkinan abah sembuh hanya 10%.

Tentu saja saya sedih. Saya juga bingung, tidak dapat berbuat banyak hal termasuk membantu kondisi keuangan. Seluruh tabungan mama  terpakai untuk pembiayaan abah yang jumlahnya hingga puluhan juta. Terlebih dengan kemungkinan sembuh yang sangat kecil.

Senjata yang kami punya tinggal satu, menyerahkan pada Kuasa Tuhan memohon pertolongan dan kesembuhan. Sembari terus berusaha merawat abah dan mencari solusi pembiayaan yang terus bertambah.

Namun, takdir berkata lain. Tepat di tanggal 23 Desember 2012 abah harus pergi selama-lamanya. Jika saya hitung, hanya perlu 2 bulan keadaan keluarga berjungkir balik. Awalnya semua terlihat sehat dan baik- baik saja hingga kemudian kami harus kehilangan kepala keluarga sekaligus kehabisan uang.


Penyakit Kanker Apakah Menurun?


Sebagai anak yang memiliki ayah mengidap kanker tentu menjadi kekhawatiran bahwa penyakit ini dapat diturunkan. Beberapa studi menjelaskan bahwa kanker yang terjadi pada suatu keluarga dapat disebabkan oleh adanya kondisi gen abnormal yang diturunkan dari generasi ke generasi. Namun faktanya, hanya 5-10% dari total kasus kanker disebabkan oleh gen abnormal yang sudah bermutasi dan diturunkan dalam suatu pola keturunan kanker. Sisanya peluang mengalami kanker masih dipengaruhi oleh faktor risiko kanker yang dialami oleh seseorang. Salah satunya adalah gaya hidup.

Meski begitu, menjaga kesehatan menjadi PR saya. Penyakit kritis seperti jantung, stroke dan kanker tentu menjadi momok bagi siapa saja. Biaya pengobatan sangat mahal dan membutuhkan waktu lama. Kalau hal itu sampai terjadi, tentu akan butuh banyak pengorbanan. #amitamit.

Belajar dari pengalaman di masa lalu, saya mulai menyadari bahwa bersiap itu tidak pernah rugi. Itu mengapa saya mulai mencari tahu mengenai manfaat asuransi kesehatan. 

Saya akhirnya menemukan asuransi kesehatan yang memberi perlindungan atas penyakit kritis utama yang paling banyak dialami penduduk Indonesia seperti stroke, serangan jantung, dan kanker. Inilah Flexi CI Protection (Flexi Critical Illness).

Apa Keunggulan Flexi Critical Illness ?


Asuransi kesehatan memang banyak jenisnya. Tapi asuransi yang saya butuhkan adalah asuransi penyakit kritis. Ini adalah safety net atau langkah awal antisipasi jika sampai divonis mengidap penyakit CI (critical illness). Orang tidak ada yang tahu Takdir Tuhan, abah saya menderita kanker, jadi kemungkinan penyakit itu menurun pada saya tentu ada, meski kemungkinannya kecil tapi penting untuk waspada,

Nah, Flexi Critical Illness dapat dirancang sesuai kebutuhan saya dan dapat saya atur sendiri. Asuransi ini memberi perlindungan atas 3+1 penyakit kritis yaitu stroke, jantung, kanker tahap lanjut dan kanker tahap awal dengan nilai perlindungan hingga 2 miliar tanpa cek medis.

ASURANSI KESEHATAN PENYAKIT KRITIS


Membeli Premi Flexi Critical Illness Secara Online


Membeli premi asuransi Flexi Critical Illness sangatlah mudah. Bahkan kita bisa melakukannya secara online dan cepat. Saya hanya membutuhkan waktu 15 menit mulai dari proses input data, hingga proses pembayaran.

Premi yang saya bayarkan juga sangat terjangkau. Hanya Rp 73.500/tahun dengan nilai perlindungan hingga Rp 50.000.000,-.

Berikut ini adalah proses pembelian premi yang saya lakukan melalui http://ilovelife.co.id/

ASURANSI KESEHATAN PENYAKIT KRITIS

ASURANSI KESEHATAN PENYAKIT KRITIS



Mengenal Asuransi Flexi Life


Selain mengenal asuransi kesehatan Flexi Critical Illness, saya mencoba mencari tahu produk asuransi jiwa dari Astra Life, yakni Flexi Life.

Flexi Life adalah asuransi jiwa murni dimana uang pertanggungan dan preminya bisa ditentukan oleh nasabahnya sendiri. Ini dia asuransi jiwa fleksibel, yang sesuai kebutuhan saya.

Flexi Life memiliki banyak kelebihan dibandingkan prosuk asuransi jiwa sejenis. Antara lain :

1. Satu polis seumur hidup ✔️

2. Kita hanya cukup bayar sesuai risiko saat ini atau usia saat mendaftar. ✔️
Contohnya, saya yang berusia 29 tahun tentu memiliki risiko yang lebih kecil dibanding dengan ibu saya yang berusia 57 tahun. Sehingga premi bisa dibayar lebih murah dan disesuaikan dengan risiko hidup setiap tahunnya. Polis bisa otomatis diperpanjang hingga usia 85 tahun.

3. Kita dapat mengubah premi secara online sesuai kebutuhan dan kemampuan. ✔️
Misalnya nih bulan ini bayar Rp 1.000.000/bulan namun karena bulan depan harus bayar sekolah anak jadi bisa menurunkan premi jadi Rp 500.000,-

4.  Pembayaran premi dapat dilakukan secara per-bulanan, atau per-tahun. ✔️

5. Perlindungan hingga 5M tanpa cek medis. ✔️

6. Tanpa biaya komisi. ✔️

7. Pembelian dapat dilakukan secara online di website https://ilovelife.co.id/ ✔️

8. Jangka waktu produk (durasi masa berlaku) adalah 1 tahun ✔️


Pada intinya mendaftarkan diri sebagai nasabah pemegang polis asuransi kesehatan maupun asuransi jiwa adalah upaya kita untuk mempersiapkan diri untuk kemungkinan di masa depan. Sekaligus meminimalkan kerugian dari kejadian tak terduga yang mungkin terjadi seperti biaya kecelakaan, dan biaya pengobatan penyakit kritis di rumah sakit.

Dengan memilih Flexi Critical Illness dan Flexi Life kita akan merasa lebih tenang, karena berbagai kelebihan yang ditawarkan termasuk dalam hal fleksibilitas dalam menentukan premi sesuai kebutuhan dan kemampuan. Karena kita tidak pernah tahu, semakin bertambahnya usia kebutuhan hidup kita juga bertambah. Premi yang fleksibel membuat kita tidak merasa terbebani.

Saya berdoa semoga kita semua selalu diberi kesehatan dan keselamatan. Jika kamu ingin mengendalikan risiko masa depan dengan memiliki asuransi kesehatan dan asuransi jiwa melalui Flexi Critical Illness dan Flexi Life kamu dapat mendaftarkan diri dan melakukan pembelian premi secara online, dan masukkan referral code BLOGSARA94

Semoga informasi ini bermanfaat buatmu ya...


Referensi

https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/sebesar-apa-pengaruh-faktor-keturunan-kanker/


See you on the next blogpost.







Thank you, 










Apakah Ibu Mengeksploitasi Anak Ketika Bikin Konten?

28.1.20
BLOGGER KOTA SOLO


Beberapa waktu lalu sempat lihat sebuah video seorang anak balita dipaksa ibunya membuat konten. Si anak ogah- ogahan sampai nangis, tapi orang tuanya tetap memaksanya bergaya bak model. Kasihan. 

Tapi para ibu yang juga jadi content creator, apakah betul sering melakukan hal tersebut?

Sejak aktif menjadi kreator konten, saya sering bekerja sama dengan brand dalam aktivitas promosi mereka. Meskipun target marketnya tetap orang tua (sebagai decision maker), tapi kehadiran anak sebagai model, dapat membangun image sekaligus pesan yang kuat bagi produk tersebut. Bukan cuma orang tuanya yang dibikin interest tapi anaknya juga kena awareness

Salah satu bentuk kerja sama yang biasa saya lakukan adalah menjadikan anak sebagai model dalam foto atau video.

Jika sekilas melihat, sepertinya membuat konten bareng anak itu terlihat mudah. Tapi nyatanya, saya harus banyak sabar dalam proses produksinya. Nggak bisa memaksa. Kalau anak nangis, malah berabe jadinya. Konten berantakan, apalagi udah mepet deadline.

Buat saya membuat konten bersama anak tidak semata-mata urusan duit. Pengalaman ini menjadikansebuah proses belajar dan bermain. Jika selama ini anak hanya sebagai konsumen konten di youtube, saya ingin dia merasakan bagaimana proses produksi sebuah konten dibuat. Biar dia mengenal bahwa membuat foto maupun video itu tidak gampang.

Dua tahun lebih sering berkolaborasi dengan anak, khususnya untuk konten bersponsor, akhirnya saya memiliki beberapa term and condition yang harus saya penuhi sebagai content creator sekaligus sebagai ibu. Saya tidak ingin anak merasa dieksploitasi, atas nama mencari uang. Itu kenapa batasan- batasan ini dibuat dengan jelas, agar kegiatan memproduksi konten ini bisa menjadi sarana belajar yang menyenangkan.

1. Menentukan jenis produk yang tepat dan berguna


Saya tidak sembarang dalam menentukan brand yang ingin mengajak kerja sama. Harus  dipastikan produknya sesuai untuk anak saya dan memang betul- betul dia gunakan. Sehingga ketika melakukan review, kami melakukannya secara jujur. Meskipun ada imbalan materi yang diterima.

Oiya, saya juga pernah menulis pertimbangan apa saja yang dilakukan brand ketika mengajak blogger atau content creator untuk bekerja sama. Silakan dibaca di sini

2. Komunikasikan proses kreatif yang akan kami lakukan


Anak saya si Lila kebetulan sudah semakin besar. Dia makin paham ketika diajak berdiskusi. Maka, ketika ada sebuah project datang, saya jelaskan kepada dia apa yang harus kami lakukan.

Apa produknya? Kami harus ngapain aja? Bergaya seperti apa? Pakai baju apa? Dan berapa bayaran yang akan dia terima?

Pola komunikasi ini akan berubah seiring bertambahnya usia Lila. Mungkin suatu saat dia kan mengambil peranan dalam menentukan iya dan tidaknya sebuah kerja sama diterima.

Baca Juga : Ini Ciri Generasi Alpha


3. Lakukan proses produksi dengan efisien


Menjaga mood anak itu gampang- gampang susah. Makanya, proses produksi harus efisien waktu. Pastikan perut anak dalam kondisi kenyang dan dia tidak sedang mengantuk. Pakaikan baju yang sesuai, beri pengarahan dan langsung lakukan pengambilan gampang (foto atau video). Jangan lakukan pengulangan terlalu sering, karena anak bisa capek dan akhirnya kehilangan mood untuk bekerja sama.

4. Adil dalam urusan bayaran


Prinsipnya, saya dan anak adalah partner. Itu artinya, perlu ada apresiasi dari jerih payah yang dia lakukan. Biasanya saya memberikan 15 -20% dari penghasilan bersih untuk masuk ke tabungan anak. Meskipun rekeningnya saya pegang, tapi anak tahu bahwa ia mendapatkan hasil dari apa yang dia usahakan.

Memang tidak mudah untuk bisa sabar dan sekaligus kreatif ketika berkolaborasi bersama anak. Saya selalu butuh bantuan suami jika memang kami berdua harus menjadi modelnya. Tapi dari sini saya juga belajar, bahwa bekerja sama bisa dimulai juga dari rumah. Mendiskusikan konsep, melakukan proses kreatif, evaluasi dan membagi hasil kerja berupa materi secara fair.

***
ZAHRA NOOR ERIZA


Kamis, 23 Januari 2020, saya berksempatan menjadi pembicara pada Seminar Nasional yang diadakan oleh Politeknik Indonusa Surakarta dengan judul "Media dan Eksploitasi Anak di Era Milenial".

Di seminar ini saya bercerita bagaimana proses kolaborasi yang biasa saya lakukan bersama Lila ketika membuat konten foto dan video. Serta menjelaskan berbagai term dan condition yang saya tetapkan agar saya tidak mengekploitasi Lila sebagai anak.

Jika ingin mendownload materinya, silakan klik di sini

ZAHRA NOOR ERIZA

See you on the next blogpost.






Thank you, 


Dealing With Bullying on The Late Brunch with Sara Neyrhiza's Podcast

8.11.19





Pernah dijauhi teman saat di sekolah? Pernah diejek masalah fisik karena tubuh pendek? Pernah minder karena merasa berbeda dengan orang lain? Saya pernah.

Saya nggak bilang hal ini lazim dan lumrah. Tapi ternyata banyak yang mengalami atau menjadi korban bullying. Bahkan bukan hanya di sekolah, tapi berlanjut saat dewasa.

Banyak pihak yang menyerukan STOP BULLYING. Mungkin kamu masih ingat, salah satu peristiwa yang melibatkan Melly Goeslaw dengan beberapa rekan sesama artisnya. Karena tidak terima dengan perilaku temannya yang berdandan ala Melly Goeslaw di pesta Halloween, Melly akhirnya menuangkan kemarahannya melalui akun instagram miliknya. Melly, merasa dipermalukan. Jika memang ingin bergaya atau beracting seperti sosok Melly Goeslaw, maka presentasikan dengan baik. Bukan kemudian dijadikan bahan olok-olokan.

Well, ya gitu. Kadang pelakunya nggak sadar jika dia melakukan sesuatu yang menyakiti orang lain. Dianggapnya lucu-lucuan, seru-seruan, atau parahnya menuduh korban sebagai orang yang baperan. Itu kenapa penting banget toh, sebelum bertindak itu dipikir baik-baik. Ini ada manfaatnya nggak, ngerugiin orang lain apa nggak? Think before taking action.


Apa Itu Bullying?

Mengutip dari bullying.co.uk bullying umumnya diartikan sebagai perilaku berulang dengan maksud melukai seseorang baik secara emosional maupun fisik. Bullying ini sering ditujukan pada orang tertentu karena ras, agama, jenis kelamin, orientasi seksual, penampilan, hingga kondisi fisik seseorang.

Ketika dulu menjadi korban, saya berpikir ini kenapa sih kok jahat banget ngebully aku? Memangnya aku salah apa?

Bisa jadi korban tidak salah, tapi justru pelakunya yang sedang bermasalah. Misalnya, si pelaku sedang punya masalah yang dipendam sendiri, atau dia pernah menjadi korban bullying di masa lalu. Bisa juga kerena iri hati, mencari perhatian, sampai dengan kondisi keluarga yang tidak baik (broken home).

Parahnya, para pelaku bullying kadang menikmati ketika menyakiti orang lain, merasa lebih kuat ketika menindas orang yang dianggap lemah. Disitulah biasanya para pelaku bullying ini dinilai kehilangan empati.


Jenis-Jenis Bullying?


Bullying dikelompokkan menjadi beberapa tipe. Berikut adalah jenis-jenis bullying dan juga contoh perilaku bullying yang umum ditemui:

1. Bullying fisik

Physical bullying atau bullying fisik adalah tindakan penindasan yang berkaitan dengan fisik. Tindakan ini dapat memberikan efek jangka pendek dan panjang. Misalnya seperti : memukul, menendang, mendorong, menyandung hingga merusak barang.


2. Bullying verbal

Verbal bullying adalah bullying yang dilakukan melalui verbal atau dengan kata-kata dan tulisan. Awalnya bullying jenis ini tidak berbahaya, tapi jika terus berlanjut dapat memengaruhi korban menjadi minder, takut, dan depresi. Contohnya seperti memanggil nama dengan julukan tertentu, mengejek rasis, atau pelecehan verbal.

3. Bullying psikologis 


Menyebarkan berita buruk atau bergoship tentang seseorang, sehingga korbannya merasa buruk terhadap dirinya sendiri. Tindakan ini bisa dilakukan pelaku tanpa harus terlihat oleh korban. Korban bisa merasa asing dari lingkungan, dijauhi dan tidak memiliki kawan di lungkungan sosial.

4. Cyber bullying

Cyber bullying adalah segala jenis penindasan yang terjadi di dunia maya. Perilaku ini sering terjadi khususnya di platform social media. Perilaku yang termasuk cyber bullying adalah seperti: mengiring email atau pesan tertulis, gambar dan video yang menyakitkan, menyebarkan goship ataupun menghina melalui kolom komentar social media.


Apapun bentuknya, jelas bullying adalah hal yang tidak bisa didiamkan. Sebagai korbanpun, kita harus mau terbuka kepada orang terdekat seperti keluarga, jika bullying yang diterima tidak mampu kita hadapi sendiri.


Pengalaman saya menjadi korban bullying dan bagaimana saya mencoba untuk menghadapinya, saya coba tuangkan dalam podcast The Late Brunch with Sara. 
Untuk mendengarkan episode ini, silakan klik di SPOTIFY



Referensi : https://kidshealth.org/en/teens/bullies.html


See you on the next blogpost.






Thank you, 

Dolpin Dolanan Pintar, Mainan Edukasi Seksualitas Untuk Anak

12.10.19


Waktu saya kecil dulu rasanya malu kalau berdiskusi dengan orang tua perihal tubuh. Apalagi ketika masa pubertas, menceritakan perubahan besar di badan tidak bisa leluasa. Rasanya orang tua juga kurang terbuka dan cenderung mengalihkan topik jika diajak berdiskusi. Tabu, kalau orang tua bilang.

Akhirnya sebagai remaja yang penuh rasa ingin tahu, saya biasanya ngobrol dengan teman sebaya untuk bertukar cerita. Atau curi-curi informasi dari majalah anak muda. Topik seksualitas salah satu yang menarik untuk digali. Meski begitu, tidak banyak media yang membahasnya dengan mendetail. 

Era internet mempermudah mendapatkan informasi yang diinginkan. Itu mengapa, sebagai ibu milenial saya menghadapi tantangan besar. Saya memiliki kekhawatiran tersendiri, jika anak justru belajar mengenal dirinya bukan dari orang tuanya. Informasi yang didapat tidak selalu benar, sementara kemampuan pemahaman anak masih terbatas.

Pendidikan Seksualitas Untuk Anak


Pendidikan seksualitas sering kali dipahami sebagai informasi aktivitas seksual persenggamaan. Maka tidak jarang, orang tua risih mengedukasi mengenai hal ini. Elly Risman, Psi, psikolog dan ahli parenting dari Yayasan Kita dan Buah Hati (YKBH) menjelaskan bahwa pendidikan seksualitas merupakan pendidikan yang mencakup tentang bagaimana seorang anak diajarkan cara berpikir, cara bersikap, merasakan kasih sayang orangtua, merespon kasih sayang, mengekspresikan diri, yang akan membentuk harga dirinya kelak.

Mengapa penting mengajarkan pendidikan seksualitas pada anak?


Ternyata anak zaman sekarang tumbuh lebih cepat dari generasi orangtuanya. 

Berdasarkan data YKBH menunjukkan  bahwa 48% anak laki-laki usia 10-11 ternyata telah mengalami mimpi basah. Dan 52% anak perempuan usia 9 tahun telah mengalami menstruasi. Mengapa hal ini terjadi?  Makanan bergizi baik yang dikonsumsi anak, serta rangsangan kasih sayang keluarga yang cukup ternyata menjadi salah satu penyebab hormon testosteron pada anak meningkat lebih cepat.

Anak yang baligh lebih cepat ini, ternyata tidak diimbangi dengan pertumbuhan sel-sel otak anak yang belum bersambungan dengan sempurna sehingga mereka tidak mengerti tentang perubahan-perubahan yang terjadi dalam tubuhnya.

Maka di sinilah peran dari pendidikan seksualitas itu. Yakni membekali anak mengenai informasi yang benar terkait tubuh mereka, sehingga anak lebih siap dengan perubahan tubuhnya serta berbagai konsekuensi tanggungjawab dan sosial yang menyertainya.

Kapan Waktu yang Tepat Memberikan Pendidikan Seksulitas?


Kapan sebaiknya mulai memberikan pendidikan seksulitas untuk anak ? Jawabannya adalah sedini mungkin. Kita bisa mulai memberikan edukasi saat anak berusia 3-4 tahun. Anak usia balita mulai memperhatikan tubuhnya, serta melakukan perbandingan antara perempuan dan laki-laki. Mengapa perempuan memakai anting dan berambut panjang? Mengapa laki-laki memiliki penis? Dan berbagai pertanyaan penuh rasa ingin tahu lainnya.

Munculnya pertanyaan-pertanyaan semacam ini menjadi kesempatan bagi orang tua untuk memberikan dasar pemahaman mengenai seksualitas. Berikan informasi secara bertahap sesuai dengan usia anak. Bisa dimulai dengan memberi tahu bagian tubuh anak dengan nama yang benar. Laki-laki memiliki penis, perempuan memiliki vagina. Bagian tubuh seperti dada, pantat dan alat kelamin adalah bagian tubuh privasi sehingga tidak boleh ditunjukkan dan disentuh orang lain.
Lalu apa fungsi masing-masing bagian tubuh. Bagaimana cara membersihkan organ intim, dan lain sebagainya.

Semakin anak bertambah usia, tentu edukasi seksualitas akan lebih luas. Anak usia sekolah dasar mulai diajari bagaimana masing-masing peran dalam keluarga. Lalu mengenalkan tentang menstruasi dan mimpi basah sebagai pertanda perubahan hormon pada tubuh seseorang. 

Orang tua dituntut aktif dalam mendampingi anak menuju usia pra remaja-hingga remaja. Seperti yang kita tahu, bahwa usia remaja sangat rentan karena perubahan hormon dan rasa ingin tahu yang besar. Anak yang tidak cukup edukasi, akan mencari informasi dari media yang salah dan akan berbahaya jika justru mengenal terpapar pornografi karena ketidak tahuannya.


Memberikan Pendidikan Seksualitas Melalui Dolpin - Dolanan Pintar


Saat ini saya memiliki perhatian cukup besar dalam memberikan pendidikan seksualitas untuk Lila yang berusia 4,5 tahun. Alhamdulillah saya menemukan Dolpin (Dolanan Pintar) yakni sebuah mainan bertema kesehatan tubuh, kesehatan reproduksi serta hubungan berbasis keluarga untuk anak usia 5-9 tahun di Indonesia. Dolpin lahir sebagai bentuk kepedulian Tulodo Indonesia terhadap banyaknya kasus kekerasan seksualitas terhadap anak, yang sebenarnya dapat dicegah salah satunya dengan memberi edukasi mengenai seksualitas sejak dini.

Dalam satu box Dolpin - Dolanan Pintar terdapat 3 buah buku cerita bergambar, 2 lembar kertas diorama, dan set karakter Dolpin yang terdiri dari : karakter Dolpin, 6 buah kancing, 6 lem serba guna, 6 stik ice cream, 6 stiker bulat dan 6 plastisin.



Memiliki Dolpin, betul-betul memberikan saya inspirasi dan memacu kreativitas saya dalam memberikan pendidikan seksualitas. 
Jadi mainan ini baiknya tidak serta merta diberikan ke anak begitu saja. Tetapi orang tua mendampingi anak ketika bermain sembari bercerita dalam upaya memberikan edukasi ke anak.

Di dalam kotak Dolpin terdapat buku cerita bergambar terdiri dari tiga judul yang berbeda : ini tubuhku, lindungi tubuhmu dan saat aku di tempat umum.
Ini Tubuhku memberikan edukasi mengenai bagian-bagian tubuh dan bagaimana melindungi bagian tubuh yang vital. Lindungi Tubuhmu, mengedukasi bagaimana anak melindungi tubuhnya yang pribadi dari orang lain. Sehingga anak dapat lebih waspada jika ada orang lain akan bertindak kurang ajar pada anak (seperti memegang tubuh anak sembarangan). Saat Aku di Tempat Umum, memberikan wawasan bagaimana anak sebaiknya bersikap di tempat umum termasuk dengan orang yang tidak dikenal.

Dengan adanya buku cerita bergambar, saya menjadi mudah untuk bercerita. Buku ini menjadi panduan untuk saya mengenai hal-hal apa saja yang harus saya sampaikan ke anak. Anak saya Lila juga terlihat senang karena seolah "didongengi" oleh ibunya. Materi tidak berat dan dilengkapi dengan gambar ilustrasi.



Karakter manusia (karakter Dolpin) yang disusun sendiri ini menjadi proyek kolaborasi saya bersama Lila. Sembari menyusun bagian-bagian tubuhnya dengan lem dan stik ice cream, saya juga menunjukkan bagian-bagian tubuh dan apa saja fungsinya ke anak.



Dolpin- Dolanan Pintar ini bisa dibilang menyajikan permainan yang cukup lengkap dan menyenangkan. Orang tua dituntut kreatif memanfaatkan mainan serta komunikatif dalam bercerita dengan anak.

Mainan ini bukan hanya menjadi media edukasi, tetapi Dolpin juga membantu mempererat bonding saya sebagai ibu dengan anak melalui aktivitas bercerita. Anak menjadi lebih terbuka dan bisa diajak berdiskusi.

Harapan saja, semakin banyak orang tua yang memiliki Dolpin -Dolanan Pintar. Agar aktivitas edukasi seksualitas kepada anak menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Informasi mengenai Dolpin, dapat dilihat di : Intagram : www.instagram.com/dolpinid


See you on the next blogpost.






Thank you, 

Membersihkan Karang Gigi Sakit Nggak, sih?

16.8.19


Kali ini saya menuliskan pengalaman membersihkan karang gigi di dokter gigi. Jujur saja, ini kali pertama seumur hidup saya melakukan scaling. Saya sudah merencanakan bertahun-tahun yang lalu tapi merasa paranoid ke dokter gigi. Hingga akhirnya saya mencari tahu dari berbagai artikel di intenet. "Membersihkan karang gigi sakit nggak ya? Efek samping membersihkan karang gigi apa ya?" Hingga akhirnya menemukan semua jawaban yang tepat, maka kemudian saya beranikan diri ke dokter gigi bersama suami dan bersama-sama melakukan scaling.

Sebelum saya menceritakan lebih jauh mengenai scaling di dokter gigi, yuk cari tahu dulu apa itu karang gigi.

Apa itu Karang Gigi?

Sisa makanan yang tertinggal di dalam mulut (khususnya yang mengandung gula dan tepung) kemudian bercampur dengan bakteri, akan membentuk suatu lapisan berwarna kekuningan atau putih di gigi. Lapisan ini disebut PLAK. Plak yang tidak dibersihkan akan mengeras sehingga memicu terbentuknya KARANG GIGI (kalkulus). 

Karang gigi yang tidak dibersihkan tentu saja dapat mengganggu penampilan gigi, karena membuat gigi terutama yang berbatasan dengan gusi menjadi berwarna kekuningan, kecoklatan bahkan kehitam-hitaman. Selain penampilan, ternyata ada bahaya yang mengancam kesehatan. 

Bahaya Karang Gigi

Plak dan karang gigi mengandung jutaan bakteri dan jika tidak dibersihkan secara rutin, dapat menyebabkan beberapa gangguan kesehatan. Salah satunya adalah gingivitis, alias peradangan pada gusi. Peradangan yang semakin parah, ditandai dengan gusi yang sangat mudah sekali untuk berdarah saat menggosok gigi. Kondisi ini saya alami juga. Jadi selama ini sering sekali saat menyikat gigi, tiba-tiba keluar darah dari gusi. Ternyata kondisi ini jika dibiarkan berlanjut, peradangan dapat menyebar hingga ke tulang alveolar gigi. Akibatnya, tulang gigi dan jaringan di sekitarnya bisa mengalami kerusakan dan membuat gigi mudah goyah bahkan bisa terlepas.

Bukan cuma itu, karang gigi yang dibiarkan menumpuk juga bisa menyebabkan bau mulut. Plak yang bercampur dengan sisa-sisa makanan yang tidak tersikat bersih saat menggosok gigi dapat menyebabkan pembusukan di dalam rongga mulut. Pembusukan inilah yang jadi penyebab bau mulut. Jelas kondisi ini akan membuat tidak nyaman diri sendiri dan orang lain.

Bagaimana Membersihkan Karang Gigi?

Karang gigi umumnya dapat muncul pada setiap orang, baik anak-anak maupun dewasa. Kemunculan plak  dan karang gigi biasanya tidak disadari, karena terjadi secara perlahan dan tidak menimbulkan gejala. Itu mengapa penting sekali bagi kita untuk memperhatikan kondisi gigi setiap hari.

Jika membaca berbagai artikel di internet, kita akan menemukan berbagai tips membersihkan karang gigi yang sudah terlanjur muncul dengan menggunakan bahan-bahan alami, seperti soda kue misalnya. Namun, jika ingin membersihkan secara instan kita bisa pergi ke dokter gigi dengan memilih metode scaling.

Apa itu scaling gigi?

Scaling gigi adalah prosedur non-operasi yang dilakukan untuk membersihkan dan menghilangkan plak dan karang (tartar) pada gigi. Karang gigi yang dibersihkan yakni pada bagian putih gigi, khususnya pada perbatasan dengan bagian gusi.

Semakin canggih teknologi, sekarang ada scaling gigi metode ultrasonic. Alat khusus yang bernama ultrasonic scaler ini bekerja dengan getaran ultrasonik yang pada bagian ujungnya yang berbentuk agak runcing. Selain itu juga ada scaling gigi manual. Berdasarkan beberapa artikel yang saya baca, metode manual dianggap lebih bersih daripada menggunakan ultrasonic scaler. Di dokter gigi yang saya pilih juga masih menggunakan scaling gigi manual ini.

Prosedur Membersihkan Karang Gigi dengan Scaling

Selain ke dokter gigi, sebenarnya banyak puskesmas yang menyediakan poli gigi dan melayani pembersihan karang gigi. Namun, kali ini saya memilih untuk membersihkan karang gigi di Solo di Rumah Sakit dr. Oen Solo Baru.

Ketika memasuki ruang periksa, pertama saya diminta untuk mengukur berat badan dan tinggi badan. Lalu ditanya oleh suster, apakah saya sedang menstruasi, hamil atau memiliki alergi obat tertentu.

Setelah itu saya duduk di dental chair. Suster kembali menjelaskan untuk proses pembersihan karang gigi nantinya saya akan merasa ngilu dan gusi mengeluarkan darah. Jika saya siap dengan tindakan tersebut, selanjutnya saya diminta mengisi form yang menyatakan saya telah menerima edukasi dan siap untuk adanya tindakan dokter.

Setelah semua berkas saya tanda tangani, mulailah proses pembersihan karang gigi. Saya diminta untuk kumur terlebih dahulu beberapa kali. Lalu kemudian dokter memeriksa bagian-bagian mana saja yang akan dibersihkan. Setelah saya siap, dokter meminta saya untuk rileks dan membuka mulut lebar-lebar.

Dan mulai saat itulah karang di gigi saya dibersihkan. Tentu saja saya berusaha menutup mata sembari berkonsentrasi agar mulut dan tubuh saya tetap santai.

Apakah membersihkan karang gigi sakit?

Lebih tepatnya ngilu. Terlebih ketika alat mencapai perbatasan gigi dan gusi. Rasa ngilu menjadi lebih intens terutama di gigi bawah bagian depan. 

Beberapa kali saya merasakan darah keluar di dalam mulut saya. sayapun diminta untuk berkumur dengan air yang dicampur dengan antiseptik. Kurang lebih proses pembersihan gigi ini membutuhkan waktu 20 menit. Lama waktu tergantung dengan banyaknya karang gigi, karena suami saya membutuhkan waktu sekitar 35 menit untuk proses pembersihannya.

Efek Samping Scaling Gigi

Saya sangat bersyukur bahwa rasa sakitnya tidak seperti saat saat mencabut gigi seakarnya ketika saya sekolah dulu. 

Efek samping yang saya rasakan setelah melakukan scaling gigi adalah ngilu dibeberapa gigi. Khususnya dibagian gigi depan bawah. Selain itu hingga H+ 1 saya merasa gigi menjadi lebih sensitif. Ketika berkumur dengan air biasa saja saya merasa ngilu beberapa saat.

Setelah melakukan scaling, saya merasa gigi menjadi kasar ketika disentuh dengan lidah. Tapi karena bagian yang kasar ini di bagian belakang gigi, maka tidak mengganggu.

Perawatan Setelah Membersihkan Karang Gigi dengan Scaling

Setelah membersihkan karang gigi, gigi dan gusi memang terasa lebih sensitif. Itu mengapa ada beberapa hal yang petlu diperhatikan.

1. Sikat gigi kering

Caranya, jangan basahi mulut atau kumur-kumur terlebih dahulu sebelum menyikat gigi. Sikat gigi dalam kondisi kering, berikan pasta gigi, lalu gosokkan ke gigi secara perlahan (pelan-pelan) kurang lebih selama 2 menit. Setelah itu baru kemudian kumur-kumur dengan perlahan.

2. Hindari makanan dengan suhu ekstrim panas/ dingin

Karena kondisi gigi dan gusi sedang sensitif maka hindari makanan dan minuman yang telalu panas/ dingin agar tidak menyebabkan gigi ngilu.

Selanjutnya setelah dirasa gigi normal kembali, maka penting bagi kita untuk merawat kesehatan gigi dengan memastikan sikat gigi minimal 2 kali sehari. Atau lebih tepatnya setelah makan dan sebelum tidur. Pastikan juga membersihkan gigi dengan benar. Bisa juga dengan membiasakan diri menggunakan dental floss dan mouthwash. Dengan demikian, kebersihan gigi dan mulut bisa terjaga secara maksimal

Berapa Biaya Membersihkan Karang Gigi?

Untuk biaya scaling gigi kemarin saya mengeluarkan Rp 393.000,- . Biaya tersebut tidak termasuk obat. Kebetulan untuk proses scaling kemarin memang tidak ada obat apapun yang diresepkan dokter.

Kapan Harus Scaling Gigi?

Setelah melakukan scaling gigi, saya merasa puas dengan hasilnya. Karang gigi yang semula terlihat, semua menjadi hilang. Dokter gigi yang menangani juga detail sehingga ketika selesai gigi menjadi benar-benar bersih dari karang.

Oiya, prosedur scaling sebenarnya tidak memiliki batas usia tertentu. Siapa saja boleh melakukan prosedur ini asalkan kondisinya dalam keadaan baik. Namun pada anak-anak, scaling gigi umumnya direkomendasikan jika anak sudah memiliki gigi susu lengkap dan giginya memang perlu dibersihkan. Itu sebabnya, selalu konsultasikan ke dokter sebelum melakukan prosedur medis.

Proses pembersihan karang gigi ini sebaiknya dilakukan 6 bulan sekali. Itu kenapa kita sering mendengar anjuran untuk ke dokter gigi 6 bulan sekali. Jika scaling tidak perlu dilakukan minimal kita bisa memeriksakan kondisi gigi kita agar selalu dalam kondisi sehat.


Nah, itu tadi pengalaman saya membersihkan karang gigi di Solo di Rumah Sakit dr. Oen Solo Baru. Semoga bermanfaat ya...




Referensi :

alodokter.com/begini-cara-menghilangkan-plak-pada-gigi

doktersehat.com/pembersihan-plak-dan-karang-gigi/

doktersehat.com/plak-gigi-dan-karang-gigi/

rspantiwaluyo.com/berita-231-apa-itu-plak-dan-karang-gigi-.html

klikdokter.com/rubrik/read/2699453/plak-dan-karang-gigi

webmd.com/oral-health/guide/plaque-and-your-teeth

mouthhealthy.org/en/az-topics/p/plaque

dentalcare.com/en-us/patient-education/patient-materials/what-is-plaque


See you on the next blogpost.





Thank you, 



Auto Post Signature