Menyiapkan Blog Untuk Dimonetisasi

3.12.18
BLOGGER KOTA SOLO SARA NEYRHIZA


Ngeblog menjadi aktivitas menyenangkan yang saya lakukan enam tahun terakhir. Dan lebih menyenangkan lagi ketika bisa bekerja sama dengan banyak orang setelah blog ini saya monetize. Saya juga lebih percaya diri menyebut diri saya sebagi lifestyle blogger. Ini adalah hobi yang dibayar.

Sering ngobrol dengan banyak orang, saya jadi tahu bahwa sebenarnya banyak yang tertarik dengan dunia blogging ini. Hanya saja, ketika memulainya banyak yang mengalami kendala terkait hal-hal teknis. Belum lagi komitmen untuk rajin menulis, memperbaiki tampilan blog, juga berbagai tantangan seperti bermain SEO.

Jika ditanya apa me time favorite saya sekarang, salah satunya memang menulis blog. Duduk di depan laptop, sambil menyeduh teh hangat, sebuah kenikmatan yang haqiqi. Agar secara statistik blog www.neyrhiza.com ini baik, saya juga menyempatkan untuk berkunjung ke blog rekan blogger lainnya. Sembari meninggalkan jejak berupa komentar. 

Blogging juga berhasil menambah saudara. Banyak blogger dari berbagai provinsi di Indonesia yang saya kenal melalui aktivitas menulis ini. Sesuatu yang tidak saya bayangkan sebelumnya. Tapi inilah, dunia digital membawa pergerakan yang positif sejauh ini.

Berbagi cerita mengenai asyiknya ngeblog, saya coba tuangkan dalam buku antalogi yang saya garap bersama rekan-rekan. Resep Bahagia ala Perempuan Zaman Now, itu judul bukunya. Di dalamnya terdapat 19 tulisan yang berisikan resep bahagia dari para perempuan.

LIFESTYLE BLOGGER INDONESIA


Cara Mudah Memonetisasi Blog


2 Desember 2018 yang lalu saya berkesempatan untuk mengisi workshop blogging "Asyiknya Menulis Oke di Blog kece". Acara ini diselenggarakan oleh Rumah Belajar Literasi Komunitas Ibu Profesional Solo Raya di Perpusatakan Nurul Huda, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tiga jam menjadi pembicara, saya melihat banyak peserta yang antusias menulis blog.

KOMUNITAS BLOGGER SOLO
Bersama Peserta Workshop


Beberapa diantara juga sudah menulis blog secara konsisten. Salah satunya, Pak Suparto yang jauh-jauh datang dari Sragen untuk mengikuti workshop ini. Beliau sudah lebih dari enam tahun menulis blog dan sekaligus berhasil memonetize blog miliknya.

LIFESTYLE BLOGGER SOLO
Bersama Pak Suparto pemilik blog www.supartoparto.blogspot.com

Berbicara soal menetisasi blog, pertanyaan ini sering datang kepada saya. Kebanyakan para blogger pemula merasa bingung bagaimana caranya untuk bisa menghasilkan uang dari blog atau minimal diajak kerjasama oleh brand atau agensi.

Menetisasi adalah konversi suatu produk atau aset sehingga lebih bernilai. Dikomersialkan.

Menjawab pertanyaan tersebut saya mencoba menjelaskan pengalaman saya memonetisasi blog selama 1,5 tahun ini. Beberapa tip ini cukup sederhana, paling tidak langkah-langkah yang saya paparkan ini berhasil membuat blog saya hidup. Bukan hanya mendatangkan visitor namun juga penghasilan.

Baca Juga : Ini yang Dipertimbangkan Brand Ketika Mengajak Blogger Kerja Sama


1. Konsisten Menulis


Blogging adalah aktivitas menulis, maka pe-er terbesar bagi blogger adalah mengisi blognya dengan tulisan. Alangkah baiknya, blogger secara terjadwal menghasilkan tulisan-tulisan organik untuk blognya. Tulisan inilah yang membuat blog hidup. 

Menulislah dengan bahagia, tanpa beban, agar aktivitas blogging ini menjadi menyenangkan. Jadikan menulis ini sebagai kebiasaan. Jika sudah terlatih, baru pikirkan hal teknis lainnya seperti SEO (Search Engine Optimization). Mengapa saya mengatakan demikian? Karena mereka yang mulai ngeblog sering kali marasa baper duluan jika dihadapkan dengan teknik-teknik SEO. Sayapun demikian. Maka, bersenang-senanglah dulu dengan blogging, sembari tidak bosan untuk belajar.

Jangan lupa untuk membuat tulisan orisinil, hindari plagiat atau mencopy tulisan orang lain.

2. Memperbaiki tampilan blog


Blog adalah sebuah rumah sekaligus kantor. Ada baiknya sebelum orang lain "bertamu" kita membuat blog seindah dan senyaman mungkin. Bagi blogger yang memang berniat memonetisasi blognya, pastikan menggunakan template blog yang baik dan responsif agar bisa dibuka diberbagai device. Banyak penyedia template gratis yang bisa diakses seperti gooyaabi template, sora template, btemplate dan lain-lain. Pilih juga blog yang loadingnya cepat, agar visitor betah berlama-lama saat berkunjung.

Selain itu, ada beberapa halaman yang wajib ditempatkan pada blog, yaitu.

1. Profil : Halaman ini untuk menunjukkan siapa orang dibalik blog tersebut. Sekaligus mempermudah agensi atau brand mengenali profil kita apakah sesuai dengan produk mereka atau tidak.

2. Contact : Halaman ini akan mempermudah pihak klien menghubungi kita. Biasanya selain alamat email saya juga menampilkan nomer whatsapp.

3. About Blog dan Disclosure : Halaman ini mempermudah pengunjung blog untuk mengetahui detail konten  di dalam blog. Bukan hanya topik dan kategori namun juga informasi konten mana sajakah konten yang berbayar seperti sponsorship dan content placement agar pembaca mengetahui tujuan persuasif pada tulisan tersebut. Contoh about blog bisa dilihat di sini

2. Menyiapkan Custom Domain


Ketika yakin untuk memonetisasi blog, maka sebaiknya menggunakan Custom Domain. Jika blogmu masih www.blabla.wordpress.com atau www.blabla.blogspot.com itu artinya masih menggunakan subdomain gratisan atau free domain. Kamu perlu menggunakan jasa pihak ketiga penyedia layanan top level domain.

Saya yang menggunakan platform blogger dengan subdomain blogspot ini, hanya mengeluarkan biaya Rp 147.500,-/ tahun untuk membeli custom domain saja. Saya rasa harga tersebut masih cukup terjangkau. Bagi pengguna wordpress memang lebih mahal, karena selain membeli custom domain juga wajib membeli hosting.

Mengapa custom domain ini penting? Pertama, soal profesionalitas. Para agensi atau brand lebih sering bekerja sama dengan mereka blogger dengan blog custom domain. Selain itu, custom domain juga menjadi branding untuk blog itu sendiri. Kedua, statistik. Statistik blog seperti domain authority (DA) dan page authority (PA) dapat terukur dengan obyektif pada blog custom domain. Lagi-lagi pengukuran dengan DA dan PA ini sering digunakan untuk mengukur kualitas sebuah blog, dan menjadi indikator yang dibutuhkan para agensi untuk mengajak blogger bekerja sama.

3. Bergabung dengan Komunitas dan Partnership Platform


Bagaimana cara agar blogger dikenal? Salah satunya dengan bergabung dengan komunitas, bisa tingkat regional atau nasional. Umumnya, para agensi atau brand sering mencari blogger melalui komunitas-komunitas ini. Coba saja untuk bergabung dengan komunitas blogger di Indonesia seperti Kumpulan Emak Blogger (KEB), Blogger Perempuan Network, Waroeng Blogger dan lain sebagianya. Untuk langkah awal coba cari website, official fanpage dan group komunitas di facebook. Ikuti langkah-langkah yang diinformasikan untuk bergabung sebagai anggota. 

Selain bergabung dengan komunitas, blogger bisa juga mendaftarkan diri pada platform yang mempertemukan antara agensi atau pemasang iklan dengan para blogger. Seperti misalnya sociabuzz, project.co.id, bpnetwork, fastwork dan lain sebagainya. Coba saja untuk akses website mereka, kemudian temukan formulir untuk mendaftar keanggotaan dan mengisi profil. Selanjutnya, ketika ada campaign yang sesuai dengan profil kita, akan ada notifikasi yang masuk melalui email. Atau bisa juga kita apply ketika ada campaign baru yang tersedia.

Berarti jemput bola?

Iya, karena masih pemain baru, jemput bola dengan join ke berbagai komunitas dan platform ini untuk menunjukkan keberadaan kita. Jika data kita sudah terrecord, tidak menutup kemungkinan kerja sama akan datang menghampiri kita secara pribadi.


4. Rajin Blog Walking

Menyiapkan Blog Untuk Dimonetisasi

Bagi saya blog walking atau mengunjungi blog lain bukan hanya untuk kepentingan silaturahmi dan mencarai referensi, namun juga cara jitu untuk menaikkan DA dan PA, salah satu pengukuran yang masih digunakan para agensi untuk melihat kualitas blog.

Ketika meninggalkan komentar pada blog, usahakan untuk memilih pilihan URL pada kotak komentar, kemudian sematkan URL blog kita untuk menanamkan backlink. Lakukan hal ini secara konsisten, dan bagi saya hal ini terbukti menaikkan DA PA blog www.neyrhiza.com

5. Menyiapkan Rate Card


Ibaratnya penjual, kita harus menyiapkan harga untuk tiap produk yang kita jual. Rate card  adalah informasi harga atau fee yang akan diterima blogger dari pemasang iklan atau advertiser. Sebenarnya ratecard ini subyektif, artinya tidak ada patokan resmi. Kalau saya, selain menggunakan tolak ukur statistik seperti DA, PA dan Page Views, saya juga menambahkan "harga" personal branding blogger.

Jika tahap ini cukup membingungkan, coba saja cari referensi ratecard blogger lain.

Bentuk ratecard ini juga beragam. Saya biasanya membuatnya dengan bantuan aplikasi canva atau piktocart untuk membuatnya lebih baik dan berkesan profesional secara tampilan.

Ada berbagai bentuk kerja sama yang bisa ditawarkan oleh blogger, seperti misalnya

✔️ Sponsored Post : Penulisan artikel berbayar
✔️ Product Review : Mengulas dan memberikan opini terkait produk dan jasa tertentu
✔️ Content Placement : Menempatkan tulisan klien pada blog (tidak menulis sendiri)
✔️ Quiz/ Giveaway Host : Mengadakan kuis di blog
✔️ Invitation and Event Report : Mendatangi event kemudian mengulas event tersebut di blog
dan lain sebagainya.

Setiap bentuk kerja sama memiliki harga yang berbeda-beda.

6. Menyiapkan Google Analytic dan Google Adsense


Dua tools dari Google ini memang umum disematkan pada blog yang termonetisasi. Google Analytic berfungsi menyajikan data statistik secara detail dan menunjukkan performa blog kita. Bukan hanya jumlah pengunjung, namun juga menunjukkan detail artikel yang populer dikunjungi, kata kunci yang dicari visitor dan ditemukan di blog kita, hingga data demografi visitor. Semua bisa diakses secara gratis.

Sedangkan Google Adsense merupakan program periklanan online pay per click yang dimiliki Google. Untuk mendaftarnya juga cukup mudah dan gratis. Namun, membutuhkan waktu hingga blog kita disetujui untuk menjadi tempat pemasangan iklan. Artinya, tidak semua blog akan lolos dalam Google Adsense ini. Selain kualitas tulisan, usia blog juga menjadi pertimbangan.

Apakah jumlah pendapatan dari Google Adsense ini menguntungkan? Semua tergantung performa blog, jumlah iklan yang ditampilkan dalam blog, dan seberapa banyak iklan tersebut di klik oleh pengunjung.

Baca Juga : Cara Dapet Duit dari Blog? Ini Caranya!


Nah, itu tadi beberapa langkah persiapan yang saya lakukan dalam proses monetisasi blog www.neyrhiza.com ini. Saya rasa cukup mudah diikuti dan tutorial lengkapnya juga bisa ditemukan pada berbagai artikel di internet.

Sekali lagi, blogging adalah aktivitas menulis. Maka, jadikan aktivitas menulis ini menjadi menyenangkan untuk diri kita sendiri. Setelah kita dapat konsisten melakukannya, maka monetisasi blog akan lebih mudah dilakukan.

Jika, ada pertanyaan soal memonetisasi blog, boleh lho ditulisakan pada kolom komentar..^^


Let's be friends!


Instagram | Facebook | Twitter

See you on the next blogpost.





Thank you, 

5 comments on "Menyiapkan Blog Untuk Dimonetisasi"
  1. Wow! Makasih banget buat tips-tipsnya mbak Sara.
    Ngeblog ini emang hobi yang menguntungkan ya, bisa jadi sumber rejeki buat kita.

    ReplyDelete
  2. Ka Sara aku makin ngefans deh.. selain penyiar radio, ternyata penulis buku juga ya.. salut deh diusia yang masih muda tapi sudah memiliki banyak karya... ilmu tentang monetize blognya akan aku jalankan ka, siap menjadi blogger yang naik kelas

    ReplyDelete
  3. Waaaah ilmunya bermanfaat bgt nih mba. Thanks ya. Cocok buat saya yg pemula. Memang menulis itu harus dinikmati biar tdk jd beban.

    ReplyDelete
  4. Makasih banyak kak Sara, tulisannya sangat informatif dan membantu sekali. Tapi lagi-lagi belum bisa konsisten nulis. Bukan karena terbebani cuma kadang sering terlena kalau lagi nyari bahan blog malah bablas stalking hal yg lain 😂

    ReplyDelete

You made it all the way here! Thanks for reading. :)
Please leave your comment below. Your comments will be moderated.
(INFO : Sebaiknya berkomentar dengan URL agar komentar tidak menjadi brokenlink dan terpaksa saya hapus)

Auto Post Signature