Seperti kebanyakan orang, SMA memang masa yang paling indah. Pun paling bermanfaat bagi hidup saya. Salah satunya karena dari masa itulah saya mengenal organisasi. Selama di organisasi saya aktif menjadi panitia dan pengurus. Bersosialisasi dengan kawan, berdiskusi, berkarya membuat saya lebih dapat mengeksplorasi kemampuan.
Salah satu organisasi yang saya ikuti adalah Wikarya, sebuah subsie majalah sekolah yang berada di bawah OSIS secara struktural. Selama 1 tahun, saya menjabat sebagai reporter.
Kebetulan, Sabtu 23 November 2019 saya berkesempatan untuk bertemu para anggota Wikarya di SMA N 3 Surakarta lokasi Kerkoff. Kali ini dengan misi mengedukasi mengenai pembuatan konten kreatif. Selama lebih dari 3 jam, saya menyampaikan mengenai pembuatan blog dan konten tulisan, serta mengulas mengenai tulisan review dan konten review di media sosial. Peserta yang hadir juga praktik langsung membuat konten di instagram. Melalui acara ini, diharapkan para anggota Wikarya dapat produktif dalam menghasilkan konten. Tidak hanya untuk majalah sekolah, tetapi juga mading, blog dan media sosial yang mereka miliki.
Bagi sekolah, kampus ataupun perusahan yang ingin belajar membuat creative content untuk blog, website dan social media, dapat menghubungi saya di 0856 4220 9495
Mari kita bersama-sama meningkatkan kemampuan dalam berliterasi.
Beberapa waktu lalu saya berkesempatan bertemu dengan banyak perempuan di Semarang. Sebelumnya saya sempat meeting di Semarang juga dan nginep di penginapan murah dan nyaman di Semarang. So far, Semarang dan Solo itu nggak beda jauh. Mulai dari suasana, orang-orangnya, bahasa, makanan, cuaca, seolah kakak beradik.
Kamis, 20 November 2019, saya menjadi salah satu pembicara di acara Beauty Talkshow Tunjukkan Cantikmu bersama Natur- E di Pesonna Hotel Semarang. Acara dibuka dengan edukasi mengenai kesehatan kulit oleh dr. Devina dan tim Natur- E. Selanjutnya, adalah sesi saya yang berlangsung 30 menit.
Di waktu yang singkat itu, saya bercerita tentang keterbatasan kita sebagai wanita sekaligus semangat untuk selalu produktif. Saya cerita mengenai kondisi kulit saya yang memiliki sensitivity insect bite. Oiya, detail ceritanya bisa dibaca di sini.
Itu mengapa soal perawatan kulit jadi prioritas buat saya. Selain kemana-mana sering sendiri dan berpanas-panas, saya juga harus bertemu banyak orang. Kalau kulit nggak terawat, bakal nggak pede tampil dan bersosialisasi.
Tuhan, keluarga, kesehatan adalah tiga prioritas teratas saya. Bagaimana menyeimbangkannya itu yang selalu jadi PR agar semua berjalan dengan baik. Pekerjaan adalah sebuah kesenangan. Jangan sampai karena kekurangan yang kita miliki, kita membuang banyak kesempatan.
Pada intinya sih setiap perempuan pasti punya kelemahan fisik. Cuma, kita nggak boleh fokus di kelemahan itu. #TunjukkanCantikmu dengan melakukan banyak hal positif.
Semoga acara kemarin bermanfaat. Sebagai perempuan, mari bergandengan tangan saling menguatkan. Sehingga kehadiran kita bermanfaat bagi masyarakat.
Siapa bilang rekaman podcast nggak bisa pakai handphone? Bisa kok!
Asalkan perhatikan beberapa hal berikut ini :
1. Lokasi Rekaman ✔️
Usahakan untuk mencari lokasi yang minim noise/ gangguan. Matika juga alat elektronik yang mengganggu di sekitar lokasi rekaman, seperti AC, TV, kipas angin bahkan lampu neon. Suara dengungan (dinamo) pada alat elektronik dapat terekam oleh recorderhandphone tanpa kita sadari.
2. Cara Merekam ✔️
Fitur perekam di smartphone dapat digunakan untuk merekam podcast kamu. Cuma, perhatiakan cara merekamnya. Seperti yang kita tahu, bahwa microphone di handphone terletak tepat di bagian bawah. Maka, posisi merekam yang baik adalah seolah-oleh seperti sedang menelpon. Meskinpun handphone sudah dilengkapi dengan noise cancelation, tetapi cara merekam yang benar memungkinkan suara dapat diterima dengan baik.
3. Lakukan Editing (jika diperlukan) ✔️
Untuk membuat podcast lebih rapi dan menarik, kita dapat melakukan pengenditan audio ataupun menambahkan musik lainnya. Ada berbagai aplikasi yang bisa di pakai, seperti audacity, adobe audition, cool edit, sonar, cubase, dan lain-lain.
Hari Minggu yang menyenangkan, meski cuaca terasa lebih terik dan pengap dari biasanya. Saya berkesempatan menjadi pembicara dalam Arisan Ilmu Kumpulan Emak Blogger (KEB) Solo Raya. Dalam acara yang sekaligus ulang tahun pertama KEB ini, saya membawakan topik "Mengenal Podcast dan Voice Over".
Acara yang bertempat di Karonssih Culinary ini berlangsung selama 2 jam. Selain mendapatkan teori, peserta juga praktik langsung bagaimana menggunakan suara diafragma, berbicara dengan intonasi dan ekspresi, juga belajar voice over." (17/11/2019)
Semoga bermanfaat. Dan seperti biasanya, obrolan bisa dilanjutkan via whatsapp. :)
Beberapa waktu lalu saya diminta Magister Manajemen Universitas Sebelas Maret Surakarta untuk menjadi pembicara dengan topik digital marketing. Almamater saya ini mengadakan pelatihan pemasaran untuk para pelaku UMKM di desa Gedong dan Delingan, Karanganyar, dalam rangka memperkuat desa wisata.
Selain saya, ada Pak Suwarmin, Pimred Solopos dan Pak Catur, dosen FEB UNS sebagai pembicara juga.
Setelah sesi seminar kurang lebih 1,5 jam, kami para pembicara berdiskusi lebih dekat dengan para pelaku UMKM setelah sebelumnya para peserta dijadikan beberapa kelompok. Kami berusaha mendengarkan apa saja kendala dan tantangan para pelaku dalam mengembangkan usaha mereka.
Dalam sesi ini, saya mencoba merangkum menjadi 2 hal besar yang menjadi tantangan para pelaku UMKM dalam melakukan aktivitas pemasaran digital.
1. Mindset dalam mengembangkan usaha
Ada ketakutan para pelaku UMKM ketika melakukan pemasaran berbasis internet, yakni ketidakmampuan melayani konsumen dengan baik jika jumlah permintaan bertambah. Artinya, mereka sudah puas dengan omset yang diraih saat ini dan sudah merasa cukup kewelahan dalam mengelola usahanya. Jika nanti usaha berkembang, mereka merasa kebingungan dalam menjalankan usahanya. Baik dari pencarian bahan pokok, hingga masalah karyawan.
Mengubah mindset ini menjadi PR besar bagi pemerintah atau para akademisi yang ingin memberdayakan pelaku UMKM sehingga siap untuk go digital. Karena jika hanya puas dengan pengelolaan bisnis yang mereka lakukan saat ini, maka bisnis akan susah untuk berkembang. Tentu saja untuk mengembangkan bisnis dibutuhkan effort yang besar. Kesadaran akan "berjuang lebih" inilah yang harus dimiliki para pengusaha.
2. Tantangan mengoperasikan berbagai platform digital
Salah satu syarat dalam melakukan pemasaran digital adalah integrasi berbagai platform digital. Mulai dari mesin pencari, social media, website hingga aplikasi chatting. Bagi pelaku UMKM di Desa Delingan dan Gedong, hal ini menjadi tantangan besar. Mereka tidak lagi muda. Pemahaman mereka terbatas pada aplikasi chatting seperti WA saja. Untuk bermain di ranah social media dan e-commerce terasa begitu menyulitkan.
Harapannya memang anggota keluarga yang masih muda bisa turut berkontribusi mengembangkan usaha milik orangtuanya. Namun jika melihat fakta di lapangan, umumnya usaha hanya dikelola oleh orangtua. Sedangkan anak mereka lebih fokus dalam bersekolah atau dibangku pendidikan.
Meski demikian, para pelaku UMKM yang berusia relatif muda ternyata memiliki kesadaran untuk memanfaatkan berbagai platform digital. Salah satunya, Google My Business untuk mendaftarkan usaha mereka pada mesin pencari.
Saya rasa tantangan dalam memberdayakan pelaku UMKM cukup beragam di berbagai daerah. Memang membutuhkan proses yang panjang untuk dapat membina mereka agar dapat lebih terbuka dengan pekembangan teknologi yang ada. Butuh kerja keras dari pemerintah untuk dapat menghadirkan program-program yang aplikatif dan masif, sehingga mampu menyentuh UMKM/ UKM hingga ke pelosok. Tentu saja, ada cita-cita yang besar dibaliknya. Indonesia menjadi negara maju, dengan jumlah entrepreneur 14% dari rasio penduduknya.
Ceritanya, Minggu lalu saya ada meeting dengan klien di Semarang. Rapatnya paling cuma 2 jam dan dilakukan sore hari. Sayangnya, untuk menuju ke Semarang alternatif transportasi kendaraan umum Solo - Semarang itu cukup terbatas. Pilihan satu-satunya yang menurut saya nggak ribet dan bisa sedikit nyantai itu ya cuma naik kereta api. Meski begitu, pilihan jam keberangkatannya juga tidak ada yang ideal. Satu-satunya pilihan logis adalah Kereta Api Kalijaga yang hanya satu keberangkatan tiap harinya.
Setelah menimbang-nimbang, saya akhirny kepikiran untuk sekalian ajak suami dan anak ke Semarang. Hitung-hitung kerja sekalian liburan.
Seperti biasa, saya mencoba mengatur transportasi dan akomodasi sebelum jadwal keberangkatan. Saya coba mencari penginapan di Semarang yang berdekatan dengan lokasi meeting saya di daerah Sampangan, Gajah Mungkur. Setelah mencari beberapa referensi penginapan, ternyata susah dapat lokasi yang sesuai dan harganya terjangkau.
"Coba deh cari di Airy", saran suami saya.
Oiya, kok nggak kepikiran ya. Biasanya Airy punya pilihan penginapan yang lokasinya nggak selalu berada di jalan utama, tetapi punya harga yang terjangkau. Tanpa berpikir lama, langsung saya cari penginapan melalui aplikasi Airy.
Nah, kalau kamu belum pernah melakukan pemesanan melalui aplikasi Airy, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini.
1. Download dulu aplikasi Airy di Playstore atau App Store
2. Masukkan lokasi Airy yang diinginkan, tanggal check in dan durasi menginap. Lalu klik tombol "CARI KAMAR AIRY ROOMS"
3. Setelah keluar list Airy Rooms, kita bisa melakukan filter untuk mempersempit lokasi.
4. Setelah keluar hasil pilihan Airy Rooms, silakan pilih sesuai yang diinginkan.
5. Perhatian detail lokasi, fasilitas, jam check in dan check out, pilihan kamar serta harga yang ditawarkan. Jika sudah menemukan yang tepat, maka tekan tombol "PILIH".
6. Selanjutnya isi data diri pemesanan
7. Lakukan pembayaran dengan metode pembayaran yang telah dipilih sebelumnya.
8. Selesai deh! Bukti transaksi dapat dikirim langsung ke email kita.
Hasil pencarian melalui aplikasi Airy, akhirnya saya menemukan Airy Syariah Sampangan Menoreh Utara 4 Semarang. Untuk 2 tamu dewasa dan 1 orang balita dengan tempat tidur double saya cukup membayar Rp 175.284,00. Terjangkau sekali kan..
Early Check in di Airy
Saya berangkat dari Solo dengan Kereta Api Kalijaga pukul 05.20 WIB bersama suami dan anak. Tepat pukul 08.00 WIB saya tiba di Stasiun Tawang. Sengaja turun di stasiun ini, karena menurut saya stasiunnya lebih lapang dengan banyak pilihan makanan dari pada Stasiun Poncol.
Sembari istirahat dan menikmati sarapan, saya jadi terpikir bagaimana kalau melakukan early check in, mengingat waktu check in pukul 14.00 dan saya bingung menghabiskan waktu ke mana dari pukul 08.00 sampai 14.00.
Saya coba untuk menelpon kontak Airy Syariah Sampangan Menoreh Utara 4 Semarang. Setelah mengobrol beberapa waktu, ternyata saya diizinkan untuk melakukan early check in jam 10.00 dengan membayar kompensasi sebesar Rp 50.000,00. Wah, saya langsung kegirangan. Soalnya kalau di hotel konvensional , sudah pasti disuruh bayar dengan harga penuh.
Tanpa menunggu lama akhirnya saya mencari taksi online menuju Airy Syariah Sampangan Menoreh Utara 4 Semarang. Jaraknya sekitar 7 km dari Stasiun Tawang.
Airy Syariah Sampangan Menoreh Utara 4 Semarang
Sesuai dengan namanya Airy Syariah Sampangan Menoreh Utara 4 Semarang adalah akomodasi syariah yang memadukan konsep perhotelan dengan kaidah syariah. Bagi tamu berlawanan jenis, akan diminta untuk menunjukkan dokumen Akta Nikah (bagi pasangan) atau Kartu keluarga (bagi anggota keluarga yang berbeda jenis kelamin). Informasi ini sudah ditampilkan pada aplikasi Airy.
Pada saat kedatangan, karena saya membawa anak, maka petugas penjaga Airy tidak lagi meminta saya menunjukkan Akta Nikah.
Lokasi
Meskipun tidak terletak di pinggir jalan besar, lokasi Airy Syariah Sampangan Menoreh Utara 4 Semarang sangat mudah ditemukan. Hanya sekitar 20 meter masuk ke dalam gang dengan akses dua mobil dapat bersimpangan. Plang logo Airy terpasang di depan penginapan. Secara nampak depan lebih mirip dengan guest house dengan halaman depan yang dapat diisi sekitar 4 mobil. Airy ini juga memiliki garasi yang cukup luas.
Ketika sampai di lokasi, saya tidak menemukan lobi dan ruang resepsionis layaknya hotel. Untung saja ada petugas yang berjaga di pos satpam di depan penginapan. Setelah mengutaran maksud dan tujuan kedatangan, saya di antar menuju lantai dua.
Naik di lantai dua, saya melihat ada sebuah dapur lengkap dengan kulkas dan dispenser. Di sebelahnya ada beberapa kursi dan meja seperti area ruang tamu. Kamar saya ada di ujung ruangan.
Kamar
Jika kita membaca website Airy, kita dapat mengetahui bahwa Airy memberikan jaminan kenyamanan seperti Wifi, Tempat Tidur Bersih, Perlengkapan Mandi, Air Hangat, Air Conditioner, Snack+Air Minum, dan TV flat untuk setiap untuk setiap hotel atau penginapan yang bekerjasama dengan Airy Rooms.
Kamar yang disediakan untuk saya ukurannya tidak terlalu besar, namun fasilitas di dalamnya cukup lengkap.
1. Kasur dengan 3 buah bantal dan selimut ✔️
2. Meja ✔️
3. Kursi ✔️
4. Lemari Baju ✔️
5. Kamar Mandi Dalam ✔️
6. TV Flat ✔️
7. 2 buah handuk dan toiletries ✔️
8. 2 botol air mineral dan 1 box snack ✔️
9. Wifi ✔️
Kebersihan dan Pelayanan
Ketika masuk ke dalam kamar, saya rasa kamar sangat bersih dan terawat. Di depan pintu kamar juga tersedia sebuah tong sampah kecil. Kasur beserta bantal juga bersih dan tidak berdebu sehingga nyaman ketika digunakan untuk tidur.
Kamar mandi bersih dan wangi dengan pewangi ruangan aroma orange yang tergantung. Sayangnya water heaternya tidak bisa menyala dengan baik. Hanya mengeluarkan air dengan suhu suam-suam kuku. Kedua handuk yang disediakan juga bersih dan wangi.
Sebelum meninggalkan kami, petugas Airy tidak lupa memberitahukan password wifi. Dan Alhamdulillah, wifi lancar sehingga memudahkan saya dalam berkomunikasi karena ternyata sinyal provider tidak bekerja dengan baik di dalam kamar.
Snack yang disediakan juga menjadi nilai lebih. Terutama untuk tamu yang membawa anak kecil. Kami memiliki cemilan tanpa harus repot-repot membeli keluar.
Mencari Makanan di Sekitar Airy Syariah Sampangan Menoreh Utara 4 Semarang
Meski tidak terlalu jauh dari jalan besar utama, area Airy Syariah Sampangan Menoreh Utara 4 Semarang cukup tenang. Salah satu hal yang saya suka, ketika berjalan di malam hari, ternyata di sekitar Airy Syariah Sampangan Menoreh Utara 4 Semarang banyak sekali penjual makanan.
Kita bisa menyusuri trotoar untuk menemukan berbagai pedagang makanan kaki lima, hingga restauran. Jika kita membutuhkan suatu barang, ada beberapa mini market beserta mesin ATM di dalamnya.
Saya rasa kemudahan dalam mencari makanan di malam dan pagi hari adalah salah satu kelebihan Airy Syariah Sampangan Menoreh Utara 4 Semarang ini. Terlebih karena Airy ini tidak menyediakan fasilitas breakfast di dalamnya.
Saya hanya menginap satu malam di Airy, karena memang tujuan saya adalah untuk kepentingan bisnis sehingga penginapan hanya sebagai tempat untuk tidur. Namun, saya cukup puas dengan pelayan Airy Syariah Sampangan Menoreh Utara 4 Semarang. Mulai dari harga yang terjangkau, kemudahan untuk early check in hingga daerah sekitar Airy yang memudahkan mencari warung atau penjual makanan di malam dan pagi hari.
Nah, buat kamu yang ingin menemukan akomodasi penginapan yang terjangkau dan nyaman, kamu bisa memesannya di Airy sekarang juga.
Gila, ini tangan cewek atau sisik ular, sih?" ujar seorang kawan laki-laki kepada saya, sembari mengelus tangan kanan saya dengan mimik keheranan.
Entah kenapa kenangan itu masih saya ingat sampai sekarang. Saat itu saya duduk di kelas 1 SMA, baru saja selesai latihan baris-berbaris. Sebuah ritual wajib bagi anggota paskibra sekolah. Siang itu cukup terik, sehingga hanya satu jam berlatih kami ber-17 orang sepakat untuk merehatkan diri sejenak. Saat saya sedang duduk melepas lelah, tanpa merasa berdosa kawan laki-laki saya berujar dengan santai mengenai kondisi kulit saya.
"Biasa, tangan pekerja keras", timpal saya waktu ini.
Sebagai ABG dengan uang saku pas-pasan, mana pernah saya peduli dengan kulit. Paling mentok juga saya pakai bedak dan deodoran agar tidak bau badan. Lainnya, saya tidak pernah peduli.
My Skin Confessions
Sejujurnya, sejak obrolan singkat dengan kawan saya waktu itu, saya seperti tersadarkan. Saya coba perhatikan kulit saya baik-baik. "Wah, iya nih ada yang nggak beres dengan kulit saya."
Kalau orang Jawa bilang, kulit saya itu kulit kentang. Warna kulit kuning langsat, tetapi teksturnya seperti kulit kentang. Tidak mulus dan cenderung berbercak atau bernoda. Jadi, karena faktor memiliki alergi berupa asma, ada salah satu implikasi yang ternyata berdampak pada kulit. Kulit saya jika digigit nyamuk, akan menjadi bentol yang kemudian berbekas. Bekas bentol kemudian menghitam dan cukup lama sampai bisa menghilang, sekitar 1-2 bulan. Itu kenapa kulit saya terlihat seperti kulit kentang.
Akhirnya, saya mencoba memeriksakan diri ke dokter kulit. Menurut diagnosis dokter, kondisi kulit seperti itu bisa jadi karena faktor sensitivitas pada kulit, atau yang sering disebut sebagai 'insect bite sensitivity'. Kondisi ini terjadi akibat reaksi seseorang yang sangat sensitif terhadap gigitan serangga. Sebagian besar kasus dapat terjadi akibat faktor turunan keluarga.
Memang tidak berbahaya, tapi cukup mengganggu penampilan karena bekasnya susah menghilang. Sayangnya, belum ada obat yang dapat mengobati tuntas dalam sekali pengobatan, maka yang paling penting adalah upaya pencegahan. Caranya cukup mudah yakni dengan menjaga lingkungan tetap bersih, serta menggunakan pakaian yang bersih, menyerap keringat dan tertutup.
Kondisi insect bite sensitivity ini kadang menjadi lebih mengganggu ketika cuaca sedang panas. Kulit saya menjadi sangat kering. Betul apa yang dikatakan teman saya, seperti sisik ular karena terasa kasar. Ketika diperhatikan, kulit saya seperti mengelupas dan berwarna keputih-putihan. Jika dibiarkan, kulit akan terasa perih. Hal ini biasa terjadi pada tangan dan kaki.
Dari beberapa artikel yang saya baca, ada salah satu bahan yang dapat saya gunakan untuk menghilangkan kulit kering yaitu dengan mengoleskan virgin coconut oil (vco) yang biasa dipakai untuk ibu saya memasak di rumah. Nah, sejak saat itu kalau kulit saya kering saya pakai virgin coconut oil (voc). Nyaman nggak? Jelas nggak lah...seperti mengoleskan minyak goreng dan baunya juga nggak enak :(
Apa sih Kulit Kering?
Sumber gambar : angielist.com
Bagi kita perempuan yang tinggal di negara beriklim tropis dengan intensitas matahari dan kelembapan udara yang cukup tinggi ternyata membuat mudah terkena permasalahan kulit kering. Apalagi saat musim kemarau tiba, kita harus bersiap dengan kondisi kulit kering, pecah-pecah dan perih. Adik saya, lebih parah lagi. Jika kulit kakinya sedang kering, kulitnya mengelupas hingga terluka.
Kulit kering, atau dry skin yang dalam istilah medis disebut xerosis adalah kondisi kulit yang ditandai dengan berkurangnya jumlah air pada lapisan kulit paling atas atau epidermis.
Epidermis biasanya terdiri dari lemak (lipid) dan protein. Lipid dan protein ini membantu mencegah dehidrasi kulit. Ketika kekurangan protein dan lipid, kulit akan mudah kehilangan kelembapannya.
Kulit kering dapat terjadi pada laki-laki dan perempuan. Kondisi kulit kering akan semakin tinggi pada orang lanjut usia. Kulit pada orang lanjut usia cenderung mengalami penurunan jumlah minyak dan pelumas kulit alami. Area-area seperti lengan, tangan, dan tumit cenderung lebih mudah mengalami kulit kering.
Penyebab Kulit Kering
Kondisi kulit yang kering bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor, baik internal maupun eksternal.
Faktor Eksternal, umumnya dipengaruhi oleh lingkungan sekitar.
1. Cuaca ✔️
Kulit cenderung menjadi kering di musim dingin atau kemarau ketika suhu dan tingkat kelembaban rendah.
2. Panas ✔️
Pemanas sentral, kompor pembakaran kayu, pemanas ruang dan perapian semuanya mengurangi kelembaban dan membuat kulit menjadi kering.
3. Mandi air panas ✔️
Mandi air panas atau mandi dalam waktu lama dapat mengeringkan kulit. Kulit yang terasa terlalu kencang setelah mandi dapat mengindikasikan bahwa terjadi berkurangnya air dan minyak kulit alami. Begitu juga bila kita sering berenang, terutama di kolam yang mengandung banyak klorin.
5. Sabun dan deterjen yang keras ✔️
Banyak sabun, deterjen, dan sampo yang dapat menghilangkan kelembaban kulit. Sabun adalah pengemulsi yang menghilangkan minyak pada kulit. Semakin sering kulit digosok dengan sabun, semakin banyak minyak dihilangkan, yang pada akhirnya menghasilkan kulit yang kering.
6. Pelembab ✔️
Pelambab atau body lotion yang tidak tepat juga dapat membuat kulit justru menjadi kering.
Faktor Internal
Kondisi kulit kering dapat disebabkan oleh dampak konsumsi obat tertentu. Seperti obat tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, alergi, dan obat jerawat. Kadang-kadang, masalah kulit kering dapat menjadi tanda kondisi medis internal. Misalnya, eksim, psoriasis, diabetes, hipotiroidisme, dan kekurangan gizi.
Gejala dan Tanda Kulit Kering
Gejala utama kulit kering adalah gatal. Orang yang memiliki kulit kering biasanya kulit terasa kasar, kering, merah dan terasa gatal. Bagian tubuh yang mengalami kulit kering umumnya di bagian lengan, tangan, kaki bagian bawah, perut, dan area gesekan seperti pergelangan kaki dan telapak kaki.
Sumber Gambar : news-medical.net
Ketika merasa gatal, orang biasanya merasa ingin menggaruk bagian kulit tersebut.Menggaruk dan menggosok kulit secara terus-menerus dapat menyebabkan kulit menjadi tebal dan kasar. Beberapa orang bahkan mengalami kulit bentol berair karena teriritasi. Jika terus digaruk maka kulit dapat terbuka dan rentan terinfeksi.
Komplikasi yang Terjadi Akibat Kulit Kering
Kulit kering biasanya tidak berbahaya. Tetapi ketika tidak dirawat, dapat menyebabkan beberapa kondisi:
1. Dermatitis atopik (eksim) ✔️
Jika kamu rentan mengalami kondisi ini, kekeringan yang berlebihan dapat menyebabkan aktivasi penyakit, menyebabkan kemerahan, retak dan peradangan.
2.Infeksi ✔️
Kulit kering dapat membuat kulit menjadi pecah-pecah, hal ini dapat memungkinkan bakteri masuk dan menyebabkan infeksi.
Mencegah dan Mengatasi Kulit Kering
Meski terbilang wajar dan tidak berbahaya, tetapi kondisi kulit kering dapat menggangu kenyamanan dan juga penampilan. Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mencegah terjadinya kulit kering.
1. Perhatikan aktivitas mandi
- Mandi tidak terlalu lama cukup 5 - 10 menit
- Pakai sabun secukupnya untuk menghilangkan kotoran dan minyak
- Oleskan pelembab setelah mandi
2. Gunakan produk perawatan kulit yang lembut dan tidak berbau.
Beberapa produk perawatan kulit terlalu keras untuk kulit kering dan sensitif. Saat kulit sedang kering, hentikan penggunaan pembersih wajah, sabun atau deodoran yang mengandung alkohol, pewangi, retinoid, atau asam alfa-hidroksi (AHA) untuk mempertahankan minyak alami kulit.
3. Pilih pakaian dan deterjen yang tidak menyebabkan iritasi.
Ketika kulit kita kering pakaian dan deterjen cucian pun bisa mengiritasi. Untuk menghindari ini gunakan pakaian berbahan katun atau sutra daripada memakai baju berbahan wol atau bahan kasar lainnya. Gunakan juga deterjen cucian berlabel "hypoallergenic"
4. Menggunakan pelembab berbahan dasar minyak
Pelembap dengan bahan dasar minyak efektif dalam menjaga kelembapan kulit lebih lama. Pilih juga pelembab yang juga mengandung formula yang dapat membantu memperbarui sel-sel kulit serta menjaga tingkat elastisitas kulit seperti shea butter, glycerin dan urea.
Menemukan Pelembab Berbahan Dasar Minyak Terbaik
Setelah paham dengan kondisi kulit yang saya miliki, saya menjadi lebih peduli untuk merawat kulit. Sebelumnya saya sering memakai virgin coconut oil, namun seperti yang saya bilang rasanya lengket dan susah menyerap. Apalagi jika dipakai pagi dan siang hari saat beraktivitas tentu akan membuat tidak nyaman.
Bulan lalu tanpa sengaja saya membaca sebuah artikel di internet. Saya menemukan sebuah produk yang dikhususkan untuk kulit kering. Namanya Bio-Oil Dry Skin Gel atau Bio-Oil Gel Kulit Kering.
Mengenal Bio-Oil
Sejujurnya, saya sudah tidak asing dengan Bio-Oil yang didistribusikan oleh PT Radiant Sentral Nutrindo ini. Saya sudah memakai produknya untuk menghilang strech marks setelah melahirkan anak pertama saya. Alhamdulillah, manjur dan mampu memudarkan strech marks pada perut dan paha.
Nah, ternyata Bio-Oil ini memang terkenal sebagai solusi untuk mengatasi munculnya stretch marks pada ibu hamil sejak pertama kali dipasarkan di tahun 1987. Bio-Oil sendiri punya banyak manfaat seperti melembapkan kulit, memudarkan bekas luka, pengganti eye cream, dan merawat kuku dan kutikula. Oiya, kata para beauty blogger, Bio Oil bisa digunakan sebagai campuran foundation untuk mengencerkannya dan mendapatkan hasil yang lebih glowing juga.
Trus, sekitar dua bulan lalu Bio-Oil punya produk baru yaitu Bio-Oil Gel Kulit Kering. Bio-Oil Gel Kulit Kering merupakan produk yang 100% aktif dan efektif untuk kulit kering karena memiliki kandungan utama minyak.
Sebulan terakhir saya memakai Bio-Oil Gel Kulit Kering ini. Dan nggak nyangka, bener-bener efektif untuk mengatasi kulit saya yang terasa kering akibat panasnya musim kemarau yang luar biasa ini. Buat kamu yang pengen tahu, seperti apa Bio-Oil Gel Kulit Kering, saya memberikan ulasannya di bawah ini.
Kemasan
Bio-Oil Gel Kulit Kering dikemas dalam wadah berbentuk tabung jar berwarna putih dengan tutup yang menempel (tidak terlepas) dari body jarnya. Ini bagus banget sih, karena ketika kita membuka tutupnya, tidak akan terbuka terlalu lebar sehingga meminimalisasi kontaminasi dengan udara.
Pada kemasan yang berwarna putih, tertempel stiker identitas bertuliskan nama produk, logo Bio-Oil, informasi jumlah isi, informasi produk dan penggunaan, informasi produsen dan kode produksi.
Bio-Oil Gel Kulit Kering memiliki tiga ukuran kemasan yakni 200 ml, 100 ml, dan 50 ml.
Sumber Gambar : Naturalpharmacybusiness.com
Formula dan Klaim
Bio-Oil Gel Kulit Kering ternyata hanya mengandung 3% air lho. Formulasi Bio-Oil Gel Kulit Kering memadukan emollientsseperti shea butter dan humectantsseperti glycerine dan urea, dan Niacinamide B3 yang efektif mempertahankan kelembapan kulit.
Emollient digunakan pada berbagai zat yang bekerja sebagai agen untuk mengentalkan konsistensi produk dan melembapkan serta melembutkan kulit, dengan cara mengisi celah dan kerak yang terdapat pada sel-sel kulit.
Humectant bekerja sebagai agen untuk mengikat kelembapan ke dalam kulit, dengan cara menarik molekul-molekul air dari luar.
Selain itu, dengan terobosan PurCellin Oil™, Bio-Oil Gel Kulit Kering diklaim mudah diserap oleh kulit, serta memberikan manfaat tambahan kulit menjadi lebih halus, lembut dan kenyal.
Pada kemasannya, Bio-Oil Gel Kulit Kering diklaim cocok untuk kulit sensitif dan tidak menyebabkan komedo alias non comedogenic.
Glyserin : Meningkatkan kelembaban
Shea Butter : Menutrisi dan melembabkan
Niacinamide B3 : Membantu melindungi lapisan pelembab kulit
Urea : Menghaluskan dan melembutkan
Chamomile : Menenangkan
Tekstur
Bio-Oil Gel Kulit Kering ini bertekstur gel berwarna pink alias merah muda. Ketika dipegang, coba bayangkan teksturnya seperti balsam (yang biasanya untuk menghangatkan badan). Wanginya, saya rasa juga hampir mirip-mirip balsam tapi ada sedikit aroma bunganya. Tidak menyengat dan masih ramah di hidung saya.
Surprisely, Bio-Oil Gel Kulit Kering ketika dioles di kulit dia seperti lumer atau mencair berubah dari gel menjadi minyak. Terasa ringan dikulit dan juga mudah menyerap. Pastinya nyaman sekali dipakai, apalagi jika kita ingin bepergian atau beraktivitas.
Bisa untuk wajah nggak?
Nah, Bio-Oil Gel Kulit Kering ternyata bisa dipakai diseluruh tubuh, termasuk wajah lho. Jadi jangan khawatir.
Buat kamu yang sering beraktivitas di luar ruangan, paparan sinar matahari itu juga bikin kelembapan kulit berkurang. Kalau tidak diatasi, kulit bisa cepat mengalami penuaan dini dan keriput.
Itu kenapa saya juga nggak ragu pakai Bio-Oil Gel Kulit Kering di wajah. Hanya saja, saya biasanya memilih memakainya saat malam hari sebagai tahapan terakhir skincare. Fungsinya untukmengunci nutrisi dan memaksimalkan kinerja skin care yang saya pakai sebelumnya seperti toner, essence dan juga serum. Gunakan juga pada kuku dan jari, agar area tangan sehat dan halus
Nah, untuk pemakaian di badan lebih fleksibel. Bio-Oil Gel Kulit Kering bisa dipakai setiap hari, dua kali sehari setelah mandi. Yang pasti dalam penggunaannya, hindari kontak dengan mata. Jika mengenai mata, maka segera bilas dengan air.
LIHAT VIDEO PENGGUNAAN
Performance
Sebagai pemilik kulit tubuh sensitif dan kering, saya merasa menemukan holy grail untuk perawatan sehari-hari. Sejauh ini, terasa betul bahwa Bio-Oil Gel Kulit Kering mampu melembabkan kulit tubuh saya. Dan secara instan mampu membuat kulit kering saya terasa normal, lembab dan jauh dari rasa kasar, perih dan gatal.
Pemakaian setiap hari juga nyaman. Tektur Bio-Oil Gel Kulit Kering yang ringan dan mudah menyerap, tidak meninggalkan kesan lengket setelah dioleskan di kulit. Kulit menjadi terasa lembut.
Saya pribadi memilih menyimpan Bio-Oil Gel Kulit Kering kemasan 50ml dalam tas saya. Karena ketika berada di kantor dan terpapar AC, Bio-Oil Gel Kulit Kering memapu melindungi kulit saya dari rasa kering yang menggangu.
Sejauh ini saya puas. Terlebih lagi Bio-Oil Gel Kulit Kering tidak menimbulkan reaksi alergi apapun pada kulit.
Dimana Beli Bio-Oil Gel Kulit Kering
Bio-Oil Gel Kulit Kering bisa dibeli diberbagai e-commerce dan market place di Indonesia.
Untuk ukuran 50ml seharga Rp75 ribu rupiah, ukuran 100ml seharga Rp130 ribu rupiah, dan ukuran 200ml seharga Rp220 ribu rupiah. untuk informasi lebih lengkap kamu bisa mengakses akun instagram Bio-Oil Official Indonesia di www.instagram.com/biooilidn
Meski kulit kering umum terjadi pada masyarakat yang tinggal di negara beriklim tropis, namun penting sekali bagi kita untuk menjaga kulit agar tetap sehat dan lembab. Pertama dengan mengkonsumsi buah dan sayur, lalu cukup minum air putih serta jangan lupa memakai Bio-Oil Gel Kulit Kering yang sangat efektif untuk mengatasi permasalah kulit kering.
Pokoknya #NoMoreDrySkin deh dengan memakai#BioOilDrySkinGel setiap hari.
See you on the next blogpost.
Thank you,
Referensi
(Seluruh referensi daring diakses tanggal 8 November 2019)
Pernah dijauhi teman saat di sekolah? Pernah diejek masalah fisik karena tubuh pendek? Pernah minder karena merasa berbeda dengan orang lain? Saya pernah.
Saya nggak bilang hal ini lazim dan lumrah. Tapi ternyata banyak yang mengalami atau menjadi korban bullying. Bahkan bukan hanya di sekolah, tapi berlanjut saat dewasa.
Banyak pihak yang menyerukan STOP BULLYING. Mungkin kamu masih ingat, salah satu peristiwa yang melibatkan Melly Goeslaw dengan beberapa rekan sesama artisnya. Karena tidak terima dengan perilaku temannya yang berdandan ala Melly Goeslaw di pesta Halloween, Melly akhirnya menuangkan kemarahannya melalui akun instagram miliknya. Melly, merasa dipermalukan. Jika memang ingin bergaya atau beracting seperti sosok Melly Goeslaw, maka presentasikan dengan baik. Bukan kemudian dijadikan bahan olok-olokan.
Well, ya gitu. Kadang pelakunya nggak sadar jika dia melakukan sesuatu yang menyakiti orang lain. Dianggapnya lucu-lucuan, seru-seruan, atau parahnya menuduh korban sebagai orang yang baperan. Itu kenapa penting banget toh, sebelum bertindak itu dipikir baik-baik. Ini ada manfaatnya nggak, ngerugiin orang lain apa nggak? Think before taking action.
Apa Itu Bullying?
Mengutip dari bullying.co.uk bullying umumnya diartikan sebagai perilaku berulang dengan maksud melukai seseorang baik secara emosional maupun fisik. Bullying ini sering ditujukan pada orang tertentu karena ras, agama, jenis kelamin, orientasi seksual, penampilan, hingga kondisi fisik seseorang.
Ketika dulu menjadi korban, saya berpikir ini kenapa sih kok jahat banget ngebully aku? Memangnya aku salah apa?
Bisa jadi korban tidak salah, tapi justru pelakunya yang sedang bermasalah. Misalnya, si pelaku sedang punya masalah yang dipendam sendiri, atau dia pernah menjadi korban bullying di masa lalu. Bisa juga kerena iri hati, mencari perhatian, sampai dengan kondisi keluarga yang tidak baik (broken home).
Parahnya, para pelaku bullying kadang menikmati ketika menyakiti orang lain, merasa lebih kuat ketika menindas orang yang dianggap lemah. Disitulah biasanya para pelaku bullying ini dinilai kehilangan empati.
Jenis-Jenis Bullying?
Bullying dikelompokkan menjadi beberapa tipe. Berikut adalah jenis-jenis bullying dan juga contoh perilaku bullying yang umum ditemui:
1. Bullying fisik
Physical bullying atau bullying fisik adalah tindakan penindasan yang berkaitan dengan fisik. Tindakan ini dapat memberikan efek jangka pendek dan panjang. Misalnya seperti : memukul, menendang, mendorong, menyandung hingga merusak barang.
2. Bullying verbal
Verbal bullying adalah bullying yang dilakukan melalui verbal atau dengan kata-kata dan tulisan. Awalnya bullying jenis ini tidak berbahaya, tapi jika terus berlanjut dapat memengaruhi korban menjadi minder, takut, dan depresi. Contohnya seperti memanggil nama dengan julukan tertentu, mengejek rasis, atau pelecehan verbal.
3. Bullying psikologis
Menyebarkan berita buruk atau bergoship tentang seseorang, sehingga korbannya merasa buruk terhadap dirinya sendiri. Tindakan ini bisa dilakukan pelaku tanpa harus terlihat oleh korban. Korban bisa merasa asing dari lingkungan, dijauhi dan tidak memiliki kawan di lungkungan sosial.
4. Cyber bullying
Cyber bullying adalah segala jenis penindasan yang terjadi di dunia maya. Perilaku ini sering terjadi khususnya di platform social media. Perilaku yang termasuk cyber bullying adalah seperti: mengiring email atau pesan tertulis, gambar dan video yang menyakitkan, menyebarkan goship ataupun menghina melalui kolom komentar social media.
Apapun bentuknya, jelas bullying adalah hal yang tidak bisa didiamkan. Sebagai korbanpun, kita harus mau terbuka kepada orang terdekat seperti keluarga, jika bullying yang diterima tidak mampu kita hadapi sendiri.
Pengalaman saya menjadi korban bullying dan bagaimana saya mencoba untuk menghadapinya, saya coba tuangkan dalam podcast The Late Brunch with Sara.
Untuk mendengarkan episode ini, silakan klik di SPOTIFY